![]() |
| Musda VIII Polosoro Digelar, Suwarto Ajak Pengurus Baru Perkuat Solidaritas dan Sinergi Bangun Purworejo |
Ketua Umum Polosoro, Suwarto menjelaskan bahwa Musda diikuti oleh delegasi dari seluruh kecamatan di Kabupaten Purworejo. Setiap kecamatan mengirimkan 10 delegasi yang terdiri dari 7 kepala desa dan 3 perangkat desa, ditambah pengurus Polosoro tingkat kabupaten.
"Setiap kecamatan mengirimkan 10 delegasi, yaitu 7 kepala desa dan 3 perangkat desa. Ditambah pengurus Polosoro kabupaten, sehingga jumlah pemilih sekitar 185 orang," ujar Suwarto saat diwawancarai di sela kegiatan.
Musda VIII kali ini memiliki agenda utama memilih Ketua Umum Polosoro yang baru sebagai penerus kepemimpinan organisasi. Suwarto menyebut terdapat tiga kandidat yang maju dalam pemilihan, yakni berasal dari Kecamatan Loano, Banyuurip, dan Ngombol.
Suwarto sendiri memastikan tidak kembali mencalonkan diri karena telah menjabat selama dua periode. Menurutnya, hal tersebut sudah sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.
"Saya memang sudah tidak bisa maju lagi karena sesuai AD/ART hanya diperbolehkan maksimal dua periode. Saya menghormati aturan tersebut," katanya.
Ia menjelaskan, mekanisme pemilihan tidak menggunakan sistem satu desa satu suara. Sebelum pemungutan suara, masing-masing kecamatan terlebih dahulu menggelar rapat internal untuk menentukan satu nama calon yang akan didukung.
"Bukan satu desa satu suara, tetapi setiap kecamatan bermusyawarah terlebih dahulu untuk mengerucutkan pilihan kepada salah satu kandidat. Setelah itu baru mengikuti mekanisme pemilihan di Musda," jelasnya.
Selain pemilihan ketua baru, Musda juga menjadi forum penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus Polosoro periode sebelumnya kepada seluruh anggota sebagai bentuk akuntabilitas organisasi.
Menurut Suwarto, tantangan yang akan dihadapi kepengurusan baru tidak ringan. Perubahan regulasi yang terus berkembang serta berbagai persoalan di tingkat desa menuntut organisasi tetap solid dalam memperjuangkan kepentingan pemerintah desa.
"Tantangan ke depan sangat banyak. Regulasi sering berubah dan masih banyak program yang harus diperjuangkan bersama untuk kepentingan teman-teman Polosoro," ungkapnya.
Usai proses pemilihan selesai, kepengurusan baru direncanakan akan dikukuhkan oleh Bupati maupun Wakil Bupati Purworejo pada kesempatan berikutnya.
Menutup wawancara, Suwarto menyampaikan pesan kepada siapa pun yang terpilih menjadi Ketua Umum Polosoro agar mampu merangkul seluruh anggota dan menjaga kekompakan organisasi.
"Siapa pun yang terpilih saya ucapkan selamat. Ke depan harus mampu bergandengan tangan menghadapi berbagai permasalahan, menjaga guyub rukun, tetap solid, serta terus bersinergi dengan pemerintah daerah, seluruh elemen masyarakat, termasuk media. Harapan kami bersama-sama membangun Purworejo menjadi daerah yang semakin hebat, kuat, dan harmonis," pungkasnya.
