Notification

×

Iklan

Permasalahan Pendidikan Dan Masyarakat Dengan Pandemi Covid-19

Wednesday, 29 December 2021 | 21:30 WIB Last Updated 2021-12-29T14:30:40Z

 

OPINI-  Pendidikan dimasa pandemi seperti sekarang ini membuat pola pendidikan berubah. Sebelum pandemi Covid-19 mulai masuk ke wilayah Indonesia, proses pembelajaran dilakukan secara langsung dengan tatap muka. Tetapi kini, proses pembelajaran berlangsung secara jarak jauh atau daring. Dalam proses belajar mengajar secara jarak jauh seperti sekarang ini biasanya dengan memanfaatkan jaringan internet, serta teknologi informasi dan kominikasi (TIK).

Dalam pemanfaatan pembelajaran secara jarak jauh (PJJ) di tanah air ini telah merambah ke arah digitalilasi. Namun di sisi lain, hal tersebut juga menimbulkan hambatan yang menyebabkan pembelajaran yang kurang efektif. Hambatan-hambatan tersebut bisa berupa kouta yang kurang memadai, sinyal , tempat tinggal, bahkan juga alat pembelajaran yang digunakan. Selain itu, proses belajar mengajar yang membutuhkan praktek secara langsung juga mendapatkan kendala.  Dalam proses pembelajaran yang memanfaatkan teknologi tetap saja tidak dapat menggantikan peran guru, dosen, dan interaksi belajar antara pelajar dan pengajar, sebab edukasi bukan hanya sekedar memperoleh pengetahuan tetapi juga tentang nilai, kerja sama, dan kompetensi.

 Sekarang ini pandemi sudah mulai tidak parah seperti dahulu, saat ini sekolah-sekolah, kantor, tempat wisata, bahkan bepergian keluar negeri sudah diperbolehkan, walaupun belum secara keseluruhan. Walaupun sekarang sekolah telah diperbolehkan adanya proses pembelajaran secara tatap muka tetapi juga masih dihimbau untuk tidak menerapkannya seca menyaluruh, dan tetap harus menerapkan 5M yaitu Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan, Menjauhi kerumunan, dan Mengurangi mobilitas.

Sebelum seperti sekarang ini Indonesia menerapan Lockdown besar-besaran, dan saat akan kemanapun seperti ke pasar,mengumpulan tugas sekolah, dll harus disemprot dengan disinfektan dan pengecekan suhu tubuh. Dulu saat ada orang yang batuk atau pilek biasa, itu saja sudah membuat orang panik jikalau orang tersebut terjangkit Covid-19. Sebelum ada Covid-19, hal tersebut tidak menbuat orang panik dan orang-orang biasa saja menghadapinya, tetapi setelah Covid-19 ada orang-orang menjadi sangat waspada. Seperti, contoh pada Pondok Pesantren ada seorang guru yang terjangkit Covid-19 maka seluruh siswa di Pondok tersebut di pulangakan ke rumah masing-masing, padahal jika siswa di pulangkan bisa jadi ada beberapa dari mereka yang sudah terpapar Covid, hal tersebut dapat menyebabkan tertularnya keluarga di rumah dan para tetangga di sekitar rumah. Contoh lainnya, seperti pada SMA/SMK ada salah satu guru yang terserang Covid-19, seketika itu juga murid tidak dapat melakukan pembelajaran, atau pun hanya sekedar mengumpulkan tugas di kantor guru, jika mau mengumpulkan tugas itu hanya dikumpulkan ke pos satpam saja.

Setelah ditemukannya Vaksin untuk Covid-19 warga negara Indonesia dianjurkan untuk harus melakukan Vaksinasi. Vaksinasi diperuntukan untuk seluruh warga Indonesia, untuk itu para pelajar dari SMP sampai dengan Mahasiswa wajib melakukan Vaksinasi paling tidak sudah dosis 1 atau dosis 2. Tetapi masih ada juga saat ini yang masih belum melakukan Vaksinasi, itu menyebabkan ketidak lancarnya proses aktifitas di sekolah dan saat akan bepergian. Dalam hal tersebut seharusnya masyarakat harus sudah dapat memahami dan menyadari bahwa vaksinasi penting untuk dilakukan, selain dapat menjaga imun kita agar tetap terjaga dari virus Covid, juga membuat diri sendiri dan orang disekitar menjadi lebih tenang.

Sebenarnya apa sih yang harus kita lakukan untuk saat ini, agar Covid-19 tidak kembali merajalela negara tercita ini?

1. Kita harus mentaati aturan dari pemerintah yang telah diberlakukan.

2. Menerapkan 5M.

3. Selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar.

4. Melakukan vaksinasi.

Demikian opini yang dapat saya sampaikan bila ada salah kata, atau kalimat didalamnya saya ucapan maaf setulus-tulusnya, dan saya ucapkan terima kasih.

Oleh : Nova J.F (Mahasiswi UMP (PGSD)

Iklan

×
Berita Terbaru Update