![]() |
Basement MORAZEN Yogyakarta Jadi Arena Carmeet Underground, 72 Mobil Tua Berkumpul
Mengusung tema underground, acara ini memadukan pertemuan komunitas otomotif dengan hiburan musik. Sejumlah agenda disiapkan, mulai dari carwalk yang menampilkan deretan mobil peserta hingga DJ session yang menambah suasana acara.
Berbagai mobil klasik dari sejumlah merek tampak meramaikan kegiatan tersebut. Di antaranya sedan Toyota, Mercedes-Benz, BMW, hingga Volkswagen (VW). Model ikonik seperti VW Beetle yang populer dengan sebutan mobil kodok serta VW Safari juga menjadi bagian dari deretan kendaraan yang dipamerkan.
Kehadiran puluhan mobil dengan karakter dan model berbeda memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk melihat lebih dekat beragam kendaraan klasik yang masih dirawat oleh para pemiliknya. Sementara itu, sesi carwalk menjadi ruang bagi peserta untuk menampilkan kendaraan sekaligus memperkenalkan karakter mobil mereka kepada sesama anggota komunitas dan pengunjung.
Tidak hanya menjadi ajang berkumpul, kegiatan ini juga mempertemukan para pencinta mobil tua dari wilayah Wates, Kulon Progo, hingga Yogyakarta. Kolaborasi tersebut melibatkan Iqbal dan Toni dari WestBound, yang turut menggerakkan komunitas Motuba di kawasan tersebut.
Melalui pertemuan ini, para peserta memiliki kesempatan untuk memperluas jaringan pertemanan, bertukar pengalaman mengenai mobil klasik, serta mempererat hubungan antarkomunitas otomotif.
Assistant Marketing Communications Manager MORAZEN Yogyakarta, Ayu Kartini, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk keterbukaan hotel dalam menyediakan ruang bagi komunitas untuk menjalankan aktivitas sesuai minat mereka.
“Hotel juga bisa menjadi tempat komunitas bertemu dan melakukan sesuatu yang mereka sukai. Lewat carmeet ini, kami ingin membuka kesempatan bagi komunitas Motuba untuk berkegiatan dengan konsep yang berbeda. Ke depannya, kami ingin MORAZEN menjadi tempat yang terbuka bagi berbagai komunitas untuk bertemu dan berkolaborasi,” ujar Ayu Kartini.
Pemanfaatan basement sebagai lokasi acara memberikan nuansa tersendiri bagi pertemuan komunitas otomotif tersebut. Konsep underground menghadirkan suasana berbeda dari kegiatan otomotif yang umumnya digelar di area terbuka, sekaligus memadukan karakter mobil klasik dengan hiburan musik dalam satu tempat.
Bagi komunitas Motuba, kegiatan seperti ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan dunia mobil klasik kepada masyarakat yang lebih luas. Selain menampilkan kendaraan, pertemuan tersebut juga menjadi wadah untuk membangun komunikasi dan menjaga keberlangsungan komunitas otomotif lintas wilayah.
Melalui kolaborasi bersama WestBound, MORAZEN Yogyakarta membuka peluang untuk menghadirkan kegiatan komunitas dengan konsep serupa pada masa mendatang. Hotel tersebut berharap dapat menjadi salah satu ruang pertemuan bagi komunitas lokal maupun regional, tidak hanya di bidang otomotif, tetapi juga untuk berbagai kegiatan lain yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan komunitas.
