Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Image

Remaja Tambakrejo yang Dilaporkan Hilang Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Bogowonto, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:59 WIB Last Updated 2026-07-21T07:59:12Z

Remaja Tambakrejo yang Dilaporkan Hilang Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Bogowonto, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

PURWOREJO – Pencarian terhadap seorang remaja berinisial ZA (16), warga Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Purworejo, berakhir duka. Korban yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Bogowonto, wilayah Tambakrejo, pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.


Penemuan jenazah tersebut bermula dari laporan warga yang melihat sesosok tubuh mengapung di sungai. Informasi itu kemudian diteruskan kepada petugas, yang langsung mendatangi lokasi bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Purworejo, BPBD, PMI, dan relawan untuk melakukan evakuasi.


Kapolsek Purworejo Kota, AKP Bruyi Rohman Warsito, S.H., M.H., menjelaskan bahwa sebelumnya pihaknya menerima laporan dari keluarga mengenai hilangnya korban pada pagi hari. Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), korban diketahui keluar dari rumah sekitar pukul 01.30 WIB.


"Setelah menerima laporan dari keluarga, kami melakukan penelusuran. Sekitar pukul 11.00 WIB kami mendapat informasi adanya penemuan jenazah di Sungai Bogowonto. Hasil identifikasi menunjukkan ciri-ciri korban sesuai dengan laporan yang kami terima," ujar AKP Bruyi.


Meski demikian, kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab meninggalnya korban. Berbagai informasi yang beredar di masyarakat, termasuk dugaan tertentu terkait penyebab kematian, masih belum dapat dipastikan kebenarannya karena proses penyelidikan masih berlangsung.


"Kami masih melakukan penyelidikan bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Purworejo. Untuk penyebab kematian, kami belum dapat memberikan kesimpulan dan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.


Salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi, Umaryono, mengatakan jenazah pertama kali diketahui oleh seorang pemancing yang turun ke tepi sungai.


"Awalnya ada orang yang mau memancing. Beberapa menit setelah turun ke sungai, dia melihat ada jenazah mengapung. Setelah itu saya langsung menghubungi PMI agar segera dilakukan penanganan," katanya.


Menurut informasi yang dihimpun dari warga, korban diduga meninggalkan rumah pada dini hari tanpa membawa telepon genggam. Rekaman CCTV memperlihatkan korban berjalan keluar rumah seorang diri sekitar pukul 01.30 WIB.


Jenazah selanjutnya dievakuasi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sebagai bagian dari proses penyelidikan. Hingga kini, aparat kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan mendalami berbagai temuan guna memastikan penyebab pasti kematian korban.


Kapolsek Purworejo Kota juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk memperkuat komunikasi dengan anak-anak dan lebih peka terhadap perubahan perilaku di lingkungan keluarga. Menurutnya, komunikasi yang baik dapat menjadi langkah awal dalam mencegah berbagai persoalan yang mungkin dihadapi anak maupun remaja.


Catatan redaksi: Demi menghormati privasi keluarga, identitas korban disampaikan secara terbatas. Penyebab kematian masih dalam penyelidikan kepolisian dan belum ada kesimpulan resmi dari pihak berwenang.

×
Berita Terbaru Update