PURWOREJO – SMK Patriot Pituruh kembali memperkuat komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang kompeten dan siap memasuki dunia kerja melalui perpanjangan kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Swiss-Belhotel Yogyakarta.
SMK Patriot Pituruh Perpanjang MoU dengan Swiss-Belhotel Yogyakarta, Perkuat Kompetensi Siswa di Industri Perhotelan
Perpanjangan kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah untuk memperluas keterhubungan antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia industri, khususnya di sektor perhotelan dan kuliner.
Waka Humas SMK Patriot Pituruh, Jeri Handoko, mengatakan bahwa keberlanjutan kerja sama dengan industri menjadi langkah penting dalam memberikan pengalaman nyata kepada para siswa.
“Kerja sama ini kami harapkan tidak hanya sebatas penandatanganan MoU, tetapi benar-benar memberikan ruang bagi siswa untuk belajar dan mendapatkan pengalaman langsung dari dunia industri profesional,” ujar Jeri.
Menurutnya, kemitraan dengan Swiss-Belhotel Yogyakarta menjadi salah satu upaya SMK Patriot Pituruh dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis praktik serta membekali siswa dengan keterampilan yang sesuai dengan perkembangan kebutuhan industri.
“Target kami tentu mencetak lulusan yang semakin kompeten, memiliki daya saing, serta memiliki kesiapan mental dan keterampilan ketika nantinya terjun ke dunia kerja,” tambahnya.
Siswa Kuliner Ikuti Barista Class
Sejalan dengan perpanjangan kerja sama tersebut, siswa Program Keahlian Kuliner SMK Patriot Pituruh juga mendapatkan kesempatan mengikuti Barista Class di Swiss-Belhotel Yogyakarta pada Jumat (7/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar secara langsung mengenai dunia barista bersama tenaga profesional di industri perhotelan.
Mulai dari mengenal biji kopi, teknik brewing, pembuatan espresso, hingga pembuatan latte art, para siswa mendapatkan pengalaman praktik yang tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga mengasah keterampilan mereka.
Jeri menjelaskan, kegiatan seperti Barista Class sangat penting karena siswa dapat melihat dan merasakan langsung bagaimana standar kerja diterapkan di industri.
“Dari biji kopi hingga menjadi secangkir kopi yang berkualitas, siswa belajar bahwa setiap proses membutuhkan teknik, ketelitian, dan standar kerja. Pengalaman seperti ini menjadi bekal yang sangat berharga bagi mereka,” jelasnya.
Ia berharap pengalaman belajar langsung bersama para profesional dapat semakin meningkatkan kepercayaan diri siswa untuk mengembangkan kompetensinya.
“Harapannya, anak-anak tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga pengalaman dan motivasi untuk melangkah lebih jauh di dunia industri kuliner. Mereka harus terus belajar, berlatih, dan mengikuti perkembangan industri,” pungkas Jeri.
Melalui perpanjangan MoU dan kegiatan pembelajaran langsung di industri, SMK Patriot Pituruh terus mendorong terwujudnya pendidikan vokasi yang semakin dekat dengan kebutuhan dunia kerja, sehingga lulusan tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga keterampilan dan pengalaman yang relevan dengan industri modern.