PURWOREJO – Persiapan atlet karate Kabupaten Purworejo menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 terus menunjukkan hasil positif. Salah satu karateka andalan, Saraceen Erla Pratama, kembali mengukir prestasi dengan meraih medali perak pada ajang Karate Championship 2026 Open dan Festival Piala Kadinpora Jawa Tengah yang berlangsung di GOR Djarum, Kabupaten Kudus, Sabtu (1/8).
Atlet Karate Purworejo Konsisten Berprestasi, Raih Perak di Kejuaraan Kadinpora Jateng Jelang Porprov 2026
Karateka berusia 22 tahun tersebut sukses finis sebagai Juara II pada nomor Kata Perorangan Senior Putri, sekaligus memperpanjang tren positif kontingen karate Purworejo yang selalu mampu membawa pulang medali dalam setiap kejuaraan pemanasan menuju Porprov.
Official tim karate Purworejo, Tiok Hadi Susanto, menyampaikan bahwa kejuaraan di Kudus menjadi bagian penting dalam evaluasi kesiapan atlet menghadapi pesta olahraga tingkat provinsi yang akan datang. Menurutnya, ajang ini diikuti atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Jawa Tengah sehingga menjadi tolok ukur kemampuan para karateka.
"Kejuaraan ini sangat penting sebagai bahan evaluasi. Kami bersyukur dalam tiga event terakhir atlet Purworejo selalu mampu naik podium. Sebelumnya juara pertama di Grobogan, juara ketiga di kejuaraan UIN, dan sekarang kembali meraih juara kedua di Kudus," ujarnya.
Ia menjelaskan, persaingan di nomor kata putri berlangsung ketat. Sejumlah atlet dari daerah yang diprediksi menjadi pesaing utama di Porprov, termasuk Kabupaten Semarang, tampil dengan kualitas yang sangat baik.
Untuk menghadapi kompetisi tersebut, tim pelatih telah menyiapkan program latihan secara intensif sejak awal tahun. Setiap hari atlet menjalani latihan dua sesi, yakni latihan fisik pada pagi hari berupa lari dan gym, kemudian dilanjutkan latihan teknik serta pematangan kata pada sore hari.
Saraceen yang berasal dari perguruan INKAI mengaku bersyukur atas hasil yang diraihnya. Ia memilih menjadikan setiap kejuaraan sebagai pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan sebelum tampil di Porprov.
"Saya ingin terus memperbaiki penampilan dan memberikan hasil terbaik saat Porprov nanti. Yang penting bertanding dengan tenang dan percaya diri," katanya.
Dalam kejuaraan tersebut, Tim Monitoring KONI Kabupaten Purworejo juga hadir untuk memantau langsung perkembangan atlet. Kehadiran tim monitoring menjadi bagian dari evaluasi program pembinaan atlet yang dipersiapkan menuju Porprov Jawa Tengah 2026.
Pengurus KONI Purworejo, Sumaryanto, menilai konsistensi prestasi yang ditunjukkan atlet karate menjadi sinyal positif menjelang Porprov. Menurutnya, capaian podium secara beruntun menunjukkan proses pembinaan berjalan sesuai target.
"Kami mengapresiasi kerja keras atlet, pelatih, dan official. Semoga hasil ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan sehingga mampu mempersembahkan prestasi terbaik bagi Kabupaten Purworejo pada Porprov Jawa Tengah 2026," pungkasnya.