![]() |
| Paralayang Porprov Jateng 2026: Iqbal Satya Gumilang Tempati Posisi Kedua, Peluang Raih Emas Masih Terbuka |
SEMARANG – Atlet paralayang Kabupaten Purworejo, Iqbal Satya Gumilang, menunjukkan performa menjanjikan pada cabang olahraga (cabor) paralayang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Bertanding di nomor Ketepatan Mendarat (KTM) Junior Perorangan Putra, Iqbal sementara menempati posisi kedua setelah menyelesaikan dua dari enam penerbangan yang direncanakan.
Iqbal, yang mengenakan nomor urut 14, bersaing dengan 59 peserta dari 14 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Hingga hari pertama pertandingan, atlet Purworejo tersebut mencatatkan hasil kompetitif dan masih berpeluang memperbaiki posisinya untuk mengejar medali emas.
Pelatih sekaligus Ketua Cabor Paralayang KONI Purworejo, Rachman Hendy Hidhayat, mengatakan persaingan sementara berlangsung ketat, terutama dengan atlet asal Kabupaten Wonosobo, Dwiko.
Pada penerbangan pertama, Iqbal dan Dwiko sama-sama berhasil mendarat tepat pada pad atau titik sasaran dengan nilai 00. Hasil tersebut merupakan capaian terbaik dalam nomor ketepatan mendarat.
Persaingan berlanjut pada penerbangan kedua. Iqbal mencatatkan jarak 07 dari titik sasaran, sedangkan Dwiko berhasil mendarat lebih dekat dengan jarak 05. Selisih dua poin tersebut membuat Iqbal sementara berada di posisi kedua.
"Keduanya hanya selisih 2 poin dan sementara ini Iqbal berada di posisi 2," jelas Rachman.
Ia menerangkan, kondisi cuaca pada hari pertama cukup mendukung pelaksanaan pertandingan. Kecepatan angin di area pendaratan, Lapangan Gelora H. Agus Salim, Kabupaten Semarang, berkisar 3–4 kilometer per jam.
Semula, pertandingan hari pertama dijadwalkan berlangsung hingga tiga penerbangan. Namun, kelanjutan pertandingan tetap bergantung pada kondisi cuaca di lokasi.
Menurut Rachman, apabila cuaca memburuk, seperti hujan yang menyebabkan penerbangan tidak dapat dilanjutkan, posisi Iqbal berpeluang tetap bertahan di peringkat kedua dan meraih medali perak.
"Jika kondisi cuaca hujan dan tidak ada lagi penerbangan, otomatis atlet kita sudah ada di podium dua atau medali perak," ujarnya.
Meski demikian, peluang meraih hasil lebih baik masih terbuka apabila seluruh rangkaian penerbangan dapat dilaksanakan hingga penerbangan keenam. Iqbal masih memiliki kesempatan mengejar ketertinggalan dari atlet Wonosobo sekaligus memperbesar peluang meraih medali emas.
Rachman mengakui persaingan yang ketat juga membuka kemungkinan Iqbal turun ke posisi ketiga atau meraih medali perunggu. Meski begitu, hasil tersebut masih sesuai dengan target awal yang ditetapkan tim paralayang Purworejo.
Tim pelatih berharap pertandingan dapat berlanjut dalam kondisi cuaca yang memungkinkan agar Iqbal memiliki kesempatan menyelesaikan seluruh penerbangan dan memperjuangkan posisi terbaik.
"Bicara kemungkinan, dengan sisa pertandingan, turun di perunggu masih sesuai target awal. Mohon doanya, semoga penerbangan masih bisa lanjut dengan mempertimbangkan cuaca dan Iqbal bisa podium pertama," pungkasnya.
Peserta dari 14 Kabupaten/Kota
Persaingan nomor KTM Junior Perorangan Putra diikuti peserta dari 14 kabupaten/kota di Jawa Tengah, yakni Kabupaten Boyolali, Kabupaten Sragen, Kota Semarang, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Batang, Kota Surakarta, Kabupaten Semarang, Kabupaten Wonogiri, dan Kabupaten Banyumas.
Dengan dua penerbangan yang telah diselesaikan, persaingan masih menyisakan peluang bagi Iqbal untuk mengukir prestasi terbaik dan menyumbangkan medali bagi Kabupaten Purworejo di ajang Porprov XVII Jawa Tengah 2026.
