SEMARANG, – Kontingen panjat tebing Kabupaten Purworejo masih menyisakan dua peluang untuk meraih medali dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Sebelumnya, atlet Purworejo telah berjuang di sejumlah nomor pertandingan, tetapi belum berhasil menembus babak final.
Panjat Tebing Porprov Jateng 2026, Purworejo Sisakan Dua Peluang Raih Medali
Pada pertandingan yang berlangsung Senin (26/10/2026) pagi hingga malam di venue panjat tebing GOR Jatidiri Semarang, sejumlah atlet Purworejo harus mengakhiri perjuangan lebih awal. Kendati demikian, peluang untuk menyumbangkan medali masih terbuka melalui nomor speed classic perorangan putri dan speed classic beregu putri.
Kontingen Purworejo menurunkan empat atlet untuk mengikuti enam kategori pertandingan, yakni speed Asia K putri, speed world record (WR) perorangan putra dan putri, speed classic perorangan putri, speed classic beregu putri, lead perorangan putra dan putri, serta lead campuran.
Pada pertandingan Senin, atlet Purworejo turun di nomor speed Asia K putri, lead perorangan putra, dan lead perorangan putri. Sayangnya, mereka belum berhasil melaju ke babak final.
Di nomor speed Asia K putri, Agsa Aqila Satriani harus terhenti pada babak penyisihan. Siswi kelas VI SDN 2 Pangenjurutengah tersebut sebelumnya diharapkan mampu bersaing untuk memperebutkan medali perunggu. Namun, kekalahan tipis pada babak penyisihan membuat langkahnya terhenti sebelum semifinal.
Sementara itu, pada nomor lead perorangan putra, Gamaliel Steven Budiharjo berhasil melewati babak penyisihan yang diikuti 30 peserta. Siswa SMAN 7 tersebut melaju ke semifinal pada Senin malam, tetapi harus puas menempati peringkat ke-10.
Hasil tersebut membuat Steven gagal melaju ke babak final yang diikuti delapan pemanjat terbaik.
Hasil serupa dialami dua atlet Purworejo pada nomor lead perorangan putri. Alzena Dzikrina Prastowo, atlet SMANKO yang sebelumnya diharapkan mampu menyumbangkan medali perunggu, gagal melaju ke final dan menempati peringkat ke-14.
Adapun Kaesang Ayu Wandira, siswi SMPN 1 Purworejo, mengakhiri pertandingan di peringkat ke-12.
Pelatih panjat tebing Kabupaten Purworejo, Putri, menyebut cedera yang dialami Alzena menjadi salah satu faktor yang memengaruhi penampilannya.
“Iya, dia masih cedera,” kata Putri saat pertandingan semifinal berlangsung pada Senin malam.
Meski sejumlah atlet belum berhasil menembus final, Putri dan tim masih memiliki kesempatan untuk memperjuangkan medali melalui dua nomor tersisa.
Nomor speed classic perorangan putri dijadwalkan berlangsung pada Rabu (28/10/2026), sedangkan nomor speed classic beregu putri akan dipertandingkan pada Kamis (29/10/2026).
Dua kesempatan tersebut diharapkan dapat dimaksimalkan oleh atlet panjat tebing Purworejo untuk memberikan penampilan terbaik sekaligus membuka peluang meraih medali bagi kontingen Kabupaten Purworejo di Porprov XVII Jawa Tengah 2026.