![]() |
| Ki Cahyo Kuntadi dan Cak Percil CS Meriahkan HUT ke-78 DPRD Purworejo Lewat Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk |
Pagelaran ini menjadi salah satu upaya menghadirkan hiburan yang dekat dengan masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi pelestarian seni dan budaya Jawa. Kehadiran Ki Cahyo Kuntadi sebagai dalang dan Cak Percil CS sebagai bintang tamu menambah daya tarik acara yang diselenggarakan untuk memperingati hari jadi lembaga legislatif Kabupaten Purworejo tersebut.
Ketua DPRD Kabupaten Purworejo, Tunaryo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pagelaran wayang kulit bukan sekadar hiburan, melainkan juga bagian dari warisan budaya yang mengandung nilai-nilai luhur dan pesan kehidupan.
Menurutnya, cerita pewayangan menyimpan banyak pelajaran yang masih relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini. Nilai kejujuran, tanggung jawab, keberanian, kebijaksanaan, kesetiaan, serta perjuangan membela kebenaran menjadi bagian dari pesan yang dapat dipetik melalui kisah dan karakter dalam pewayangan.
“Wayang merupakan warisan budaya yang mengandung nilai-nilai luhur, seperti kejujuran, tanggung jawab, keberanian, kebijaksanaan, kesetiaan, serta perjuangan membela kebenaran. Melalui kisah dan tokoh-tokohnya, wayang mengajak kita untuk merenungkan kehidupan dan mengambil hikmah bagi kehidupan bermasyarakat,” demikian disampaikan Tunaryo dalam sambutannya.
Ia menilai, pelestarian kesenian tradisional perlu dilakukan secara berkelanjutan agar tetap dikenal dan diminati oleh generasi muda. Pemerintah, pelaku seni, komunitas budaya, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan kesenian yang menjadi bagian dari identitas budaya daerah.
Tunaryo berharap pagelaran wayang kulit dalam rangkaian Pasar Apresiasi 2026 tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi tuntunan bagi masyarakat. Dengan demikian, nilai-nilai budaya yang diwariskan para pendahulu dapat terus dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pererat Hubungan DPRD dan Masyarakat
Lebih lanjut, Tunaryo menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-78 DPRD Kabupaten Purworejo menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara lembaga legislatif dan masyarakat. Peringatan hari jadi tersebut tidak hanya diisi kegiatan seremonial, tetapi juga dirangkai dengan berbagai agenda yang memberikan ruang bagi kreativitas, seni, budaya, serta potensi ekonomi masyarakat.
Melalui Pasar Apresiasi 2026, DPRD Kabupaten Purworejo berupaya menghadirkan kegiatan yang dapat dinikmati berbagai kalangan. Selain pagelaran wayang kulit, rangkaian acara juga mencakup pameran seni rupa, stan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), festival kuliner, jalan sehat, pertunjukan kesenian tradisional, serta perlombaan bagi anak-anak dan pelajar.
Keterlibatan pelaku seni dan masyarakat dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kebersamaan sekaligus meningkatkan apresiasi terhadap kekayaan budaya lokal. Sementara itu, kehadiran stan UMKM dan festival kuliner menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk mereka kepada pengunjung.
Dalam kesempatan tersebut, Tunaryo juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada dalang Ki Cahyo Kuntadi, para pengrawit, sinden, seluruh pendukung pagelaran, panitia penyelenggara, serta pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan.
Ia turut mengapresiasi masyarakat yang hadir dan memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan seni budaya tersebut. Kepada para pengunjung, ia berpesan agar menikmati pertunjukan dengan tertib serta menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.
Pagelaran wayang kulit semalam suntuk ini menjadi bagian dari rangkaian Pasar Apresiasi 2026 yang diselenggarakan pada 22–26 Oktober 2026 dalam rangka memperingati HUT ke-78 DPRD Kabupaten Purworejo.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, DPRD Kabupaten Purworejo berharap masyarakat semakin mengenal dan mencintai seni budaya daerah, memberikan dukungan kepada para pelaku seni, serta turut menjaga tradisi agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Peringatan hari jadi ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya membangun kedekatan antara DPRD dan masyarakat melalui kegiatan yang terbuka, melibatkan berbagai unsur, serta memberikan manfaat bagi kehidupan sosial dan budaya di Kabupaten Purworejo.
