Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Image

Pemkab Purworejo Bergerak Selamatkan Situs Arahiwang dari Ancaman Abrasi Sungai Bogowonto

Kamis, 18 Juni 2026 | 07:17 WIB Last Updated 2026-06-18T00:17:28Z

Pemkab Purworejo Bergerak Selamatkan Situs Arahiwang dari Ancaman Abrasi Sungai Bogowonto

PURWOREJO
– Upaya pelestarian warisan sejarah dan budaya terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Purworejo. Salah satu langkah nyata yang kini dipersiapkan adalah penanganan kawasan Situs Prasasti Kayu Arahiwang di Desa Borowetan, Kecamatan Banyuurip, yang terancam mengalami kerusakan akibat abrasi Sungai Bogowonto.


Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan langsung Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, bersama sejumlah kepala perangkat daerah, anggota DPRD, serta pegiat budaya ke kawasan Pusat Seni Budaya Arahiwang, Selasa (16/6/2026).


Dalam kesempatan itu, berbagai langkah strategis mulai disiapkan untuk menjaga keberadaan situs yang memiliki nilai sejarah penting bagi Purworejo. Pemerintah tidak hanya fokus pada pengamanan titik rawan abrasi, tetapi juga merancang penataan kawasan agar lebih aman, nyaman, dan mudah diakses masyarakat.


Pelaksana Tugas Kepala DPUPR Kabupaten Purworejo, Eko Paskiyanto, menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan asesmen teknis sebagai dasar penyusunan langkah penanganan yang tepat. Salah satu opsi yang disiapkan adalah pemasangan bronjong pada area yang terdampak abrasi, sekaligus penataan akses menuju situs.


"Kami akan melakukan kajian dan peninjauan lebih lanjut untuk menentukan penanganan yang paling sesuai. Selain pengamanan tebing sungai, kawasan sekitar situs juga akan ditata agar akses masyarakat menjadi lebih baik," jelasnya.


Sementara itu, pegiat budaya Purworejo yang akrab disapa Mbak Lin menilai keberadaan Situs Prasasti Kayu Arahiwang memiliki fungsi yang lebih luas dari sekadar peninggalan sejarah. Kawasan tersebut telah berkembang menjadi ruang publik yang dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas seni, budaya, dan kreativitas.


Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap situs tersebut menjadi langkah penting dalam menjaga identitas budaya daerah sekaligus mempertahankan ruang ekspresi masyarakat.


"Ini bukan hanya tentang melindungi situs bersejarah, tetapi juga menjaga ruang berkumpul dan berkarya bagi masyarakat. Arahiwang telah menjadi bagian dari kehidupan budaya warga," ujarnya.


Melalui sinergi antara pemerintah daerah, pemerhati budaya, dan masyarakat, diharapkan keberadaan Situs Prasasti Kayu Arahiwang dapat terus terjaga dan menjadi warisan berharga yang dapat dinikmati generasi mendatang.


Turut mendampingi Bupati dalam peninjauan tersebut antara lain Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Kepala Bapperida, Kepala Bagian Prokopim Setda Purworejo, serta anggota DPRD Kabupaten Purworejo. Dengan langkah awal yang mulai disiapkan ini, Pemkab Purworejo menunjukkan keseriusannya dalam menjaga aset budaya sekaligus memperkuat identitas sejarah daerah.

×
Berita Terbaru Update