Notification

×

Iklan

Siswa Regrouping SDN 2 Kemirilor Boyongan Ke SDN Kalimeneng Naik Odong-Odong

Senin, 12 September 2022 | 16:25 WIB Last Updated 2022-09-12T09:28:15Z

KEMIRI, (pituruhnews.com) - Sesuai dengan Keputusan Bupati Purworejo Nomor : 160.18/464/2022 Tentang Penetapan Penghapusan/Penggabungan Sekolah Dasar Negeri di Lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Tahun 2022.

Untuk Kecamatan Kemiri yang ikut serta regrouping dari 39 sekolah di kabupaten Purworejo, antara lain yaitu ada SDN Wonosari dengan 38 siswa digabung ke SDN Rejosari yang memiliki 99 siswa, SDN Sidodadi dengan 50 akan digabung ke SDN Kluwung yang memikiki 143 siswa, SDN Gedong dengan 50 siswa digabung ke SDN Rowobayem yang memiliki 107 siswa, SDN Gunungteges yang punya 32 siswa digabung ke SDN Sukogelap dengan 46 siswa l, SDN Gesikan dengan 60 siswa digabung ke SDN Paitan yang memiliki 127 siswa, lalu SDN 2 Kemirilor dengan 56 siswa digabung ke SDN 1 Kemirilor yang nemiliki 105 siswa, dan SDN 1 Winong dengan 64 siswa digabung ke SDN 2 Winong yang memiliki 115 siswa.

Pada, Senin, (12/09/2022) siswa regroup SD N 2 Kemirilor melakukan boyongan dengan naik odong-odong ke SD N Kalimeneng yang diinisiasi oleh semua wali murid SD N 2 Kemirilor. Dari total 56 siswa SD N 2 Kemirilor beberapa yang melanjutkan sekolah di sekolah lainnya seperti 45 ke SDN kalimeneng, 6 ke SDN Kemirilor, 3 ke SDN Kemirikidul, dan 2 ke SDN Kemiri.
Sri Sumarni, Kepala Desa Kemirilor  ikut mendampingi siswa ke SDN Kalimeneng, beliau mengatakan bahwa "Saya tidak menekankan walimurid, tapi menggaris bawahi anak-anak harus sekolah".

"Keputusan  akhir walimurid sepakat untuk pindah sekolah di SDN Kalimeneng, SDN Kemirilor, SDN Kemirikidul dan SDN Kemiri." ucapnya.

"Ini tidak ada paksaan darimanapun, dan boyongan siswa SDN 2 Kemirilor dengan menaiki odong-odong inisiatif dari walimurid tanpa ada paksaan, baik dari saya sendiri maupun dari pemerintah desa. " katanya.

Sri berharap sekolah tetap ada di Desa Kemirilor, bahwa lembaga pendidikan sekolah dasar dan untuk hak walimurid mensekolahkan anaknya."Saya berpesan untuk anak-anak dan walimurid harus mendidik membombong tetap belajar, jangan sampai patah semangat di lembaga lain harus tetap belajar.''ucapnya.
Sri Gusmiatun, Kepala Sekolah SD N Kalimeneng menambahkan bahwa hari ini SD N Kalimeneng menerima siswa dari SD N 2 Kemirilor yang mendapatkan SK regrouping, yang mana karena inisiatif walimurid menginginkan pindah ke SD N Kalimeneng.

"Dari penambahkan siswa baru yang masuk ke SD kami, kami juga menata ruangan supaya anak yang pindah kesini bisa membaur dengan siswa lainnya dan nyaman. Berharap siswa SD N Kalimeneng bisa menerima siswa baru sebagai teman, saudara sehingga bisa belajar bersama, dan kedapan menjadi anak yang baik dan cerdas. '' ucapnya.
Sementara itu, Sari walimurid SD N 2 Kemirilor mengatakan hari ini anak saya berpindah sekolah ke SD N Kalimeneng yang mana ada regrouping sekolah dasar dari SD N 2 Kemirilor. "Perpindahan ini kita cukup unik kenapa, berpindah ke sekolah yang baru menggunakan odong-odong, sebagai walimurid mensupport anak-anak supaya tidak kecewa pindah , jadi kesepakatan bersama dengan walimurid agar anak-anak senang sampai disekolah yang baru. "ucapnya.

"Saya berharap siswa yang di SD N 2 Kemirilor diterima dengan baik, dan belajar lebih giat lagi. " tutupnya.

Kontributor : Arif Adi P

Iklan

×
Berita Terbaru Update