PREMBUN, (pituruhnews.com) - PN (61th) warga Desa Brengkol, Kecamatan Pituruh, Purworejo seorang pencari belut ditemukan meninggal di persawahan, Senin pagi, 24/02/2020.

Dilansir media online KebumenUpdate.com bahwa peristiwa terjadi sekira pukul 10.30 WIB, di pinggir sawah Desa Sidogede, Kecamatan Prembun, Kebumen.

Diungkapkan , salah seorang saksi Eko (35th) warga setempat mengaku sempat menolong korban saat kejang di tengah sawah. Saat itu Eko sedang berjalan kaki menuju lahan persawahan miliknya sekira pukul 08.30 WIB.

Korban kala itu sempat mengungkapkan sedang sakit, lalu oleh saksi ditepikan. Setelah kondisi membaik, Eko meninggalkan korban.

Namun sekira pukul 10.30 WIB, korban ditemukan oleh warga dalam posisi terlentang dan sudah meninggal dunia. Selanjutnya peristiwa ini dilaporkan ke Polsek Prembun. Polsek Prembun dan tim Inafis Polres Kebumen yang datang ke lokasi, segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memasang garis polisi.

“Dari hasil olah TKP, kami tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau tanda yang mengarah ke tindak pidana. Kuat dugaan, korban meninggal karena sakit yang dideritanya,” kata Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat dimintai dikonfirmasi.

Pernyataan polisi diperkuat oleh keterangan tim medis Puskesmas Prembun yang juga datang ke lokasi. Hasil pemeriksaan tim medis pada tubuh korban tidak ditemukan tanda penganiayaan. Jasad korban telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman. (ndo)

SAWANGAN, (pituruhnews.com) - Selama ini pelepah pohon pisang identik dengan sampah. Umumnya, setelah diambil pisangnya maka akan dibiarkan membusuk dan mengering begitu saja kemudian akan dibakar atau dibuang begitu saja. Namun di tangan Muhammad Lukman Hakim (40), seorang guru ngaji asal Desa Sawangan, Kecamatan Pituruh, pelepah pohon pisang kering justru bisa menjadi bahan karya seni bernilai tinggi. Pelepah pisang kering dikreasikan menjadi aneka ragam lukisan yang cukup menarik bernilai ratusan ribu rupiah. Lukisan berbahan pelepah pohon pisang kering itu dituangkan di atas 'kanvas' berbahan triplek atau kardus.

Awal mula Lukman terjun di dunia lukis ini sekitar bulan Agustus 2019, ia menceritakan sejak dulu memang suka melukis, sebelum melukis dengan pelepah pisang ia melukis dengan cat air. Saat melihat pelepah pisang kering di sekitar rumahnya, Lukman mendapatkan inspirasi untuk menggunakan pelepah tersebut sebagai bahan lukisannya. Lukman memang berkeinginan mempunyai usaha yang tidak banyak biayanya. Adapun bahan lain  yang digunakan untuk membuat lukisan pelepah pisang ini yakni lem kayu dan pernis.
proses lukman saat melukis di papan triplek berbahan pelepah pisang
Proses pembuatan lukisan ini cukup sederhana, dimulai dengan mengambil pelepah pisang kering dari pohon kemudian dicuci dan dikeringkan. Setelah kering pelepah pisang ini dikupas sampai tipis, setelah tipis sudah halus baliknya selanjutnya membuat sketsa diatas papan triplek sesuai dengan ukuran yang di butuhkan. Pelepah kering ini digunting dan ditempelkan di papan triplek. Untuk membuat satu lukisan dibutuhkan waktu kurang lebih selama 2 minggu.

"Untuk kesulitan pembuatannya lukisan ini yakni dalam mencocokkan corak warna yang dibutuhkan, mencari sambungan warna harus sesuai dengan yang diinginkan dengan bisa dilihat seperti gambar pohon", katanya.
lukman saat melukis di papan triplek berbahan pelepah pisang
Saat ini pemasaran masih sebatas media sosial whatsapp, namun pemasarannya sudah sampai Kota Purworejo, Kebumen, Jawa Timur bahkan sampai Luar Jawa. Satu lukisan pelepah pisang ini dibanderol mulai harga 300 ribu sampai 500 ribu rupiah tergantung ukuran dan tingkat kesulitan. Hasil karya Lukman  selama kurang lebih lima bulan ini sudah ada sekitar 20 lukisan.

"Melalui media lukis berbahan pelepah pisang ini, saya berpikir bahwa semua yang ada didunia ini ada manfaatnya. Maka, dari itu saya memanfaatkan apa yang ada dilingkungan saya untuk dijadikan lukisan, karena  pelepah pisang corak bagus-bagus untuk dijadikan suatu karya lukis. Lalu saya berinisiatif untuk mengisi waktu luang disela-sela mengajar ngaji membuat karya lukis dengan bahan pelepah pisang. " imbuhnya.

"Mudah-mudahan dengan lukisan berbahan pelepah pisang ini dapat menambah rejeki buat saya sekeluarga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. " pungkasnya.

Reporter : Riphai
Penulis : Luhfi
Editor : Bayun
Advertisement

BUTUH, (pituruhnews.com) - Kwaran Ranting Kecamatan Butuh mengadakan Kegiatan  Pesta Siaga Tahun 2020, di Lapangan Siaren, Desa Lubangsampang, Kecamatan Butuh, Purworejo, Sabtu, 22/02/2020.

Pesta Siaga Kwaran Ranting Butuh ini bertujuan dalam rangka persiapan mengikuti Pesta Siaga Tingkat Cabang Purworejo yang akan diadakan pada 6 sampai 7 Maret 2020 di Kwartir Ranting Grabag.

Peserta yang akan dipilih dan dikirim tingkat kwarcab ini sebanyak 4 regu, yaitu  2 regu siaga putra dan 2 regu putri.
peserta pesta siaga
Pesta Siaga Kwartir Ranting Butuh ini diikuti sebanyak 36 pangkalan gugus depan yang terbagi  32 sekolah dasar (SD) dan 4 madrasah ibtidaiyah (MI), dengan jumlah peserta keseluruhan sebanyak 144 pramuka siaga baik putra dan putri.

Turut hadir dalam pesta siaga ini Camat Butuh Bunda Gelis Utami sebagai inspektur upacara, serta Waka Kwarcab Purworejo Soekoso, DM, unsur mabiran, penggalang dan pembina gudep seluruh kecamatan Butuh.

Dikatakan, Ketua Penyelenggara Eko Kartiyah bahwa pesta siaga kwaran ranting butuh ini diikuti sebanyak 36 gugus depan masing-masing satu barung putra dan putri, dengan sebanyak 72 barung sekecamatan Butuh.

Tujuan kegiatan pesta siaga ini merupakan sebagai langkah awal persiapan untuk mencari duta dari Kwaran Butuh untuk mengikuti kegiatan Pesta Siaga tingkat Kwarcab yang akan dilaksanakan pada tanggal 6 dan 7 Maret  2020 di Kwaran Grabag.

"Pesta Siaga ini diharapkan dapat membentuk karakter generasi yang mandiri, disiplin dan bertanggung jawab. " ucapnya.

"Semoga ini kegiatan ini masih tetap bisa berlangsung sebagai kegiatan agenda rutin dan kita bisa menghasilkan duta duta yang nantinya bisa berbicara ditingkat kwarcab. " imbuhnya.
unsur mabiran dan kwaran kecamatan Butuh
Pesta Siaga Kwaran Ranting Butuh dimenangkan untuk kategori Barung Tergiat Putra diperoleh juara I Gudep SDN Andong, juara II Gudep MI Lubangindangan dan juara III Gudep SDN Kedungagung.

Sedangkan untuk Barung Tergiat Putri diperoleh Gudep SDN Ketug, Gudep SDN Andong, dan Gudep SDN Dlangu. Kategori Pendirian Tenda diperoleh Gudep SDN Sruwohrejo, Gudep SDN Lugurejo, Gudep SDN Lugu. Untuk Kategori Karnaval diperoleh Gudep SDN Andong, Gudep SDN Kaliwatu, Gudep SDN Lugu. Pemenang pesta siaga putra yaitu Gudep SD N Andong, Mi Lubangindangan, Sd N Kedungagung, dan untuk putri SD N Ketug, SD N Andong, SDN Dlangu.
foto pemenang
Camat Butuh Bunda Gelis Utami menambahkan bahwa sangat mengapresiasi kegiatan pesta siaga kwaran Butuh. Mesti sempat diguyur hujan antusias peserta sangat tinggi.

"Selain kegiatan pesta siaga digelar, kita juga mengadakan doa bersama atas tragedi SMP N 1 Turi Kabupaten Sleman mudah-mudah tidak membuat trauma yang berkepanjangan, jika akan mengadakan suatu agenda hendaknya dipertimbangkan secara matang. " ucapnya.

"Walaupun saya baru pertama dikecamatan Butuh, diharapkan pelaksanaan tahun ini lebih baik dari tahun kemarin dan untuk pelaksanaan akan datang semoga lebih baik dari tahun ini. " tambah Gelis.

"Semoga dengan adanya kegiatan pesta siaga ini, nantinya baik penggalang, penegak dan pandega menjadi pramuka yang lebih handal, lebih peduli terhadap sesama, tidak hanya generasi handphone yang sedang viral saat ini. Supaya lebih bijak dalam menggunakan gadget. " pungkasnya.

Reporter : Purnomo
Editor : Luthfi

PURWOREJO, (pituruhnews.com) - Suatu organisasi seperti koperasi harus mampu beradaptasi dengan lingkungannya. Jika tidak maka akan tergilas oleh adanya perubahan lingkungan. Koperasi era revolusi industri 4.0 juga mangharuskan koperasi untuk dapat beradaptasi dan bertransformasi dalam menghadapi lingkungan yang senantiasa dinamis tersebut.

Hal itu dikatakan Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Serba Usaha (KSU) Mikat Al Khidmah yang dikelola PCNU Kabupaten Purworejo, Sabtu (22/02/2020). Turut mendampingi Kabag Kesra Drs H Fatkhurrohman MM, Kabag Humas dan Protokol Rita Purnama SSTP MM dan Camat Purworejo Sudaryono Ssos.

Bupati melanjutkan, langkah awal yang perlu dilakukan dalam transformasi koperasi adalah membangun karakter kreatif dan inovatif bagi insan penggerak koperasi. Kreatifitas mengharuskan insan koperasi dapat berpikir berbeda dibandingkan insan yang lain, sedangkan inovatif mengharuskan insan koperasi dapat bertindak berbeda dengan insan yang lain. 
rapat 
"Dengan insan yang kreatif dan inovatif akan dapat lebih cepat beradaptasi dengan lingkungannya. Dengan berbagai upaya dan dukungan semua pihak, eksistensi koperasi akan semakin kokoh sebagai pilar ekonomi kerakyatan di negeri," katanya.

Menurutnya, keberhasilan koperasi bukan hanya ditentukan oleh pengurus, namun sangat ditentukan oleh peran aktif dari masing-masing anggota. 

"Pengurus koperasi harus dapat melakukan terobosan baru untuk menambah produk-produk layanan yang sudah ada, baik bersifat komersial maupun bentuk-bentuk layanan yang bersifat sosial," ujarnya.
tamu undangan
Bupati menambahkan, Nahdlatul Ulama (NU) telah banyak memberikan sumbangsih dalam berbagai bidang kepada bangsa ini. 

"Terutama dalam membangun SDM Islami melalui bidang pendidikan, dimana kita bisa melihat bagaimana pondok-pondok pesantren," tuturnya.

Selain itu, NU juga berperan dalam meningkatkan pemberdayaan dan kesejahteraan umat, termasuk melalui koperasi-koperasi yang didirikan di berbagai tempat. Termasuk KSU Mikat Al Khidmah yang dikelola PCNU Kabupaten Purworejo ini. 

"Modal sebesar 28,5 miliar yang saat ini dimiliki oleh KSU Mikat Al Khidmah sungguh luar biasa besar. Mungkin kedepan dapat memberikan pinjaman untuk ibadah umroh. Saya rasa ini terobosan yang cukup baik dilakukan.  Saya yakin, kebersamaan akan meneguhkan semangat untuk membangun NU dan seluruh anggotanya agar dapat hidup sejahtera," imbuh Bupati.
sambutan bupati Purworejo
Sementara itu, Manager KSU Mikat Al Khidmah Ardian irfansya, SE mengatakan bahwa rapat tahunan tutup buku tahun 2019 KSU Mikat Al Khidmah, merupakan  pertanggungjawaban resmi sesuai dengan undang-undang semua koperasi harus mengadakan rapat anggota tahunan.

KSU Mikat Al Khidmah berdiri sejak tahun 2008 higga sampai saat ini sudah berusia 12 tahun, dengan anggota mencapai kurang lebih 2720 anggota.

"Saya berharap untuk semua anggota KSU Mikat Al Khidmah kedepan kepada anggota untuk lebih aktif terhadap simpanan pokok, wajib, sukarela, ataupun pembiayaannya. " ucapnya.

"Bagi  warga masyarakat Nahdlatul Ulama, diharapkan usegera bergabung dengan koperasi kami, karena koperasi kami merupakan lembaga resmi di bawah naungan Nahdlatul Ulama PCNU kabupaten Purworejo. " tambah Ardian.
pengurus KSU Mikat Al Khidmah
Rapat tahunan tutup buku tahun 2019 ini sekaligus reorganisasi pengurus KSU Mikat Al Khidmah, karena di setiap AD/ART dilaksanakan setiap  3 tahun sekali.

"Reorganisasi kali ini merupakan yang kelima sejak didirikannya KSU Mikat Al Khidmah. " imbuhnya.

"Pemilihan ketua pengurus KSU Mikat Al Khidmah dilaksanakan secara aklamasi yang terpilih H. Slamet Widodo, SE beliau merupakan wakil ketua KSU Mikat Al Khidmah tahun kemarin. " pungkasnya.

PURWOREJO, (pituruhnews.com) - Komando Distrik Militer (Kodim) 0708 Purworejo mendukung Bawaslu Purworejo dengan bersinergi bersama mengawal tahapan Pilkada tahun 2020. Sinergitas itu dilaksanakan hingga jajaran tingkat desa dengan memetakan potensi pelanggaran terutama politik uang.

Hal itu disampaikan Komandan Kodim Letkol INF Muchlis Gasim S.H., M.Si pada sosialisasi persiapan di Gedung Sudirman Kodim 0708 Purworejo. Sosialisasi diikuti oleh 110 anggota TNI dan 16 Komando Rayon Militer (Koramil) di 16 kecamatan Se Kabupaten Purworejo.
foto bersama
M Gasim menyatakan TNI netral pada Pilkada tahun 2020 ini dan menjaga keamanan sampai tingkat desa."Netralitas TNI pada Pilkada merupakan harga mati seperti halnya menjaga NKRI," kata Gasim dihadapan anggota TNI dan Koramil pada Jumat (21/2).

Koordinator Divisi Pengawasan Anik Ratnawati, SPd mengatakan Bawaslu juga akan bersinergi dengan TNI hingga semua level. "Sinergitas Bawaslu  bertujuan untuk mengantisipasi berbagai jenis pelanggaran," katanya.

Ketika memberikan materi Anik mengatakan jajaran Koramil dapat bekerjasama dengan Panwaslu Kecamatan untuk mengawasi tahapan Pilkada. "Potensi pelanggaran pasti terjadi sehingga perlu antisipati bersama," katanya.

Beberapa potensi pelanggaran antara lain politik uang. Pada pemilu kemarin, jelas Anik terjadi politik uang maka pada Pilkada tahun ini perlu diantisipasi.
penyampaian anik
Dalam waktu dekat kata Anik, sinergitas dan koordinasi yang akan dilakukan yakni persiapan pengawasan verifikasi faktual dukungan calon perseorangan dan pemutakhiran data pemilih.

Kepada anggota TNI, Anik berpesan untuk mencermati daftar nama mereka apakah tercantum disyarat dukungan bakal calon perseorangan atau tidak. "Hal itu juga menjadi bagian dari netralitas TNI dalam mendukung PIlkada tahun 2020," kata Anik.

Ketua Bawaslu Purworejo Nur Kholiq SH SThI MKn, menyampaikan terimakasih kepada Kodim 0708 atas sinergitas yang telah terjalin selama Pemilu 2019. "Harapannya pada Pilkada tahun 2020 ini dapat ditingkat bersama untuk mewujudakan hasil pemilihan yang berintegritas dan bermartabat," kata Kholiq. (hms)

PURWOREJO, (pituruhnews.com) - Ribuan Syekher Mania dan masyarakat Purworejo penuhi Alun-alun Purworejo sebelah utara sembari bersholawat bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf, Senin (17/2/2020).

Meski sempat diguyur hujan, tak menyurutkan semangat ribuan syekher mania bersholawat bersama Habib Syech. Pengajian akbar dan sholawat bersama Habib Syeh itu, digelar dalam rangka mengisi hari jadi kabupaten Purworejo ke 189.
sambutan bupati
Bupati Purworejo, Agus Bastian, dihadapan ribuan syekhermania mengatakan, kegiatan Purworejo Bersholawat bukan kali pertama digelar, namun sudah beberapa kali. Meski demikian gelaran Purworejo Bersholawat kali ini dianggap spesial karena karena bertepatan dengan Peringatan hari jadi Purworejo ke 189.

Menurutnya, Purworejo merupakan daerah yang lekat dengan kehidupan masyarakatnya yang religius. Sehingga bersholawat menjadi sesuatu yang sangat dekat dengan keseharian masyarakat Kabupaten Purworejo.

Bersholawat merupakan wujud kecintaan kepada junjungan Nabi Besar Muhammad Sholallahu ‘alaihi Wassalam, sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur kita kepada Allah Subhanahu Wata’ala. 

"Dengan bersholawat sekaligus kita memanjatkan doa agar selalu diberikan kekuatan lahir batin dalam mengarungi kehidupan ke depan untuk lebih baik lagi," kata Bupati. 
lantunan sholawat dari habib syech
Disampaikan, dzikir dan sholawat yang secara rutin dilaksanakan memberikan arti dan nilai mulia secara pribadi maupun kepada seluruh masyarakat. Dengan dzikir akan mampu menggerakkan hati dan memberikan dorongan yang kuat untuk meresapi keagungan Allah, sehingga bisa lebih meningkatkan iman dan ketakwaan.

"Selain sebagai sarana efektif untuk mendekatkan diri serta meningkatkan derajat keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, kegiatan ini juga dapat memperlancar komunikasi dalam silaturrahmi yang semakin erat antara berbagai komponen dan potensi umat Islam," imbuhnya.

Habib Syeh Bin Abdul Qodir Assegaf, menyampaikan ucapan selamat milad ke 189 kabupaten Purworejo, Habib juga mendoakan Purworejo senantiasa dijauhkan dari bencana, dan diberikan kemakmuran, kesejahteraan serta terkabul seluruh keinginan masyarakatnya. (lt-bay)

PURWOREJO, (pituruhnews.com) - Para pegiat media sosial (Medsos) di Kabupaten Purworejo diminta untuk andil dalam menangkal berita-berita bohong atau hoax, khususnya informasi yang berkaitan dengan pembangunan daerah. Sebaliknya, peran komunitas Medsos serta komunitas-komunitas lain diharapkan mampu turut menyebarluaskan informasi-informasi positif terkait program atau pembangunan daerah.

Hal itu disampaikan Bupati Purworejo H. Agus Bastian, SE, MM saat memberikan sambutan dalam acara Forum Komunikasi Dengar Aspirasi Publik atau Critical Voice Point (CVP) bertajuk “Membangun Purworejo Tanpa Hoax” yang berlangsung di Halaman Ruang Kasepuhan Komplek Rumah Dinas Bupati Purworejo, Minggu (16/2) malam. Berbeda dari CVP biasanya, kali ini acara dikemas santai dengan konsep Ngopi Bareng Bupati.

Selain pegiat Medsos, acara juga diikuti sejumlah wartawan, penyiar radio, dan komunitas lain.

“Sehebat apapun pembangunan yang kita lakukan tidak ada gunanya jika komunikasi dan informasi kita tidak baik. Betapa pentingnya informasi yang disampaikan kepada masyarakat,” ungkap Bupati.
sambutan Bupati
Menurutnya, informasi kepada masyarakat menjadi tanggung jawab bersama. Bukan hanya bupati, wakil, atau unsur birokrasi di pemerintahan.

“Marilah Purworejo ini kita jaga agar tidak dirusak dengan informasi-informasi hoax. Mari pembangunan kita lindungi dengan informasi-informasi yang baik,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Pituruh Yudhie Agung Prihatno menyampaikan bahwa kecamatan Pituruh telah mempunyai media informasi tersendiri berupa Media Online Pituruh News yang selama ini telah menjadi sumber informasi akurat bagi masyarakat, serta telah menjadi media sebagaimana harapan bupati purworejo, bapak H. Agus Bastian, SE, MM yaitu media yang memuat berita berdasarkan data dan fakta serta bersifat positif. 

"Mari kita dukung dan manfaatkan pituruh news sebagai sumber berita primer di Kecamatan Pituruh" pungkasnya.

Reporter : Lutfi
Editor : Bayun

PITURUH, (pituruhnews.com) - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Pituruh pada  Sabtu, (15/02/20) pukul 16.30 WIB mengakibatkan beberapa daerah mengalami bencana alam.

Pada pukul 17.00 WIB debit air kali di Desa Pamriyan meningkat, mengakibatkan kali Desa Sawangan juga mengalami kenaikan debit air sehingga air meluap ke lingkungan warga sekitar. 

Minggu pagi, (16/02/20) Media Online Pituruh mendapatkan kabar bahwa pada pukul 06.00 WIB telah terjadi longsor minor di tebing bahu jalan di Dusun Kesodan RT 008/004, Desa Pamriyan. Kejadian tersebut  diperkirakan terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, Sabtu sore, (15/02/20). Akibat longsor ini menyebabkan sebagian jalan poros Desa Pamriyan - Kemranggen Kecamatan Bruno tertimbun longosr. Namun akibat longsoran ini jalan masih bisa di lalui kendaraan roda dua, dan tidak ada korban jiwa atau pun kerusakan rumah warga.
lokasi longsor
Informasi yang dihimpun Pituruh News bahwa lokasi longsor cukup jauh dari pemukim. Pada Minggu pagi, warga sekitar melakukan penanganan mandiri secara gotong royong membersihkan bahu jalan yang tertimpa longsoran. Selain di Pamriyan, longsor juga terjadi di Desa Wonosido dengan jumlah 6 titik lokasi yaitu Rt 01, Rt 02, RT 03 (2 ttk), Rt 6, dan Rt 07 Desa Wonosido.

Kejadian di Desa Wonosido tidak ada korban jiwa dan hanya ada sedikit bagian rumah warga yang tertimpa longsor, namun tidak menimbulkan kerusakan.
kerja bakti warga
Diungkapkan, Camat Pituruh Yudhie Agung Prihatno bahwa kejadian longsor dibeberapa titik, yaitu desa Pamriyan dan Wonosido kecamatan Pituruh.

Ia menghimbau kepada warga masyrakat kecamatan Pituruh khususnya didaerah rawan longsor, bahwa curah hujan masih ekstrim, warga diminta senantiasa waspada terhadap potensi bencana yang ada.
lokasi longsor
"Saya sangat berterimakasih atas informasi, selalu berkoordinasi dan penanganan secara gotong royong oleh pemerintah desa dan warga, " jelas Yudhie.

"Dengan adanya peristiwa ini, saya berharap sekecil apapun informasi tentang perkiraan ataupun kejadian bencana segera dikoordinasikan bersama pemerintah kecamatan dan BPBD Kabupaten Purworejo." pungkasnya. (lt-bay)


KEMIRI, (pituruhnews.com) -Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kemiri, mengadakan kegiatan Pembinaan Mualaf di wilayah kecamatan Kemiri pada hari Kamis, 13/02/2020 di Aula KUA Kecamatan Kemiri.

Pembinaan ini diikuti sebanyak 13 orang Mualaf di wilayah kecamatan Kemiri, dengan mendatangkan narasumber Zulfah Kirom dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo dan KH. Daldiri dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Purworejo.
pemaparan materi
Diungkapkan, Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Kemiri Ika Damayanti bahwa kegiatan ini merupakan sebagai pelaksana Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor 298 tahun 2017.

Oleh karena itu, penyuluh agama Islam kecamatan Kemiri mengagendakan beberapa penyuluhan kepada beberapa elemen masyarakat salah satunya pembinaan kepada para Mualaf diwilayah kecamatan Kemiri.

"Selain pembinaan pada para mualaf, Penyuluh Agama Islam juga memberikan pembinaan kepada dua majelis ta'lim binaan di masing-masing wilayahnya, " ucap Ika.
pembinaan mualaf
Zulfah Kirom, narasumber mengatakan bahwa Purworejo ini memiliki Mualaf Centre yang merupakan wadah bagi para Mualaf se-kabupaten Purworejo.

"Baznaz kabupaten Purworejo juga sangat memperhatikan para Mualaf ini, kenapa? karena mereka bagian dari salah satu obyek golongan yang berhak menerima Zakat. " ucap Zulfah.

"Melalui ini, sudah saatnya kita para Penyuluh secara umum mengayomi dan siap menjadi konsultan keagamaan bagi para mualaf tersebut. " imbuhnya.

Sementara itu, Much Sirodjudin Zuhri Kepala KUA Kecamatan Kemiri menambahkan bahwa mereka (para mualaf) adalah orang-orang yang sangat beruntung. Atas Nikmat, Hidayah, Taufiq dan Inayah dari Allah SWT.

"Adanya pembinaan ini diharapkan para mualaf senantiasa menebarkan kedamaian dan mengedepankan misi Islam yang Rohmatal lil'alamin." pungkasnya. (lt)

PURWOREJO, (pituruhnews.com)  - Dalam sambutan di acara HPN  ( Hari Pers Nasional )  Bupati Purworejo Agus Bastian mengaku tidak akan pernah  alergi terhadap kritik karena akan dijadikannya sebagai bahan instrospeksi. Dirinya juga sering di buly dan di olok - olok namun semua itu sudah ia maafkannya ,ia sampaikan di depan para tamu yang hadir dalam acara HPN di Aula Hotel Ganesha Purworejo pada Rabu  Malam, (12 /02/2020).

Hadir juga dalam acara tersebut Kapolres Purworejo AKBP Rizal Marito, Dandim 0708 Letkol Inf Muchlis Gasim SH, M ,Si. , Wakil Ketua DPRD  Yophy Prabowo SH,  dan Frans Suharmaji SE,MM , Pimpinan BUMD , Forkopida  dan Tokoh masyarakat. Dikatakan oleh Bupati H. Agus Bastian bahwa dirinya melihat Pewarta makin solid dan kompak
penyerahan penghargaan
"Pemda ingin selalu memfasilitasi media dengan adanya Pers Room dengan fasilitasnya. Saya juga berharap pers makin mantap berkualitas dan menjunjung integritas," ungkapnya.

Menurutnya, pers yang melakukan kegiatan jurnalistik memiliki peran yang penting dalam memberikan informasi pada masyarakat sesuai tema yang sejalan dengan tujuan Pemda yakni satu desa satu produk yang mengangkat kearifan lokal.

"Pers juga memiliki fungsi kontrol dan diharapkan dapat menjaga kondusifitas," jelasnya.
penyerahan tumpeng bupati untuk ketua pawarta purworejo
Menjelang akhir jabatannya Bupati  mengucapkan rasa terimakasih pada pers Purworejo yang banyak berkontribusi  pada pemerintah.

Ketua panitia Marni Utamining
mengungkapkan, dalam rangka peringatan HPN kali ini, Pewarta  Purworejo telah melakukan baksos berupa foging dan lavarsida di Kecamatan Bener serta MTs Negeri 2 Bener.

Para pewarta juga memberikan bantuan sarana ibadah di Masjid Nurul Huda, Kampung Brengkelan, Kelurahan Purworejo.
Selain itu, ujar Marni, pewarta juga mengadakan anjangsana kepada keluarga almarhum Syaeful Anwar Zein, wartawan Harian Berita Yudha, sebagai ucapan terima kasih atas jasa yang telah diberikan bagi dunia pers.
santunan anak yatim
Resepsi HPN kali ini juga menampilkan Kilas Balik Perjalanan dan Perkembangan Pers Indonesia oleh wartawan senior Atas Sampurno Danusubroto yang merunut sejarah diperingatinya HPN.

Saat era reformasi, lanjut Atas, selain PWI banyak organisasi wartawan di Indonesia, termasuk di Purworejo.

"Karena banyaknya organisasi wartawan di Purworejo berdiri Pewarta Puroworejo," lanjutnya.

Dalam kesempatan itu Pewarta menyerahkan santunan kepada enam anak yatim yang diserahkan oleh Ketua Pewarta Edi Suryana.

Panitia juga memberikan
Penghargaan atas dedikasi seumur hidup kepada wartawan dan budayawan Atas Danusubroto. Penghargaan diserahkan oleh Bupati Purworejo.

Acara diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati yang diserahkan kepada ketua panitia dan ketua pewarta Purworejo. (lt-by)
Advertisement

PITURUH, (pituruhnews.com)SMK Patriot Pituruh bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Purworejo (BPBD) menggelar kegiatan Latihan dan Simulasi Penanggulangan Bencana selama tiga hari mulai tanggal 10 Februari - 12 Februari 2020.

Selain, bekerjasama dengan itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Purworejo (BPBD), SMK Patriot Pituruh juga menggandeng PMI Purworejo. 
penyelamatan korban simulasi bencana
Wilayah Kecamatan Pituruh merupakan salah satu wilayah di kabupaten Purworejo yang rawan terjadi bencana alam, khususnya tanah longsor. Hal ini didasari olek letak geografis Kecamatan pituruh yang sebagian wilayahnya adalah daerah dataran tinggi atau pegunungan.

Acara ini dibuka oleh Kepala SMK Patriot Pituruh yang di hadiri olek Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purworejo, Drs. Sutrisno M.Si, Perwakilan dari PMI Purworejo, serta para pembina dari SMK Patriot Pituruh.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purworejo, Drs. Sutrisno M.Si mengatakan sangat mendukung atas adanya kegiatan seperti ini,  apalagi untuk daerah di Kecamatan Pituruh yang merupakan daerah paling barat di Kabupaten Purworejo merupakan daerah rawan bencana terutama longsor.

"Wilayah kecamatan Pituruh belum ada tim SAR sehingga kegiatan pelatihan dan simulasi ini sangat bermanfaat khususnya di kecamatan Pituruh untuk kedepannya. " ucapnya.
pemaparan materi siswa
H. Haryoto, M.Pd Kepala Sekolah SMK Patriot Pituruh menambahkan pelaksanaan pelatihan penanggulangan bencana alam dengan tujuan agar siswa mempunyai kesiapsiagaan dalam menghadapi terjadinya bencana alam Daerah Pituruh.

"Kegiatan ini diharapan dapat menjadikan salah satu pengabdian dunia pendidikan pada masyarakat. " ucapnya.

Ia menambahkan bahwa tujuan dari Latihan Penanggulangan Bencana Alam ini untuk meningkatkan kemampuan siswa ketika menghadapi bencana. Mengharap agar dengan adanya latihan ini dapat meningkatkan koordinasi, komunikasi,dan sinergitas antar seluruh unsur yang terkait dalam penanggulangan bencana alam.
simulasi
Sementara itu, Arif Sastwolangi, S.Pd Waka Kesiswaan SMK Patriot Pituruh juga mengatakan bahwa latihan ini dilaksanakan selama tiga hari dan dibagi menjadi dua tahap.

"Tahap pertama dilaksanakan selama satu hari dengan materi pembekalan teori, untuk tahap kedua selama dua hari berupa praktek dan simulasi bencana, " jelas Arif.

"Peserta yang mengikuti latihan ini sebanyak 30 siswa, peserta nantinya akan dijadikan im inti dalam  penanggulangan bencana dari SMK Patriot Pituruh. Dengan tema Tanggap, Tangguh, Tangkas." pungkasnya. (lut)

KUTOARJO, (pituruhnews.com) - Dalam rangka mengenalkan peserta didik ke Dunia Industri, SMK Institut Indonesia Kutoarjo memberangkatkan 330 peserta didik  kelas XI untuk melaksanakan Kunjungan Industri.

Diungkapkan, Kepala Sekolah SMK Institut Indonesia Kutoarjo Amat Rosidi bahwa pemberangkat dilaksanakan tiga gelombang yaitu 03 Februari sampai 05 Februari 2020 gelombang pertama, untuk gelombang kedua 04 Februari sampai 06 Februari 2020. Sedangkan gelombang ketiga akan dilaksanakan pada bulan Maret 2020 untuk jurusan TSM.
penyerahan penghargaan oleh PT Suzuki kepada SMK Institut Indonesia Kutoarjo
Ia menambahkan tujuan kunjungan industri ini untuk mengenalkan siswa dengan Budaya Kerja dan memperluas wawasan peserta didik di Dunia Industri. 

"Kunjungan ini dilaksanakan tiga gelombang dikarenakan padatnya kunjungan ke PT Yamaha." ucap Amat.

"Kunjungan industri, siswa diajak untuk melihat bagaimana sebuah perusahaan beroperasi dan bekerja. Mereka diberikan sebuah gambaran tentang suatu pekerjaan di bidang keahlian mereka dan mereka juga diberikan gambaran tentang apa yang harus dilakukan dalam dunia kerja Industri. " tambah Amat Rosidi.

Tempat yang dikunjungi SMK Institut Indonesia Kutoarjo ini antara lain, PT. Kramayudha Ratu Motor yang merupakan Perakit Truk Mitsubishi Fuso di Indonesia yang terletak di Pulogadung, PT. Suzuki Indomobil Motor yang merupakan perakit Mobil Suzuki yang terletak di Cikarang Pusat, PT. Bukaka Teknik Utama merupakan perusahaan pembuat infrastruktur Garbarata, Jembatan Layang, hingga pertambangan yang terletak di Cileungsi.
foto bersama Siswa dilokasi kunjungan
Amat Rosidi juga mengatakan selain mengunjungi perusahaan, siswa  juga di agendakan untuk Ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati Cirebon serta berwisata ke Bandung, diantaranya ke Museum Geologi dan Cibaduyut.

Untuk peserta didik jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor diagendakan Bulan maret untuk Kunjungan Industri ke Yamaha, dikarenakan jadwal yang padat untuk Kunjungan ke Yamaha.
siswa kunjungan industri
"Kunjungan Industri di SMK Institut Indonesia Kutoarjo di agendakan setiap tahun dan ditujukan untuk siswa di Kelas XI. ":pungkasnya. (phai)

PURWOREJO, (pituruhnews.com) - SMP Negeri 2 Purworejo memborong piala lomba rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2020 yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Purworejo. Tiga siswa sekolah itu, berhasil meraih kemenangan dalam Lomba Menulis Jurnalistik dan Lomba Foto Pariwisata Purworejo.

Siswa bernama Amanda Aprilia berhasil menjadi juara 1 Lomba Menulis Jurnalistik tingkat SMP bertema Pariwisata Purworejo, bersama Beatrissa Keke Njo yang juga meraih juara 3 untuk lomba yang sama. Sementara satu siswa bernama Amelia Bening, berhasil meraih juara 3 dalam Lomba Foto Pariwisata Purworejo. "Ini menjadi kebanggaan bagi kami, bisa menjuarai ajang yang cukup bergengsi di tingkat kabupaten," tutur Kepala SMP 2 Purworejo, Yosiyanti Wahyuningtyas, Senin (10/2).

Amanda Aprilia menulis karya berjudul Pasar Inis, Tempat Nginis Bikin Eksis, sedangkan Beatrissa Keke Njo membuat tulisan Indahnya Hutan Pinus Kalilo. Amelia Bening memotret pemandangan malam di kompleks Alun-alun Purworejo. Sementara itu, untuk juara 2 lomba menulis jurnalistik diraih Alif Ashfa Muhammadi pelajar SMP 17 Purworejo yang menulis karya Pesona Keindagan Wisata Baru Gunung Buthak.    
penyerahan juara
Untuk lomba jurnalistik tingkat SMA dengan tema Generasi Muda dan Literasi, juara 1 diraih Gembong Hanung, pelajar SMA 1 Purworejo, dengan karya Literasi Budaya dan Kewargaan dalam Genggaman Disrupsi Kultural. Juara 2 diraih Yona Anugerah Sunia pelajar SMA 9 Purworejo, dengan judul Gawai Menurunkan Minat Baca Generasi Muda Bangsa. Juara 3 diraih Umi Nurul Fadhilah, siswa SMA 10 Purworejo dengan karya Sinergitas Pembelajaran, Literasi Membaca dan Literasi Digital.

Sementara pada lomba foto, juara 1 diraih Helmi Dwi Kusuma dengan karya Mercusuar Ketawang, dan juara 2 Eko Yunianto dengan foto Curug Kiai Kate. "Untuk juara favorit, ada tiga yakni Muhammad Anshori, Nifa Fadhil dan Kerry Septian Nugroho. Pemenang utama mendapat piala Bupati Purworejo, piagam dan uang pembinaan, sedangkan favorit hanya uang dan piagam," terang Ketua HPN 2020 PWI Purworejo Agung Budi Wibowo. 

Menurutnya, enam karya jurnalistik dan enam karya foto merupakan yang terbaik. Untuk lomba menulis, diikuti 52 pelajar, sedangkan fotografi tercatat lebih dari 300 karya. "Penjurian cukup ketat, kami juga melibatkan profesional, sehingga hasilnya memang benar-benar yang terbaik," tandasnya. (jr)
Diberdayakan oleh Blogger.