Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image Image

Flashback! Jejak Bung Karno di Goa Pencu Ngandagan, Pituruh Tahun 1947

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:21 WIB Last Updated 2026-08-11T02:27:03Z

Flashback! Jejak Bung Karno di Goa Pencu Ngandagan, Pituruh Tahun 1947

PURWOREJO – Desa Ngandagan, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, tidak hanya memiliki panorama perbukitan yang menarik. Di baliknya tersimpan cerita sejarah lokal yang hingga kini masih hidup di tengah masyarakat, salah satunya kisah kunjungan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, pada sekitar tahun 1947.


Salah satu tempat yang dikaitkan dengan perjalanan Bung Karno di Ngandagan adalah Goa Pencu, sebuah gua yang berada di kawasan perbukitan desa tersebut.


Berdasarkan tulisan Pituruh News yang diterbitkan pada 6 Oktober 2017 berjudul “Sepenggal Cerita Seputar Kunjungan Presiden Soekarno ke Desa Ngandagan Kecamatan Pituruh Tahun 1947”, kisah kunjungan tersebut diperoleh dari kesaksian yang dihimpun dari saksi hidup.


Dalam kesaksian tersebut, Bung Karno disebut pernah datang ke Desa Ngandagan dan memasuki Gua Gunung Pencu melalui pintu sebelah timur. Setelah berada di Ngandagan, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kota Purworejo.


Kisah tersebut menjadi bagian dari sejarah lisan masyarakat Ngandagan. Cerita mengenai kedatangan Bung Karno terus diwariskan dari generasi ke generasi dan menjadi salah satu cerita yang melekat dengan keberadaan Goa Pencu.


Tidak hanya itu, sejumlah tulisan Pituruh News pada tahun-tahun berikutnya juga kembali mengangkat keberadaan Goa Pencu dan kaitannya dengan sejarah Bung Karno. Dalam liputan tahun 2018 mengenai inventarisasi potensi Desa Ngandagan, Goa Pencu bahkan disebut sebagai salah satu peninggalan yang dikaitkan dengan Bung Karno.


Sementara dalam pemberitaan Pituruh News pada 2022, Goa Pencu disebut berada di puncak perbukitan Desa Ngandagan dan secara turun-temurun dikenal sebagai lokasi yang konon pernah disinggahi Proklamator Soekarno pada sekitar 1947.


Kisah tersebut tentu menjadi bagian menarik dari sejarah lokal Kecamatan Pituruh. Namun, penting untuk membedakan antara kesaksian sejarah yang berkembang di masyarakat dengan fakta sejarah yang telah dibuktikan melalui arsip primer.


Artinya, kisah kunjungan Bung Karno ke Goa Pencu hingga kini lebih tepat disebut sebagai sejarah lisan berdasarkan kesaksian masyarakat dan saksi hidup yang pernah dihimpun, sementara penelitian lebih lanjut melalui arsip pemerintah, dokumen perjalanan, foto, maupun sumber sejarah primer masih diperlukan untuk memperkuatnya.


Terlepas dari hal tersebut, keberadaan Goa Pencu tetap menjadi bagian penting dari identitas sejarah Desa Ngandagan.


Sebuah gua di kawasan perbukitan yang tidak hanya menyimpan keindahan alam, tetapi juga menyimpan cerita tentang masa lalu, tentang perjuangan, tentang perjalanan seorang tokoh besar bangsa, dan tentang bagaimana sebuah desa di pelosok Pituruh pernah berada dalam lintasan sejarah Indonesia.


Goa Pencu Ngandagan. Jejak yang masih tersimpan, cerita yang terus diwariskan, dan sejarah yang layak untuk terus ditelusuri.


Sumber: Pituruh News, 6 Oktober 2017; Pituruh News, 3 November 2017; Pituruh News, 12 Juni 2018; Pituruh News, 27 Januari 2022; Perda Kabupaten Purworejo Nomor 10 Tahun 2021.

×
Berita Terbaru Update