Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image Image

Warga Banyuurip Geger, Pria 45 Tahun Diduga Tertabrak KA Taksaka di Jalur Hulu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 06:34 WIB Last Updated 2026-08-12T23:34:43Z

Warga Banyuurip Geger, Pria 45 Tahun Diduga Tertabrak KA Taksaka di Jalur Hulu
PURWOREJO – Warga di sekitar jalur kereta api wilayah Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang diduga menjadi korban tertabrak Kereta Api (KA) Taksaka 44 jurusan Gambir–Yogyakarta, Rabu malam (12/8/2026).


Korban diketahui bernama Sugeng Widodo (45), warga Desa Kertosono, Kecamatan Banyuurip. Peristiwa tersebut terjadi di KM 485+0.1 jalur hulu, Dusun Tegalliser, Desa Kliwonan, Kecamatan Banyuurip.


Informasi kejadian bermula dari suara benturan yang terdengar oleh warga saat KA melintas dari arah barat menuju timur.


Salah seorang saksi, Slamet Poniran (40), warga Dusun Tegalliser RT 01/RW 03, Desa Kliwonan, mengaku mendengar suara benturan dari belakang rumahnya.


“Saya sedang duduk makan bersama anak dan istri. Mendengar kereta lewat, tetapi disertai suara benturan. Karena penasaran, saya keluar mengecek. Ternyata ada potongan tubuh,” ujar Slamet.

 

Slamet kemudian mengecek lokasi dan menemukan bagian tubuh korban di sekitar jalur kereta api. Temuan tersebut selanjutnya disampaikan kepada warga dan perangkat desa, sebelum akhirnya dilaporkan kepada pihak kepolisian dan tim medis.


Kapolsek Banyuurip AKP Muslim Hidayat, S.Pd., M.A.P., membenarkan adanya peristiwa tersebut. Setelah menerima laporan masyarakat, petugas Polsek Banyuurip bersama Polres Purworejo dan Tim Inafis mendatangi lokasi kejadian.


“Berdasarkan informasi dari masyarakat, kami dari Polsek Banyuurip bersama Polres Purworejo dan Tim Inafis mendatangi TKP warga yang tertabrak kereta api di KM 485+0.1 jalur hulu, Dusun Tegalliser, Desa Kliwonan,” kata Muslim.

 

Dari keterangan para saksi di lokasi, korban kemudian diketahui bernama Sugeng Widodo, warga Desa Kertosono.


Petugas bersama Tim Inafis dan tenaga medis PMI melakukan evakuasi serta penyisiran di sepanjang jalur untuk mengumpulkan bagian tubuh korban yang tercecer akibat kejadian tersebut.


Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo untuk menjalani pemeriksaan dan proses pemulasaraan. Setelah seluruh proses selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.


Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan kecelakaan. Keluarga juga menyatakan menerima dengan ikhlas dan tidak menuntut pihak mana pun.


Polisi Imbau Warga Jauhi Jalur Kereta


Atas kejadian tersebut, Kapolsek Banyuurip mengingatkan masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar jalur kereta api, agar tidak melakukan aktivitas di atas maupun di sekitar rel.


“Kami mengimbau kepada warga yang tinggal di sekitar jalur kereta api untuk tidak melakukan aktivitas di jalur kereta, baik untuk berfoto maupun duduk-duduk di jalur kereta, demi keselamatan,” pungkasnya.

 

Polisi menegaskan bahwa jalur kereta api merupakan area berbahaya dan bukan tempat untuk beraktivitas, sehingga masyarakat diminta selalu mengutamakan keselamatan serta menjauhi area rel.

×
Berita Terbaru Update