Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Image

Warga Kelurahan Purworejo Dilatih Tangani Kebakaran Sejak Dini, Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau

Selasa, 28 Juli 2026 | 08:03 WIB Last Updated 2026-07-28T01:03:48Z

Warga Kelurahan Purworejo Dilatih Tangani Kebakaran Sejak Dini, Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau

PURWOREJO – Memasuki musim kemarau yang identik dengan meningkatnya risiko kebakaran, Pemerintah Kelurahan Purworejo bersama Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP/Damkar) Kabupaten Purworejo menggelar pelatihan penanggulangan kebakaran bagi masyarakat.


Pelatihan yang berlangsung di Kelurahan Purworejo tersebut diikuti oleh para ketua RT, RW, relawan, serta unsur masyarakat lainnya. Kegiatan ini bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dasar agar mampu melakukan tindakan cepat saat terjadi kebakaran, sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.


Selama pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai upaya pencegahan kebakaran, langkah mitigasi, teknik penanganan awal, hingga praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Selain teori, peserta juga mendapatkan simulasi langsung sehingga lebih memahami cara menghadapi kondisi darurat secara tepat dan aman.


Materi disampaikan oleh petugas dari Dinas Satpol PP/Damkar Kabupaten Purworejo, Satria. Ia menekankan pentingnya mengenali sumber-sumber potensi kebakaran serta melakukan penanganan awal yang benar agar api tidak semakin membesar.


Lurah Purworejo, Muji Santoso, mengatakan pelatihan tersebut merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi musim kemarau. Menurutnya, keterlibatan warga menjadi faktor penting dalam meminimalkan risiko kebakaran di lingkungan permukiman.


"Kami berharap wilayah Kelurahan Purworejo tetap aman dari kebakaran. Namun apabila sewaktu-waktu terjadi, masyarakat sudah memiliki bekal pengetahuan untuk melakukan penanganan awal sambil menunggu petugas datang," ujarnya.


Senada dengan itu, Camat Purworejo Kusairi menegaskan bahwa pelatihan bukan berarti mengantisipasi kepastian terjadinya kebakaran, melainkan sebagai bentuk edukasi agar masyarakat semakin peduli terhadap upaya pencegahan.


"Harapan kita tentu tidak terjadi kebakaran. Tetapi dengan adanya pelatihan ini, masyarakat mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan sehingga risiko kebakaran dapat diminimalkan," kata Kusairi.


Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah, relawan, serta para pengurus RT dan RW menjadi modal penting dalam membangun sistem kesiapsiagaan berbasis masyarakat. Dengan komunikasi yang baik dan respons yang cepat, potensi kebakaran di lingkungan permukiman diharapkan dapat segera ditangani sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar.


Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, terutama terhadap penggunaan kompor, instalasi listrik, maupun aktivitas lain yang berpotensi memicu munculnya api. Kesadaran dan kepedulian bersama dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya kebakaran di lingkungan tempat tinggal.

×
Berita Terbaru Update