Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri karanganyar. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

KARANGANYAR, (pituruhnews.com) - Sebanyak 48 tim sepak takraw mengikuti Putra Bakti Cup 2019 yang diselenggarakan oleh Karangtaruna "Putra Bakti" desa Karanganyar, tempat di Lapangan Sepak Takraw Desa Karanganyar, Pituruh. Turnamen digelar selama dua hari Sabtu dan Minggu, pada 13 Juli sampai 14 Juli 2019.

Tim yang mengikuti turnamen ini dari kabupaten Purworejo 31 tim, Kebumen 4 tim, Magelang 2 tim, Wonosobo 4 tim, Cilacap 2 tim, Kulonprogo Yogyakarta 2 tim, Pacitan Jawa Timur 3 tim.
foto bersama pemenang
Kepala Desa Karanganyar Suyono mengatakan, sangat mendukung dengan acara seperti ini. Untuk memberikan ruang bagi anak muda dibidang olahraga cabang sepak takraw.

Karena permain sepak takraw ini, cukup sulit dalam mempermainkannya. Makanya untuk anak muda sekarang, demi meningkatkan skill dibidang sepak takraw sering-sering melatihnya. Supaya kedepan bisa ikut ajang kejuaraan khususnya sepak takraw.

"Berharap anak muda bisa menitih karir dibidang olahraga sepak takraw, dengan kedepan bisa membawa nama baik untuk dirinya sendiri maupun desa, " ujarnya.

Turnamen ini akan diagendakan secara rutin setiap tahunnya, karena sebagian besar anak muda didesa Karanganyar berhobi olahraga dibidang sepak takraw, melihat itu karangtaruna putra baktu Karanganyar menggelar turnamen pertama, " imbuhnya.

Ditambahkan Ketua Karangtaruna Mustofa, untuk memajukan anak muda karangtaruna desa Karanganyar dengan menggelar turnamen sepak takraw Putra Bakti Cup 2019.

"Kami sangat berterimakasih kepada anak karangtaruna dan warga masyarakat desa Karanganyar yang sudah membantu dan mensupport atas terselanggaranya turnamen ini, " ucapnya.

Turnamen ini dimenangkan oleh Pandowan Yogyakarta menyabet juara I dengan mendapatkan trophy dan uang pembinaan, juara II Predator Tunjungtejo, juara III Pandowan Yogyakarta B dan Arka Kembang Arum Kutoarjo.
penyerahan hadiah
Pada saat ditemui crew Pituruh News, salah satu pemain yang berasal dari Pacitan Jawa Timur mengungkapkan, merasa sangat senang bisa mengikuti turnamen ini. 

Berawal dari hobi dibidang olah sepak takraw, selain menambah persaudaraan bisa saling bertukar pengalaman. 

"Didaerah ini antusias penontonnya ramai, beda dengan di daerah saya mas, berharapa olahraga sepak takraw lebih dikenal masyarakat dan semakin disukai, karena sepak takraw ini sering dipandang sebalah mata, " ucapnya.

Ditambahkan dari tim Panduwan Yogyakarta mengungkapkan, merasa sangat senang dari tim Panduwan Yogyakarta. Mengikuti turnamen ini dalam rangka mempersiapkan Porda DIY pada bulan Oktober. 

"Kami mengikuti turnamen ini dengan niatan menjalin persaudaraan sesama pecinta sepak takraw di Purworejo, Berharap sepak takraw semakin merakyat, digemari oleh masyarakat dan populer seperti bidang lainnya, " pungkasnya. (pr-pai-bay)



Karanganyar – Sabtu,21/10/2017 pukul 20.00 wib di Balai Desa Karanganyar telah di laksanakan acara pengambilan sumpah jabatan Sekretaris Desa yang di hadiri oleh Camat bapak Drs.R.Sigit Setyabudi.MM,Dan Ramil Kapten Inf Ariyadi,Kapolsek Akp Junani Jumantoro dan 100 orang undangan dari unsur seluruh ketua RT,ketus RW ,ibu ibu PKK ,tokoh agama,tokoh masyarakat,tokoh pemuda dan tim seleksi Sekretaris Desa.
Kepala Desa Karanganyar bapak Suyono mengambil sumpah jabatan yang di dampingi oleh rohaniawan H.Muhamad Ridwan Prabowo dan melantik ibu Fajar Endah Pratiwi menjadi sekretaris Desa Karanganyar Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo.
Dalam sambutanya bapak Kapolsek Akp Junani Jumantoro menyampaikan pesan dan wanti wanti kepada Ibu Fajar Endah Pratiwi yang baru saja di lantik agar hati hati mengelola anggaran dari pemerintah seperakpun uang negara harus di pertanggung jawabkan kalau tidak namanya korupsi,untuk itu segera menyesuaikan diri dengan perangkat lain nya dan harus bisa merangkul semua warga nya jangan segan segan bertanya bila tidak tahu harapan semoga warga Desa Karanganyar bisa lebih maju dan sejahtera masyarakatnya.
Untuk antisipasi gangguan Kamtibmas Bripka Turino bersama anggota Koramil bersinergi mengamankan jalanya acara pelantikan sekretaris Desa tersebut agar situasi berjalan aman tertib dan kondusif.

Advertisement



Karanganyar - Senin,09/10/2017 pukul 10.00 wib di Balai Desa Karanganyar telah di laksanakan penimbangan anak balita binaan ibu bidan Sumirah dengan maksud dan tujuan untuk mengetahui bobot balita dan perkembangan kesehatan bagi balita yang ada di Desa Karanganyar dengan jumlah 20 anak balita setelah di adakan penimbangan di berikan makanan tambahan berupa bubur kacang hijau,kegiatan Pos yandu yang diadakan setiap bulanya pada hari Senin minggu ke dua adalah program kesehatan bagi balita untuk antisipasi kekurangan gizi/ gizi buruk .
Bripka Turino di Desa binaanya menyampaikan pesan kepada ibu ibu agar anak anak jangan beli jajanan yang berwarna mencolok dan di mungkinkan banyak mengandung bahan pengawet yang bila di konsumsi dalam jangka panjang akan berpengaruh bagi kesehatan yang di benarkan oleh ibu bidan Sumirah yang bertugas di Desa Karanganyar Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo.

KARANGANYAR, (pituruhnews.com) - Bertempat di Sanggar Seni Pragata desa Karanganyar, telah diadakannya kegiatan Pelatihan Kuda Kepang, yang bertujuan untuk Pelestarian dan Pengembangan kesenian di wilayah kecamatan Pituruh, Kamis, 11/07/2019 malam.

Sedikitnya 20 grup kudang kepang se-kecamatan Pituruh ikut dalam pelatihan kuda kepang, yang setiap grup perwakilan masing-masing grup tiga orang.

Marwoto salah pemilik Sanggar Seni "Pragata" Karanganyar mengatakan, dengan diadakannya pelatihan ini tidak lepas dari konteks budaya, yaitu pengembangan dan kelestarian budaya khusunya kuda kepang.

"Berharap kesenian yang ada diwilayah kecamatan Pituruh, khususnya kuda kepang. supaya tetap lestari  dan berkembang. Misal ada grup kesenian kuda kepang yang sempat vakum, dengan adanya pelatihan diharapkan bisa bangkit kembali. Sedangkan yang masih aktif, supaya ditingkat eksistensi di dunia seni khususnya kuda kepang, " ucapnya.
Pada saat pelatihan
Selain kesenian kuda kepang, pemimpin Sanggar Seni "Pragata" Marwoto berencana akan mengundang kesenian lainnya. Karena sebagai pamong budaya dikecamatan Pituruh, untuk kesenian tidak hanya kuda kepang, " tuturnya.

Berawal dari seni kuda kepang, akan diagendakan akan menggundang kesenian yang lain, yang dilaksanakan seperti pelatihan kuda kepang. Sehingga kesenian yang ada diwilayah kecamatan Pituruh akan lebih eksis dan berkembang, yang terutama nguri-uri budaya yang ada.

Pelatihan ini juga tidak hanya di Pituruh, Sanggar Seni Pragata sekup tanggungjawabnya ada dibeberapa wilayah, ini hanya sebagai awalan saja untuk meningkatkan semangat pecinta seni dan budaya. 
Peserta pelatihan kuda kepang
Pelatihan ini digelar selama 4 hari, namun jika 4 hari tidak mencakup akan ditambah, " ujarnya.

Berharap setelah pulang pelatihan ini, digrup masing-masing bisa menularkan ilmunya dan melatih digrupnya masing-masing. 

Dikatakan peserta, kegiatan ini sangat membantu sekali. Sebelum diadakannya kegiatan pelatihan, sudah mengadakan musyawarah secara interen untuk mengadakan pelatihan ini, sehingga sudah menjadi keputusan bersama, dengan perlunya pengembangan kuda kepang yaitu melalui pelatihan " pungkasnya. (pr)

PITURUH, (pituruhnews.com) - Bertempat di beberapa balai desa di kecamatan Pituruh, sebanyak 39 desa, melaksanakan Sosialisasi Penyusunan RPJMDes (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa) dimulai sejak 10 Juni 2019.

Pada tanggal 25 Juni 2019 semua desa melaksanakan bimtek (bimbingan teknik) selama 3 hari, dibagi menjadi 4 cluster dengan total 39 desa, desa tersebut yaitu Kendalrejo, Kalimati, Pepe, Tunjungtejo, Sekartejo, Tersidilor, Tersidikidul, Pangkalan, Sumber, Keburusan, Waru, Blekatuk, Dlisen Wetan, Dlisen Kulon, Semampir, Petuguran, Pekacangan, Karanggetas, Luwengkidul, Sambeng, Megulungkidul, Ngampel, Ngandagan, Karanganyar, Megulunglor, Prapagkidul, Kembangkuning, Luwenglor, Brengkol, Girigondo, Prapaglor, Kesawen, Kedungbatur, Polowangi, Wonosido, Somogede, Kaligondang, Sawangan.
Bimtek di Balaidesa Karanganyar
Pendamping Desa Muhammad Malik mengatakan, dengan adanya kegiatan seperti ini supaya proses penyusunan RPJMDesa lebih optimal.

Serta dilakukan sesuai alur serta tahapan yang sudah diatur dalam permendagri dan perbup, sesuai dengan tata cara dan petunjuk teknis penyusunan, " ujarnya. 
Sosialisasi
Dengan adanya penggalian gagasan tersebut, kegiatan ini melibatkan masyarakat secara aktif, baik di musdus, musdes dan musrebangdes, " pungkasnya. (lt)

Pemberangkatan Karnaval 

PITURUH, (pituruhnews.com) Semarak Hari Ulang Tahun Republik Indonesa Ke-73, Pemerintah Kecamatan Pituruh selain menyelenggarakan Pituruh Expo 2018 dan Pesta Rakyat, juga mengadakan Karnaval 17 Agustus, bertempat di Alun-alun Pituruh, berlansung meriah, Sabtu, 18/08/2018.

Karnaval diikuti oleh 19 peserta yang terbagi menjadi 3, yaitu tingkat SD/MI, SMP/Mts, SMA/MA. Untuk tingkat SD 11 peserta, SMP 4 peserta, SMA/SMK 4 peserta.

Peserta ini meliputi tingkat SD/MI : Megulungkidul, SD N Sutogaten, SD N Pituruh, SD N  Kendalrejo, SD N Blekatuk, SD N Tersidilor, SD N Kalikotes, SD N Megulunglor, SD N Prigelan, SD N Ngampel, MI P2A Brengkol, tingkat SMP/Mts : SMP PMB Pituruh, SMP N 40 Purworejo, SMP MBS, SMP N 20 Purworejo, sedangkan untuk tingkat SMA/SMK : SMA N 10 dua pesertas, SMK Patriot, dan SMA MBS Purworejo.


Kegiatan Karnaval dengan rute dari Alun-alun Pituruh ketimur melawati Pertigaan arah ke Karanganyar keutara sampai di petigaan  Karanganyar belok kiri dengan melawati jalan tengah sampai ke barat Kantor Pos ke timur melawati Polsek lalu menuju ke alun alun lagi.

Karnaval ini juga diikuti oleh Camat Pituruh Ibu Siti Choiryah, S,STP dan juga Kapolsek Pituruh Akp Junani Jumantoro, serta Danramil/09 Pituruh Kapten Infantri Ariyadi.

Tank dari bahan botol air mineral (ltf)

Pada Karnaval 17 Agustus 2018 ini sedikit beda, karena adanya tank tentara yang unik, tank ini mungkin biasa dilihat dari luarnya, namun bahan bakunya yang terbuat dari bekas botol air mineral ini, yang tidak berguna dimanfaatkan menjadi bahan untuk membuat tank.

"Dengan memanfaatkan limbah kita bisa mengurangi polusi lingkungan sekitar" ujarnya.

Sementara itu, "Camat Pituruh Ibu Siti Choiriyah, S,STP menuturkan baru pertama kali ikut karnaval di Pituruh, sangat mengapresiasi kepada semua peserta sudah ikut serta dalam rangka menyambut hari ulang tahun republik Indonesia ke 74, dan semoga ditahun depan lebih meriah dari tahun" jelasnya.

Dengan bertemakan Kerja Kita, Prestasi Bangsa, seperti yang dikutip dari dokumen di laman resmi Setneg, pada Kamis (12/7/2018), logo HUT ke-73 RI terinspirasi dari kata 'kerja' dan 'energi'.

Kata 'kerja' berarti adanya pergerakan/aktif, kemudian kata 'energi' berarti tenaga atau daya untuk bekerja. (ltf-njb)


 foto penyerah pemotongan tumpeng

PITURUH, (pituruhnews.com) Selama satu pekan dimulai tanggal 14/08/2018 sampai 20/08/2018,  Pemerintah Kecamatan Pituruh menyelenggarakan "Pituruh Expo dan Pesta Hiburan Rakyat Tahun 2018" dalam rangka menyambut Dirgahayu Republik Indonesia Ke-73, bertempat di Halaman Kecamatan Pituruh.

 
Produk unggulan PKK Se Kecamatan Pituruh (bay) 

Acara Expo 2018 ini resmi dibuka hari ini dengan pemotongan pita pada pukul 14.30 WIB oleh Asisten II Drs, Boedi Hardjono, selanjutnya dengan didampingi oleh Camat Pituruh Ibu Siti Choiriyah, S.STP,  Ketua Panitia bapak Muridan, Kapolsek Pituruh Akp Junani Jumantoro, Koramil/09 Pituruh diwakilkan bapak Musafir Mustofa, beliau mengunjungi stand ibu-ibu PKK di Aula PKK Kecamatan Pituruh. Dalam kunjungan tersebut beliau menyempatkan untuk memotong tumpeng dan kue yang disediakan di masing-masing stand.

 
Penampilan Tarian dari Sanggar "Pragata" Karanganyar (bay) 

Sebelum acara pemotongan pita, diawali dengan penampilan tarian Ndolalak oleh Sanggar Tari "PRAGATA" Karanganyar yang di pimpin bapak Marwoto. kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan dari pihak penyelenggara dan juga dari Bupati Purworejo. Bapak Muridan selaku ketua panitia menyampaikan bahwa acara ini diadakan sebagai sarana hiburan segar dan  murah kepada masyarakat khususnya di kecamatan Pituruh. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Bupati Purworejo , namun dalam kesempatan tersebut Bupati Purworejo berhalangan hadir sehingga diwakilkan oleh Asisten II Drs. Boedi Hardjono. Bupati Purworejo melalui perwakilannya menuturkan sangat mengapresiasi yang setinggi-tingginya terhadap penyelenggaraan event Pituruh Expo 2018 ini, yang merupakan kegiatan expo ini menjadikan ciri khas atau ikon kecamatan Pituruh dalam rangka menyambut Dirgahayu Republik Indonesia Ke-73.

 
Perwakilan Bupati saat sambutan (bay)  

"Pituruh expo merupakan media yang cukup efektif untuk memperkenalkan produk-produk unggulan usaha menengah kecil, agar dapat meningkat potensi usahanya" jelasnya

 Produk Bumdes dari Tersidilor

Selain memberikan hiburan rakyat, Pituruh Expo 2018 juga mengenalkan produk-produk lokal seperti BUMDES, UMKM, serta produk unggulan dari ibu-ibu PKK Se Kecamatan Pituruh. Dalam kesempatan ini Disdukcapil Purworejo membuka stand pelayanan dokumen kependudukan seperti pembuatan KK dan KTP secara gratis dan dapat langsung cetak.

Penutupan expo akan digelar Kesenian Wayang Kulit Dalang Ki Sunarno Aji Prabowo semalam suntuk pada tanggal 20/08/2018 dengan disayembarakan. (bay-ltf)


PITURUH ( koranpurworejo.com )-- WARGA Pituruh sering memanggil dengan sebutan singkat, Mbak Sri.  Begitu orang memanggilnya. Usianya 59 tahun. Ia tinggal , menumpang di tempat saudaranya bernama Udin , di Desa Karanganyar, RT 02. .Kecamatan Pituruh, Purworejo.  

Mbak Sri, mengalami gangguan  alat artikulasi, sehingga bicaranya tidak jelas untuk ukuran orang normal. Kakinya kecil sebelah ( invalit ) , sehingga ada gangguan jika berjalan  Namun perilakunya sopan, ramah dan santun terhadap siapapun.  Yang unik dan mencengangkan, meski dia cacat, ia pekerja pejuang hidup yang pantang untuk mengemis.  Meskipun ia hidup memprihatinkan dan  kekurangan.  Ia memilih jadi pemulung. 

Dengan memulung itulah Mbak Sri menghidupi dirinya. Diperoleh keterangan dari adiknya Yusuf Palele ( 56 th ). Bahwa Mbak Sri, memang tidak bersuami dan tidak punya anak. Ia hidup sendirian, numpang ditempat saudara.

Wartawan koranpurworejo.com  berhasil  mewawancarai Yusuf  Palele ( 56 th) adik Mbak Sri. Yang juga sama jadi pemulung.  Yusuh mengaku, Ibunya bernama Samolah (alm)  asli dari Desa Kalikotes sementara Ayahnya bernama  Daeng Palele asli Makasar. Ia tinggal di jakarta. Kedua orang tuanya sudah meninggal. Lalu, setelah keluarganya mengalami kebangkrutan,  keduanya memilih hidup di Pituruh. 

Yusuf memilih tinggal di Kalikotes asal Ibunya. Sementara Mbak Sri memilih tinggal di Desa Karanganyar, menumpang di saudaranya.
Hidup Mbak Sri sepenuhnya dari memulung barang bekas yang ia kais dari sampah toko toko.  Melihat cara jalan, dam perjuangan hidupnya, sungguh sangat memprihatinkan.

Ketika mengais Sampah plastik di  salah satu tempat di pituruh , Saat ditanya, apakah pernah mendapat perhatian dari pemerintah ? Mbak Sri mengaku belum pernah. Dengan menggelengkan kepala dan isyarat tangan. Saat ditanya kenapa tiap hari terus berkeliling memulung ?  Sri menjawab butuh makan untuk hidup. Sri mengaku tidak mau minta minta mengemis. Meski kehidupannya sangat didera derita.

Di tengah bulan Ramadhan ini, Sri juga tetap memulung untuk mencukupi kebutihan hidupnya. Keringatnya, membasahi wajah, tarikan nafasnya terengah seperti menjelaskan beban hidupnya.
Setiap Sri datang memulung Gelas  plastik bekas,  di Pangkalan salah satu ruko di Pituruh, selalu di beri Tip, meskipun awalnya Sri menolak Tapi akhirnya mau menerima setelah dijelaskan.  Berkait hasil memulung yang dilakukan Sri, diakui sebulan rata rata Rp 200 ribu, bahkan kurang.

Melihat fisik Mbak Sri diusianya yang menjelang 60 tahun, sungguh membuat iba. Terlebih ia mengaku badannya sering mulai  sakit  sakitan. 
Ditengah gembar gembornya aparatur pemerintah ingin mengentas kemiskinan. Mungkin saja Mbak Sri adalah salah satu warga Indonesia yang tercecer dari program tersebut. 

Koranpurworejo.com menemui  Sri, lalu mengangkat jadi berita, supaya Sri tidak luput dari perhatian. Terlebih di  Pituruh , juga banyak orang mampu. Mereka sudah sepantasnya berbagi dengan  kaum dhuafa , seperti Sri. Dan sudah sepantasnyalah Sri menjadi perhatian semua pihak. ( Suta ).


 
PITURUH, (pituruhnews.com) - Laporan Hasil Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak Dikecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo Tahun 2019. Kamis, 31/1.

DESA NO NAMA CALON KADES TANDA GAMBAR PEROLEHAN SUARA
1 Pangkalan 1 Maskun Padi 29


2 Ribut Riyadi Ketela 135


3 Nur Said Jagung 36
2 Kaligondang 1 Poniman Padi 175


2 Sagiri Ketela 241


3 Wagirin Jagung 103
3 Kalimati 1 Mujiyono Foto Calon 226


2 Suratno Foto Calon 254


3 Paino Foto Calon 13
4 Luwenglor 1 Rusmiyati Padi 459


2 Bunyamin Ketela 301
5 Somogede  1 Nimran Padi 140


2 Tukiman Ketela 330


3 Wagimin Jagung 269


4 Siyo Budiyono Kelapa 135
6 Tersidilor 1 Mujianto Padi 29


2 Sumedi Ketela 521


3 Ngadiso Jagung 331
7 Waru 1 Rosi Al Fitri Padi 74


2 Sudaryanto Ketela 175
8 Girigondo 1 Nur Sahid Foto Calon 645


2 Subarkah Foto Calon 615


3 Suwarto Foto Calon 412
9 Prapagkidul  1 Mahmudin Foto Calon 195


2 Kasiyem Foto Calon 254
10 Polowangi 1 Nurida umiyati Utami Foto Calon 136


2 Sairan Foto Calon 126


3 Catur Jawoto Foto Calon 9












11 Kesawen 1 Zumrotus Solichah Padi 176


2 Mohamad Wahidin Ketela 251


3 Setiyaji Jagung 40
12 Karanggetas 1 Senen Foto Calon 264


2 Wagiyono Foto Calon 278
13 Sawangan  1 Sugiri Padi 484


2 Sisum Ketela 383
14 Pekacangan  1 Dra. Istibaiyah Foto Calon 288


2 Drs. Supardjo Foto Calon 345
15 Tersidikidul 1 Rahmat Rajiyo Padi 127


2 Yanti Eko M Ketela 77
16 Blekatuk 1 Maulud Mulyono Padi 96


2 Rachmat Ari N,S.Sos.I Ketela 108
17 Kendalrejo 1 Wahyu Budiono Padi 389


2 Sutoyo Ketela 532
18 Tunjungtejo 1 Suhariyono, S.Kom Foto Calon 464


2 Endah Ratnawati Foto Calon 17
19 Sambeng 1 Baruno, S. IP Foto Calon 139


2 Dwi Pramono Foto Calon 102


3 Yudha Firmansyah Foto Calon 20
20 Keburusan  1 Amad Baderi Padi 271


2 Suroyo Ketela 359
21 Luweng Kidul  1 Muhasim Padi 291


2 Marwiyah Ketela 111
22 Megulungkidul 1 Wahyuning Rusmiati Padi 290


2 Muh Saefudin Ketela 5


3 Malik Khairul Anam, S.Pd. Jagung 680
23 Ngandagan 1 Tentrem Winarni Padi 259


2 Petrus Paulus Perasojo Ketela 78


3 ST. Subroto Jagung 15


4 Bagiono Kelapa 286


5 Sugiyono Kacang 33


















24 Semampir  1 Susanto Foto Calon 152


2 Thewut Sutejo Foto Calon 97
25 Karanganyar 1 Suyono Padi 297


2 Bambang TA Ketela 47
26 Kedungbatur  1 Alex Suryo Adi Putro Padi 46


2 Sudarti Ketela 138
27 Pepe  1 Ngadino Padi 173


2 Hari Setyoko Ketela 124
28 Kembangkuning 1 Mualip Foto Calon 18


2 Basuki Foto Calon 91


3 Supriyati Foto Calon 178
29 Megulunglor 1 Parnomo Foto Calon 265


2 Karsono Foto Calon 110


3 Haryadi Foto Calon 237
30  Dlisen Wetan  1 Rahmat Basuki Padi 228


2 Suparjo Ketela 283
31  Ngampel 1 Ardani Padi 141


2 Wahid Trisno Hadi Ketela 373


3 Tupon Jagung 526
32  Kalijering 1 Suroyo,S.Pd Padi 597


2 Kasimun Ketela 477
33  Brengkol 1 Bibit Turasmi Foto Calon 843


2 Suprapto Foto Calon 624
34  Petuguran 1 Subur Padi 119


2 Tutur Haryono Ketela 77


3 Kamim Marito Jagung 206
35 Prapaglor 1 Heti Kusnani Padi 659


2 Muhyani Ketela 557
36  Sumber 1 Triyono Foto Calon 347


2 R. Sugiyanto Foto Calon 152
37  Wonosido 1 Sutopo Padi 348


2 Pono Ketela 277


















38  Sekartejo 1 Pujiono Padi 366


2 Ismanto Ketela 42
39  Dlisenkulon 1 Sukarman Padi 171


2 Kartiningsih Ketela 43




DESA JUMLAH DPT JUMLAH HADIR JUMLAH TDK HADIR SUARA SAH SUARA TDK SAH
1 Pangkalan 241 202 39 200 2














2 Kaligondang 690 559 131 519 40














3 Kalimati 563 499 64 493 6














4 Luwenglor 960 769 191 760 9







5 Somogede  1189 881 308 874 7





















6 Tersidilor 1027 893 134 881 12














7 Waru 291 252 39 249 3







8 Girigondo 2140 1687 453 1672 15














9 Prapagkidul  543 461 82 449 12







10 Polowangi 316 276 40 271 5




























11 Kesawen 632 518 114 467 51














12 Karanggetas 718 558 160 542 16







13 Sawangan  1068 874 194 867 7







14 Pekacangan  729 646 83 633 13







15 Tersidikidul 250 206 44 204 2







16 Blekatuk 237 208 29 204 4







17 Kendalrejo 1138 932 206 921 11







18 Tunjungtejo 609 499 110 481 18







19 Sambeng 311 267 44 261 6














20 Keburusan  760 648 112 630 18







21 Luweng Kidul  622 440 182 402 38







22 Megulungkidul 1180 999 181 975 24














23 Ngandagan 807 684 123 671 13

















































24 Semampir  288 250 38 249 1







25 Karanganyar 438 344 94 342 2







26 Kedungbatur  250 189 61 184 5







27 Pepe  329 299 30 297 2







28 Kembangkuning 324 288 36 287 1














29 Megulunglor 697 622 75 612 10














30 Dlisen Wetan  560 515 45 511 4







31 Ngampel 1355 1056 299 1040 16














32 Kalijering 1530 1091 439 1074 17







33 Brengkol 1877 1494 383 1467 27







34 Petuguran 441 408 33 402 6














35 Prapaglor 1531 1233 298 1216 17







36 Sumber 577 506 71 499 7







37 Wonosido 938 634 304 625 9




























38 Sekartejo 564 419 145 408 11







39 Dlisenkulon 286 221 65 214 7












Diberdayakan oleh Blogger.