Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image Image

Tawuran Viral di Jalan Kemiri-Bruno Berujung Diamankan Polisi, Sejumlah Pelaku Diciduk

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:04 WIB Last Updated 2026-08-12T08:04:31Z

Tawuran Viral di Jalan Kemiri-Bruno Berujung Diamankan Polisi, Sejumlah Pelaku Diciduk
PURWOREJO – Aksi tawuran yang videonya viral di media sosial dan terjadi di Jalan Kemiri-Bruno, Desa Wonosuko, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, kini dalam penanganan aparat kepolisian.


Unit Reskrim Polsek Kemiri bersama Unit Reskrim Polsek Bruno berhasil mengamankan sejumlah pelaku yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Polisi juga turut mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kejadian.


Informasi tersebut disampaikan melalui akun resmi Instagram Satreskrim Polres Purworejo, @satreskrimpurworejo, yang menyebutkan bahwa perkara tersebut saat ini telah ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Kemiri dan Unit Reskrim Polsek Bruno untuk proses hukum lebih lanjut. Rabu, 12/08/2026.


Aksi tawuran tersebut sebelumnya menjadi perhatian masyarakat setelah rekaman videonya beredar dan viral di media sosial. Polisi bergerak melakukan penanganan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.


Kepolisian menegaskan bahwa tawuran bukan merupakan bentuk keberanian. Sebaliknya, aksi kekerasan dapat membawa dampak serius, baik terhadap keselamatan diri sendiri maupun masa depan para pelakunya.


Tawuran bukanlah simbol keberanian, melainkan awal kehancuran yang dapat merenggut masa depan, menghancurkan impian diri sendiri dan keluarga,” demikian pesan yang disampaikan melalui unggahan tersebut.


Polisi juga mengajak generasi muda untuk tidak menjadikan kekerasan sebagai jalan keluar dalam menyelesaikan persoalan. Setiap permasalahan diharapkan dapat diselesaikan melalui akal sehat, dialog, komunikasi dan sikap saling menghormati.


Selain itu, masyarakat, khususnya para orang tua, diminta meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di luar jam sekolah. Orang tua juga diimbau untuk mengenali lingkungan pergaulan dan teman bermain anak guna mencegah mereka menjadi korban maupun pelaku kejahatan jalanan.


Hentikan budaya kekerasan. Buktikan bahwa generasi muda mampu menyelesaikan masalah dengan akal sehat, dialog dan saling menghormati.


Polisi berharap kejadian tersebut menjadi pembelajaran bersama agar aksi serupa tidak kembali terjadi. Peran keluarga, sekolah, lingkungan masyarakat dan aparat penegak hukum dinilai penting dalam menciptakan lingkungan yang aman serta melindungi generasi muda dari pergaulan yang berpotensi mengarah pada tindak kekerasan.


Catatan: Proses hukum terhadap para pelaku masih ditangani Unit Reskrim Polsek Kemiri dan Unit Reskrim Polsek Bruno sesuai ketentuan yang berlaku.

×
Berita Terbaru Update