Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image Image

Alumni Muda Ganesha Buka Wawasan Siswa SMAN 1 Purworejo tentang Pilihan Masa Depan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:21 WIB Last Updated 2026-08-11T08:26:27Z

Alumni Muda Ganesha Buka Wawasan Siswa SMAN 1 Purworejo tentang Pilihan Masa Depan
PURWOREJO – Memasuki tahun terakhir di bangku SMA, siswa kelas XII mulai dihadapkan pada berbagai pilihan untuk menentukan langkah berikutnya. Ada yang bersiap melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, memasuki dunia kerja, maupun memilih jalur lain sesuai minat dan kemampuannya.


Persiapan tersebut tidak hanya membutuhkan pengetahuan akademik, tetapi juga pemahaman terhadap potensi diri dan gambaran nyata mengenai dunia profesi. Hal inilah yang menjadi perhatian Pengurus Induk Paguyuban Muda Ganesha (MG) Alumni SMA Negeri 1 Purworejo melalui Bidang Pendidikan dengan menggelar Seminar Motivasi bertajuk “Membangun Generasi Berprestasi dan Berintegritas”, Selasa (11/8/2026).


Kegiatan yang digelar di Aula SMA Negeri 1 Purworejo tersebut diikuti siswa kelas XII. Seminar berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-71 SMA Negeri 1 Purworejo tahun 2026.


Berbeda dari kegiatan motivasi yang hanya memberikan dorongan secara umum, seminar ini menghadirkan pengalaman langsung dari dua alumni yang kini menekuni bidang berbeda. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan gambaran kepada siswa bahwa perjalanan setelah lulus SMA memiliki banyak pilihan dan setiap orang dapat membangun karier melalui jalannya masing-masing.


Dua alumni yang hadir sebagai pembicara yakni Prof. Dr. Ir. Eko Setyobudi, S.Pi., M.Si., IPU (MG 1991) dari Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Ir. H. Bernat Luhur P., S.T., IPP, CMRP (MG 1989) yang merupakan praktisi pertambangan nikel sekaligus Wakil Ketua Umum Paguyuban Muda Ganesha Induk.


Dalam pemaparannya, Eko Setyobudi lebih banyak mengajak siswa untuk melihat ke dalam diri sebelum menentukan pilihan pendidikan maupun karier. Menurutnya, setiap orang memiliki kemampuan, minat, dan kekuatan yang berbeda sehingga pilihan masa depan sebaiknya tidak hanya mengikuti tren atau pengaruh lingkungan.


Mengenali potensi diri sejak dini dinilai menjadi langkah penting bagi siswa kelas XII. Dengan memahami minat dan kemampuan yang dimiliki, siswa dapat lebih mudah menentukan bidang yang ingin dikembangkan sekaligus mengetahui kemampuan apa saja yang masih perlu ditingkatkan.


Pesan tersebut menjadi penting mengingat siswa kelas XII tidak lama lagi akan meninggalkan bangku SMA dan menghadapi sejumlah keputusan besar terkait pendidikan maupun masa depan mereka.


Sementara itu, Bernat Luhur memberikan perspektif berbeda melalui pengalaman yang dimilikinya di dunia teknik dan industri pertambangan. Alumni yang memiliki latar belakang teknik mesin dari Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut memberikan gambaran mengenai dunia profesi, lingkungan kerja, bidang keahlian, hingga peluang karier di sektor industri.


Pengalaman tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk melihat dunia kerja dari sudut pandang seorang praktisi. Tidak hanya mengenai pekerjaan, tetapi juga tentang bagaimana pendidikan, kemampuan teknis, pengalaman, dan kemauan untuk terus belajar menjadi bagian dari perjalanan seseorang dalam membangun karier.


Kehadiran dua alumni dari bidang berbeda sekaligus memperlihatkan kepada para siswa bahwa tidak ada satu jalur tunggal menuju keberhasilan. Pilihan pendidikan dan profesi sangat luas dan dapat disesuaikan dengan kemampuan serta ketertarikan masing-masing individu.


Siswa Terlibat dalam Diskusi


Suasana seminar tidak berlangsung satu arah. Setelah mendapatkan materi dari kedua narasumber, siswa diberi kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi secara langsung.


Sejumlah siswa memanfaatkan sesi tersebut untuk menggali pengalaman para alumni, mulai dari perjalanan pendidikan, pengembangan potensi diri, pilihan profesi, hingga tantangan yang dihadapi ketika memasuki dunia kerja.


Interaksi semakin cair ketika panitia mengadakan kuis dan pembagian doorprize. Sesi tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga membuat suasana kegiatan lebih dekat antara siswa dengan para narasumber.


Dengan pola tersebut, siswa tidak hanya menjadi peserta yang mendengarkan materi, tetapi ikut terlibat dalam percakapan dan mendapatkan kesempatan untuk belajar dari pengalaman nyata para alumni.


Alumni dan Sekolah Bangun Ruang Berbagi


Seminar tersebut juga menjadi salah satu bentuk kepedulian alumni terhadap almamater. Paguyuban Muda Ganesha tidak hanya menjadi wadah untuk menjaga hubungan antarlulusan, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi kepada sekolah dan siswa.


Moderator seminar, Dr. Nikmah Nurbaity, S.Pd., M.Pd.BI (MG 1986), yang merupakan pengurus Paguyuban Muda Ganesha Induk Bidang Pendidikan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari bentuk bakti alumni kepada almamater.


“Kegiatan ini merupakan salah satu wujud bakti para alumni kepada almamater. Ke depan, Paguyuban Muda Ganesha Induk Bidang Pendidikan akan terus menghadirkan alumni-alumni dengan berbagai latar belakang untuk berbagi ilmu, pengalaman, dan inspirasi kepada adik-adik siswa,” jelas Nikmah.


Menurutnya, pengalaman para alumni dapat menjadi tambahan wawasan bagi siswa karena mereka pernah berada di posisi yang sama sebagai pelajar SMA Negeri 1 Purworejo.


Sementara itu, kegiatan dipandu oleh Mastri Imammusadin, S.H. (MG 2020) selaku pembawa acara sekaligus pengurus Paguyuban Muda Ganesha Induk Bidang Organisasi.


Seminar motivasi tersebut merupakan bagian dari program kerja Pengurus Induk Paguyuban Muda Ganesha melalui Bidang Pendidikan. Kegiatan sekaligus menjadi rangkaian peringatan HUT ke-71 SMA Negeri 1 Purworejo.


Melalui program semacam ini, hubungan antara alumni dan sekolah diharapkan tidak hanya terjaga dalam bentuk silaturahmi, tetapi juga berkembang menjadi kerja sama yang memberikan manfaat langsung bagi siswa.


Tidak Hanya Mengejar Prestasi


Tema “Membangun Generasi Berprestasi dan Berintegritas” menjadi penekanan penting dalam kegiatan tersebut. Siswa didorong untuk memiliki cita-cita dan berusaha meraih prestasi, namun pencapaian tersebut tetap harus dibarengi dengan karakter dan integritas.


Prestasi akademik maupun nonakademik menjadi modal penting. Namun, kemampuan untuk bertanggung jawab, jujur, disiplin, mau belajar, serta mampu menjaga kepercayaan juga menjadi bekal yang tidak kalah penting ketika seseorang memasuki dunia pendidikan tinggi maupun dunia kerja.


Pesan yang dibawa dalam seminar tersebut pada akhirnya tidak hanya berkaitan dengan pertanyaan tentang profesi apa yang ingin dijalani setelah lulus. Para siswa juga diajak memikirkan pribadi seperti apa yang ingin mereka bangun di masa depan.


Melalui pengalaman yang dibagikan para alumni, siswa kelas XII diharapkan semakin percaya diri dalam menentukan langkah setelah lulus. Mereka juga diharapkan tidak mudah membandingkan perjalanan dirinya dengan orang lain karena setiap individu memiliki potensi dan proses yang berbeda.


Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata keterlibatan alumni dalam memberikan manfaat kepada generasi penerus almamater. Dengan semakin banyak alumni yang berbagi pengalaman dari berbagai bidang, siswa diharapkan memiliki wawasan yang lebih luas dalam melihat pilihan pendidikan, profesi, maupun kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan di SMA Negeri 1 Purworejo.

×
Berita Terbaru Update