
Masuki Bulan Kelima TC, Tim Bola Tangan Putri Purworejo Tunjukkan Peningkatan Performa, Bidik Prestasi di Porprov 2026
PURWOREJO – Memasuki bulan kelima program pemusatan latihan (Training Center/TC), tim bola tangan putri Kabupaten Purworejo menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan, terutama dari aspek teknik dan kondisi fisik. Peningkatan tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.

Hal tersebut disampaikan Pelatih Kepala tim bola tangan putri Purworejo, Ian, saat ditemui di sela-sela simulasi pertandingan di GOR SMP Negeri 17 Purworejo, Sabtu (6/6/2026) sore.
Menurut Ian, program latihan yang dimulai sejak awal tahun kini telah memasuki fase pertengahan menuju Porprov. Selama proses tersebut, para atlet menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.
“Kami memulai program dari fase awal dengan berbagai latihan teknik dan fisik. Sekarang kami sudah memasuki pertengahan perjalanan menuju Porprov. Tentunya para atlet sudah mengalami banyak kemajuan, baik dari sisi teknik maupun fisik,” ujar Ian.
Meski demikian, ia mengakui kondisi fisik atlet saat ini belum mencapai puncak performa. Tingkat kesiapan fisik tim diperkirakan baru berada di kisaran 70 persen. Namun, dibandingkan dengan kondisi awal TC, peningkatan yang terjadi dinilai cukup signifikan.
“Memang kondisi fisik para atlet belum maksimal, baru sekitar 70 persen. Tetapi dibandingkan saat awal latihan, kemajuan mereka sangat terlihat. Kami berharap dengan waktu yang masih tersedia hingga Porprov, target kondisi fisik dan performa yang diinginkan bisa tercapai. Yang menggembirakan, para atlet berlatih dengan serius dan penuh antusiasme,” tambahnya.
Latihan Empat Kali Sepekan
Untuk menjaga dan meningkatkan performa tim, para atlet menjalani latihan rutin sebanyak empat kali dalam sepekan. Ian mengapresiasi semangat para pemain yang tetap tinggi meski tidak selalu dapat berkumpul secara lengkap dalam setiap sesi latihan.
“Alhamdulillah, meskipun mereka tidak selalu bisa berkumpul bersama, semangat untuk terus meningkatkan kemampuan teknik maupun fisik tetap tinggi,” katanya.
Ia menjelaskan, beberapa atlet saat ini berdomisili di luar Kabupaten Purworejo sehingga tidak selalu dapat mengikuti latihan bersama. Kendati demikian, mereka tetap menjalankan program latihan mandiri secara intensif dan berupaya hadir dalam latihan tim setidaknya satu kali setiap pekan.
“Kami terus membangun chemistry tim agar terbentuk kekompakan yang kuat. Atlet yang berada di luar daerah juga tetap menjalankan latihan mandiri dan berusaha meluangkan waktu untuk latihan bersama minimal seminggu sekali,” jelasnya.
Keterbatasan Fasilitas Jadi Tantangan
Ian menuturkan bahwa peningkatan kondisi fisik menjadi salah satu fokus utama tim. Menurutnya, fisik yang prima sangat diperlukan karena atlet harus mampu bermain dengan intensitas tinggi sepanjang pertandingan.
Namun, upaya peningkatan performa tersebut masih dihadapkan pada keterbatasan sarana latihan. Hingga saat ini, Purworejo belum memiliki lapangan indoor bola tangan berstandar nasional dengan ukuran 20 x 40 meter.
“Saat ini satu-satunya lapangan standar yang dimiliki Purworejo adalah lapangan outdoor yang berada di Desa Gedanganrejo. Sementara lapangan indoor berstandar belum tersedia, termasuk di GOR Sarwo Edhie Wibowo,” ungkapnya.
Kondisi tersebut membuat tim pelatih memberikan perhatian lebih pada peningkatan fisik atlet agar mampu beradaptasi saat bertanding di lapangan standar pada ajang resmi.
Persaingan Semakin Ketat
Berkaca pada Porprov sebelumnya, tim bola tangan putri Purworejo berhasil menembus partai final dan meraih medali perak. Namun Ian menilai persaingan pada Porprov 2026 akan jauh lebih berat karena kekuatan antardaerah semakin merata.
Selain daerah tuan rumah, Kabupaten Banyumas disebut sebagai salah satu kekuatan baru yang patut diwaspadai dalam perebutan tiket menuju partai puncak.
“Kami menyadari persaingan akan semakin ketat. Karena itu program latihan yang intensif dan berkesinambungan terus kami jalankan agar kemampuan para atlet semakin meningkat,” katanya.
Ian berharap seluruh proses persiapan yang telah dilakukan dapat membuahkan hasil maksimal bagi tim bola tangan putri Purworejo pada Porprov 2026.
“Harapan kami tentu para atlet mampu meningkatkan kemampuannya sehingga bisa meraih hasil terbaik di Porprov 2026. Minimal kami dapat mempertahankan prestasi yang berhasil diraih pada Porprov sebelumnya,” pungkasnya.