SEMARANG – Kontingen pencak silat Kabupaten Purworejo menambah perolehan medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Enam atlet yang berlaga di lima kelas berhasil menyumbangkan tiga medali perunggu dari nomor ganda putri, kelas F putri, dan kelas B putri.
Pencak Silat Purworejo Bawa Pulang Tiga Perunggu dari Porprov Jateng 2026
Tiga medali tersebut diraih melalui perjuangan para atlet yang tampil hingga babak semifinal di GOR Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus). Medali pertama dipersembahkan pasangan ganda putri Mutia Zahra dan Faradila Setya Hapsari pada Selasa (27/10/2026).
Sementara dua medali perunggu lainnya diraih Risky Saputri di kelas F putri dan Dian Estining Wijayaningsih di kelas B putri. Keduanya memastikan perolehan medali setelah menjalani pertandingan semifinal pada Rabu (28/10/2026).
Risky harus mengakui keunggulan pesilat asal Banyumas dengan skor 36-40. Adapun Dian, yang sebelumnya diharapkan mampu bersaing memperebutkan medali emas, harus mengakhiri pertandingan setelah kalah dari atlet Kota Semarang dengan skor 46-52.
Perjalanan Dian menuju semifinal juga diwarnai pertandingan ketat. Pada babak penyisihan Senin (26/10/2026), ia berhasil menundukkan pesilat asal Klaten, Azka Shahia Althafaliha Alfarizy, yang disebut sebagai juara Popnas, dengan skor tipis 58-57.
Dalam laga semifinal, Dian terus berupaya mengejar ketertinggalan hingga detik-detik terakhir babak ketiga. Meski belum berhasil membalikkan keadaan, perjuangannya menjadi bagian dari tambahan medali bagi Kabupaten Purworejo.
Pelatih pencak silat Purworejo, Wahyu Mardiyono, mengatakan para atlet telah berjuang maksimal untuk memberikan hasil terbaik bagi daerah.
Dukungan juga diberikan Wakil Ketua Kontingen Purworejo, Kelik Ardani, yang menyaksikan langsung pertandingan di arena. Ia tampak memberikan semangat kepada para atlet, terutama saat Dian menjalani laga semifinal.
Kelik tetap memberikan apresiasi meski atlet Purworejo belum berhasil melaju ke final.
“ Tetap semangat! Terima kasih sudah berjuang dan mempersembahkan yang terbaik buat Purworejo,” kata Kelik.
Selain tiga medali perunggu tersebut, dua nomor lainnya, yakni kelas C putra dan kelas D putri, belum berhasil menambah perolehan medali setelah atlet Purworejo terhenti pada babak penyisihan.
Hasil ini menjadi catatan perjuangan tim pencak silat Purworejo dalam persaingan Porprov XVII Jawa Tengah 2026, sekaligus menjadi bekal evaluasi untuk meningkatkan prestasi pada kejuaraan berikutnya.