![]() |
| Suara Anak Jadi Perhatian Pemkab Purworejo, Rembugan Bocah 2026 Dorong Terwujudnya Kabupaten Layak Anak |
Acara yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPPAPMD) bekerja sama dengan Forum Komunikasi Anak Kabupaten Purworejo (Forkare) tersebut diikuti sekitar 300 peserta. Mereka merupakan perwakilan dari 65 SMP/MTs dan SMA/SMK/MA se-Kabupaten Purworejo.
Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Rita Purnama, yang hadir mewakili Bupati Purworejo, menegaskan bahwa Rembugan Bocah bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi wadah bagi anak-anak untuk terlibat dalam pembangunan daerah.
"Forum ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk menyampaikan pendapat, ide, maupun harapan mereka. Pemerintah ingin memastikan suara anak didengar dan menjadi bagian dari penyusunan kebijakan," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rita juga mengingatkan bahwa Kabupaten Purworejo masih berstatus Pratama dalam penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA). Ia berharap seluruh perangkat daerah semakin memperkuat program yang berpihak kepada anak agar predikat tersebut dapat meningkat pada penilaian berikutnya.
"Setiap perangkat daerah perlu menghadirkan program yang ramah anak dan melibatkan anak dalam pelaksanaannya. Dengan begitu, upaya mewujudkan Kabupaten Layak Anak dapat berjalan lebih optimal," katanya.
Sementara itu, Manajer Program Pawirosastro Foundation, Mastri Imammusadin, yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa partisipasi anak merupakan investasi penting bagi masa depan daerah. Menurutnya, dengan jumlah anak yang mencapai hampir 30 persen dari total penduduk Purworejo, keterlibatan mereka dalam pembangunan tidak bisa lagi dipandang sebelah mata.
Mengusung tema "Bangun Ketahanan Mental Anak, Wujudkan Generasi Tangguh dan Berdaya", Rembugan Bocah 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak. Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Deklarasi Suara Anak Kabupaten Purworejo sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk menindaklanjuti berbagai aspirasi yang disampaikan.
Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Purworejo berharap lahir kebijakan yang semakin berpihak kepada anak sekaligus memperkuat langkah menuju Kabupaten Layak Anak serta mempersiapkan generasi yang tangguh, berkarakter, dan berdaya saing menyongsong Indonesia Emas 2045.
