Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image Image

PKK Purworejo Diminta Tak Sekadar Aktif Berorganisasi, Tapi Ikut Atasi Persoalan Warga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:15 WIB Last Updated 2026-08-12T10:15:17Z

PKK Purworejo Diminta Tak Sekadar Aktif Berorganisasi, Tapi Ikut Atasi Persoalan Warga

PURWOREJO – Peran kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Kabupaten Purworejo dinilai cukup strategis dalam membantu pemerintah daerah menangani berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat. Kader PKK yang bersentuhan langsung dengan warga diharapkan mampu menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah.


Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi, saat membuka kegiatan Peningkatan Mutu Kader PKK Kabupaten Purworejo di Pendopo Kabupaten Purworejo, Rabu (12/8/2026).


Kegiatan tersebut diikuti perwakilan Tim Penggerak (TP) PKK dari desa dan kelurahan se-Kabupaten Purworejo. Dalam kesempatan yang sama juga digelar pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan Bagelen.


Dion mengatakan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui upaya menekan angka kemiskinan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari berbagai penghargaan yang diperoleh pemerintah daerah, tetapi lebih penting dari dampak pembangunan tersebut terhadap kehidupan masyarakat.


“Prestasi yang membanggakan itu bukan ketika kita mendapatkan penghargaan-penghargaan, tetapi jauh lebih membanggakan ketika pemerintah daerah berhasil melakukan penurunan angka kemiskinan,” kata Dion.


Untuk mendukung upaya tersebut, Dion meminta kader PKK di seluruh wilayah Purworejo tidak hanya aktif menjalankan kegiatan organisasi. Kader juga diharapkan peka terhadap kondisi warga dan segera menyampaikan berbagai persoalan yang ditemukan di lingkungan masing-masing.


Menurutnya, kader PKK memiliki posisi yang cukup dekat dengan masyarakat sehingga dapat mengetahui persoalan warga secara lebih cepat. Informasi tersebut nantinya dapat menjadi bahan bagi pemerintah untuk menentukan langkah penanganan.


“Kalau ada warga masyarakat yang jambannya belum layak, rumah tidak layak huni atau anak putus sekolah, ibu-ibu memegang peranan penting untuk segera mengkomunikasikan dengan pemerintah daerah. Insyaallah kami, pemerintah daerah, akan segera menangani permasalahan tersebut,” ujarnya.


Ia menegaskan, keberadaan PKK harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Organisasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan internal, namun mampu ikut mendorong penyelesaian persoalan yang muncul di lingkungan.


“PKK harus hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat nyata. Apa yang dilakukan kader harus bisa dirasakan oleh keluarga dan masyarakat di sekitarnya,” lanjutnya.


Dalam kegiatan tersebut, kepedulian terhadap masyarakat juga diwujudkan melalui penyerahan bantuan kepada 32 kepala keluarga perempuan kurang mampu. Masing-masing penerima mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp300 ribu serta paket sembako.


Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan kebutuhan penerima sekaligus menjadi bentuk perhatian terhadap keluarga yang membutuhkan dukungan.


Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Purworejo Raja Thifal Mazaya Izzati, menyampaikan bahwa peningkatan mutu kader menjadi bagian penting untuk memperkuat gerakan PKK hingga tingkat paling bawah.


Ia berharap kegiatan tersebut dapat menyamakan pemahaman antara TP PKK di tingkat kabupaten, kecamatan, desa dan kelurahan sehingga pelaksanaan program dapat berjalan lebih terarah.


Menurutnya, 10 Program Pokok PKK harus terus dioptimalkan sebagai landasan dalam menjalankan berbagai kegiatan pemberdayaan keluarga. Program tersebut tidak sekadar menjadi agenda organisasi, tetapi perlu diterjemahkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.


“Karena itu saya berharap kader PKK juga harus terus belajar, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, serta terus bergerak ke depan,” ungkapnya.


Raja Thifal menambahkan, keluarga merupakan salah satu fondasi penting dalam pembangunan. Karena itu, penguatan kapasitas kader diharapkan dapat membuat gerakan PKK semakin mampu menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.


Melalui penguatan kader dari tingkat kabupaten hingga desa dan kelurahan, PKK diharapkan semakin aktif mengambil bagian dalam pembangunan Purworejo. Bukan hanya melalui kegiatan pemberdayaan keluarga, tetapi juga dengan ikut mengidentifikasi persoalan warga dan mendorong penyelesaiannya bersama pemerintah.
 

×
Berita Terbaru Update