Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Image

Resmi Nahkodai POLOSORO Purworejo Periode 2026–2030, Andi Prasetiawan Ajak Seluruh Anggota Bersatu Bangun Desa

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:26 WIB Last Updated 2026-07-23T09:34:54Z


 
Resmi Nahkodai POLOSORO Purworejo Periode 2026–2030 Andi Prasetiawan Ajak Seluruh Anggota Bersatu Bangun Desa

PURWOREJO – Andi Prasetiawan resmi terpilih sebagai Ketua Umum POLOSORO Kabupaten Purworejo periode 2026–2030 dalam Musyawarah Daerah (Musda) VIII POLOSORO dengan perolehan 137 juara. Andi Prasetiawan memperoleh suara terbanyak di antara 2 Calon lainnya yaitu Hery Dwidoyo dengan perolehan 10 suara, dan Juminatun dengan perolehan 33 Suara. Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Andi menyampaikan pidato perdananya di hadapan para peserta Musda dengan mengajak seluruh anggota meninggalkan perbedaan yang terjadi selama proses pemilihan dan kembali bersatu demi kemajuan organisasi serta pembangunan desa di Kabupaten Purworejo.


Dalam sambutannya, Andi membuka pidato dengan mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas terselenggaranya Musda VIII POLOSORO dalam suasana yang sehat, penuh semangat, dan kekeluargaan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin organisasi kepala desa tersebut selama tiga tahun ke depan.


Menurut Andi, amanah yang diterimanya bukanlah kemenangan pribadi, melainkan kemenangan seluruh keluarga besar POLOSORO. Karena itu, ia menegaskan bahwa setelah proses pemilihan selesai, tidak boleh lagi ada perbedaan di antara para pendukung masing-masing calon.


"Tidak ada lagi kubu A, kubu B ataupun kubu C. Yang ada hanyalah satu keluarga besar POLOSORO yang memiliki tujuan yang sama, yaitu memperjuangkan kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Purworejo," tegasnya.


Pada kesempatan tersebut, Andi juga memberikan apresiasi kepada Ketua Umum beserta seluruh jajaran pengurus POLOSORO periode 2023–2026 atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama memimpin organisasi. Menurutnya, berbagai capaian yang telah diraih menjadi pondasi penting untuk melanjutkan pembangunan organisasi ke arah yang lebih baik.


Ia menilai tantangan pemerintahan desa ke depan akan semakin kompleks. Mulai dari perubahan regulasi, penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi desa hingga tuntutan transformasi digital menjadi pekerjaan bersama yang harus dihadapi dengan kesiapan dan kemampuan yang terus ditingkatkan.


Oleh karena itu, Andi mengajak seluruh anggota POLOSORO untuk menjaga persatuan, mempererat persaudaraan, serta menjadikan organisasi sebagai wadah yang profesional, berintegritas, dan mampu menjadi rumah besar bagi seluruh kepala desa di Kabupaten Purworejo.


Sebagai Ketua Umum terpilih, Andi menyatakan komitmennya membangun organisasi yang terbuka dan mengedepankan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan. Selain itu, ia juga akan memperkuat fungsi advokasi terhadap kepentingan desa, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia aparatur desa, serta memperluas sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Purworejo, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pemerintah pusat, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, perguruan tinggi, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya.


Ia menyadari bahwa keberhasilan organisasi tidak dapat diwujudkan hanya oleh seorang ketua. Karena itu, dirinya membuka ruang bagi seluruh anggota untuk memberikan masukan, kritik yang membangun, serta bekerja sama dalam membesarkan POLOSORO.


"Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan, kebersamaan sebagai modal, dan pengabdian sebagai tujuan," ajaknya.


Dalam pidatonya, Andi juga memperkenalkan visi kepemimpinannya, yakni "Terwujudnya POLOSORO sebagai organisasi yang solid, profesional, berintegritas, dan berdaya saing dalam memperjuangkan kepentingan desa serta menjadi mitra strategis pemerintah menuju Purworejo yang hebat."


Untuk mewujudkan visi tersebut, ia telah menyiapkan sepuluh misi utama yang akan menjadi arah kebijakan organisasi selama periode 2026–2029. Misi tersebut meliputi penguatan persatuan kepala desa dan perangkat desa se-Kabupaten Purworejo, mengawal kebijakan pemerintah agar berpihak kepada desa, meningkatkan kapasitas aparatur desa melalui pendidikan dan transformasi digital, membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan, hingga memperkuat ekonomi desa melalui pengembangan BUMDes, koperasi desa, UMKM, ketahanan pangan, dan potensi unggulan desa.


Selain itu, POLOSORO juga akan diarahkan menjadi organisasi yang modern, transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi informasi. Organisasi juga akan memperkuat pendampingan serta advokasi hukum bagi anggota, mengembangkan kegiatan sosial, olahraga, seni, dan budaya sebagai perekat kebersamaan, sekaligus membangun sistem kaderisasi kepemimpinan yang demokratis, inklusif, dan berkelanjutan.


Melalui visi dan misi tersebut, Andi berharap POLOSORO mampu menjalankan tiga fungsi utama organisasi, yakni sebagai organisasi perjuangan, organisasi profesi, dan mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan desa.


Menutup sambutannya, Andi mengajak seluruh anggota untuk bergandengan tangan membangun desa yang semakin maju, mandiri, sejahtera, dan berdaya saing dengan semangat "POLOSORO Kuat, Purworejo Hebat; Desa Bersatu, Indonesia Maju."


Ia pun kembali mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya dan berharap Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk, kekuatan, serta keberkahan dalam setiap langkah pengabdian seluruh keluarga besar POLOSORO untuk kemajuan desa dan Kabupaten Purworejo.

×
Berita Terbaru Update