![]() |
| Bencana Mengancam, Data Desa Aman! Kecamatan Purwodadi Luncurkan Inovasi “Sadar Desa” |
Camat Purwodadi, Venny Yudha Apriyani, mengatakan Program Sadar Desa merupakan inovasi yang dirancang untuk menjawab persoalan kearsipan di tingkat desa, khususnya dalam menghadapi risiko kerusakan dan kehilangan dokumen penting akibat bencana.
Program tersebut dilatarbelakangi oleh tingginya kerentanan arsip fisik terhadap bencana alam, seperti banjir musiman. Selain itu, sistem kearsipan konvensional dinilai masih memiliki keterbatasan, sementara kapasitas literasi digital para pengelola arsip di desa juga perlu terus diperkuat.
Melalui Program Sadar Desa, dokumen-dokumen fisik desa akan didorong untuk dilakukan pemindaian dan diintegrasikan ke dalam Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) serta repositori daring. Digitalisasi tersebut diharapkan mampu memberikan perlindungan tambahan terhadap dokumen penting desa.
Menurut Venny, keberadaan arsip digital bukan hanya untuk mengantisipasi kerusakan dokumen akibat bencana. Sistem tersebut juga diharapkan dapat mempermudah pencarian dan akses terhadap dokumen, mendukung keterbukaan informasi publik, serta memperkuat akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.
“Dengan adanya Sadar Desa, kita ingin dokumen-dokumen penting desa tetap aman dan memiliki cadangan digital. Ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga memori dan sejarah desa agar tidak hilang,” ujar Venny.
Ia menambahkan, penguatan sistem kearsipan juga harus berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas aparatur desa dalam memanfaatkan teknologi. Karena itu, implementasi program diharapkan dapat dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) oleh Kejaksaan Negeri Purworejo. Dalam kegiatan tersebut dilakukan penerangan hukum dan koordinasi sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman serta tata kelola pemerintahan desa.
Venny berharap sinergi antara kecamatan, pemerintah desa, BPD, ABPEDNAS dan Kejaksaan dapat terus diperkuat. Menurutnya, tertib administrasi, pemahaman hukum dan keamanan arsip merupakan bagian yang saling berkaitan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.
Peluncuran Sadar Desa menjadi langkah Kecamatan Purwodadi dalam mendorong transformasi digital di tingkat desa. Dengan digitalisasi arsip, dokumen penting diharapkan tetap dapat terjaga dan tersedia ketika sewaktu-waktu dibutuhkan, termasuk ketika terjadi bencana yang berpotensi merusak arsip fisik.
