Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri kaligondang. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan



KALIGONDANG, (pituruhnews.com) Dengan dipelopori Karang Taruna "GIRI PUSPITA" Desa Kaligondang. Melaksanakan suatu kegiatan positif cinta alam dengan membersihkan  bakal wisata yang ada di Kaligondang yaitu Tebing Watu Pecah. Pada Minggu, 27 Mei 2017.

Salah satunya dalam menjaga alam yaitu dengan kita mencaintai dan merawatnya.Hal ini membuat anak muda Kaligondang dengan cara membuka akses jalan penghubung antara Desa Kaligondang dengan Desa Somogede. dan bakal Calon Wisata yang ada di Desa Kaligondang yaitu sebuah batu yang terletak di Lereng Gunung Kembang.

Konon dahulu pada saat membuka jalan, warga membukanya dengan cara dinamit/diledakan pada waktu itu tahun 60an, sehingga batu yang menutup akses jalan itu pecah menjadi tebing, dengan ketinggian kurang lebih 20 Meter,  dan serpihan batu kecil nya masih banyak batu-batuan pecahan yang ketinggiannya mulai dari 2 sampai 10 meter.

Dahulu tempat yang asri ini sering di lagumi oleh para warga sekitar. Dengan pemandangan yang luas jika kita melihat dari sebelah batunya, kita akan di sapa oleh pemandangan yang sungguh asri ini. Kita bisa melihat daataran rendah dari sana seperti Kota Pituruh yang tampak dari atas Watu Pecah.

Dalam rangka penunjangan Ekonomi Desa Kaligondang, berencanan watu pecah ini akan di tata rapi dan di susun oleh Pemuda Karang Taruna "GIRI PUSPITA" dan warga sekitar.

Tujuannya area watu pecah yang sudah tidak terawat supaya bisa d lirik masyarakat lagi, berhubung dulunya sering sebagai tempat untuk selfi oleh orang perantauan, kini pemuda mengaktifkan kembali dengan di buatnya wisata ini, supaya di lirik oleh para wisatawan lokal yang mudik ke kampung halaman menjelang lebaran nantinya.

Pada saat di temui pituruhnews.com, Nastakim menyampaikan Wisata Watu Pecah yang dikelola Karang Taruna "GIRI PUSPITA" dibawah naungan Pemerintah Desa Kaligondang sebagai pemasukan kas dengan adanya wisata tersebut. supaya karang taruna bisa berdiri mandiri disetiap kegiatan yang berhubungan dengan uang, tidak selalu meminta kepada Pemdes ataupun swadaya masyarakat , nantinya kas juga bisa dikembangkan untuk kegiatan sosial.

Tidak hanya Wisata Watu Pecah, di samping itu juga akan dijadikan panjat tebing sampai di atas watu pecah.

(foto anggota Polsek Pituruh Meninjau Lokasi Longsor di Kaligondang)


PITURUH, (pituruhnews.com) Jum'at, (9/03/2018) Hujan yang menguyur Pituruh dengan disertai petir pada hari Kamis, (8/03/2018) sekitar pukul 19.00 WIB menyebabkan terjadi longsor tepatnya di Dukuh Keseneng RT/RW 04/II Desa Kaligondang. Sepanjang 15 meter dengan Ketinggian 20 Meter.

"Dalam kejadian anggota Polsek dan Koramil Pituruh meninjau lokasi longsoran. Aiptu Sariman anggota Babinkamtibmas Polsek Pituruh menyampaikan supaya lebih berhati hati dengan wilayah yang rawan musibah longsor dan banjir".

Poniran (56) warga Desa Kaligondang pemilik menuturkan dengan musibah longsor ini menyebabkan kerugian materiil pepohonan dan tanaman. dan tidak ada korban jiwa.


"Rudiman perangkat desa menyampaikan dalam musibah ini menggerus bibir jalan sehingga bila tidak segera di buatkan sandaran akan memutus akses jalan utama  menuju Pituruh dan akses jalan Desa Somogede dengan Desa Pamrihan".



 (foto longsor Kaligondang)


Selain longsor tersebut di duga  akan ada tempat lain karena sudah ada gejala retak tanah di beberapa lokasi rumah warga Desa Kaligondang yaitu rumah Bpk. Sukirno dan Bpk. Bero Sujarwo warga Dukuh Keseneng, berlokasi tebing dibelakang rumah, dan juga Makam Desa Kaligondang ada beberapa lubang kurang lebih 25 cm panjang yang diduga akan jadi penyebab longsoran yang membahaya warga Desa Kaligondang. (Lf-Humas Pituruh)
Advertisement

Mobil Terguling di Kaligondang / Foto salah satu warga
KALIGONDANG, (pituruhnews.com) - Nasib naas menimpa Tutur (40) warga Desa Kaligondang, Kecamatan Pituruh. Pada saat mengemudi mobil bermuatan kayu besia terguling terjun ke jurang, Kamis, (07/03/2019).

Kejadian pada pukul 17.00 WIB, kronologi mobil pick up bernomor polisi AA 1813 LW yang dikemudikan Tutur yang membawa muatan kayu besia, oleng pada saat posisi mobil berada dijalan turun ke bawah membawa muatan, lokasi kejadian tepatnya Dukuh Cabean, Desa Kaligondang dibawah Balai Desa Kaligondang. Dikarenakan ada belokan jalan yang tajam dan pada saat berbelok pengemudi kejauhan, sehingga posisi ban keluar cor dan mobil terguling ke jurang, diduga mobil tersebut kelebihan muatan.
Lokasi kejadian ini mobil terguling posisi dijalan yang berdekatan rumah warga, dan mobil berhenti dijalan masuk rumah kurang lebih sudah turun 2 meter dengan posisi mobil terbalik, namun masih terselamatan dengan tahan dari pohon dekat jalan.

Kondisi korban selamat, namun beberapa luka leban disebagian badan dan bibir pecah, korban langsung dibawah kerumah dilakukan pengobatan.
Mobil Pada saat dilokasi kejadian jurang / foto takim
Sementara itu mobil masih dilokasi kejadian, hanya saja aki mobil diambil untuk menghindari kebakaran, karena olli dan solar berceceran. Warga sampai pukul 19.00 mengurangi muatan.

Nastakim salah satu warga menyampaikan, prihatin atas kejadian yang menimpa bapak Tutur. berharap ada pembenahan jalan ditikungan tajam dengan cara diperlebar, diduga kejadian ini karena kualitas jalan yang sudah rusak.

"Berharap ada pembenahan, karena kondisi jalan tersebut membahayakan warga masyarakat, ketika ada gerimis atau hujan jalan tambah licin," Ucapnya. 
Menurut info pada Jum'at, (08/03/2019) pagi mobil akan dilakukan evakuasi menggunakan mobil derek, dari kejadian tersebut kerugian mencapai 15 juta. (ltf)

(foto bersama siswa dan guru SD N Kaligondang)


SOMOGEDE, (pituruhnews.com) Rabu, 21/03/2018 Merupakan hari yang menyenangkan bagi siswa-siswi SD N Kaligondang, dikarena seusai Tes Tengah Semester mengadakan suatu kegiatan jalan sehat. dengan tujuan wisata lokal yaitu Curug Jaka Tarub yang berlokasi di Desa Somogede, Pituruh.

"Kegiatan ini dimulai pukul 08.00 WIB dengan perjalanan yang ditempuh dari SD N Kaligondang memakan waktu kurang lebih 1 jam 30 menit, jarak sekitar 8km". 

(foto bareng di curug jaka tarub somogede)

Dalam kegiatan ini diikuti kelas III sampai VI dengan jumlah siswa  67 dan 10 guru pembimbing.

"Kegiatan yang dilakukan di Curug Jaka Tarub adalah Bersih-bersih di area Curug ,supaya kebersihan di tempat wisata ini bisa terjaga dan terawat". pungkas Isroyo pembimbing Kegiatan Jalan Sehat.

Badawi SPd.SD sebagai Kepala Sekolah SD N Kaligondang menyampaikan tujuan kegiatan jalan sehat ke Curug Jaka Tarub sebagai wujud memperkenalkan potensi Sumber Daya Alam yang ada di sekitarnya dengan cara memelihara dan merawatnya. Pungkasnya

KALIGONDANG, (pituruhnews.com) - Upacara  Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74, tidak hanya dilaksanakan di Lapangan Widoro Desa Pituruh.

Berbeda dari biasanya, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74, di Puncak Gunung Kembang Desa Kaligondang, Kecamatan Pituruh, Sabtu, 17/08/2019 pukul 10.00 WIB.

Upcara ini diikuti kurang lebih 20 peserta dari dua kabupaten, yaitu Purworejo dan Kebumen. Inspektur Upacara oleh Anggota PSHT Desa Kaligondang Nastakim, Pemimpin Nastangin. Tidak hanya itu upacara juga diikuti oleh KNPI Kecamatan Pituruh dan Team Media Online Pituruh News.
Anggota PSHT
Nastakim, Pelatih Persaudaraan Setia Hati TerateDesa Kaligondang mengatakan, upacara bendera tempat keramaian itu sudah biasa, tapi kalau dialam yang luas dengan suasana pegunungan itu masih jarang. Kita disini dapat menikmati keindahan suasana alam.

"Karena keunikan gunung kembang ini kita, bisa menikmati keindahan kota pituruh dari atas puncak gunung kembang, berharap melihat potensi digunung kembang ini, pemerintah setempat dan dinas terkait, bisa mendukung potensi yang ada disini. " katanya.
Pengibaran Bendera
Ditambahkan Nastakim, digunung kembang ini kita dapat melihat pemandangan mulai dataran rendah dan tinggi yang ada dikecamatan Pituruh. Digunung kembang ini terdapat dua gunung, yaitu gunung Lanang dan gunung Wadon. Potensi gunung lanang ini bisa melihat sunset kalau sore, sedangkan untuk gunung wadon kita bisa melihat sunrise.

"Dipuncak gunung kembang ini dapat dilihat semua wilayah kecamatan Pituruh, kabuapaten Purworejo, dan juga dapat melihat bendung waduk Wadaslintang, " imbuhnya.
latihan seusai upacara
Sementara itu, Fatonah Rahmasari anggota PSHT menurutnya upacara dialam terbuka seperti ini sangat bagus sekali, soalnya berbeda dari yang lain. 

"Upcara digunung kembang ini butuh perjuangan sendiri, karena ini dihari kemedekaan Republik Indonesia kita lebih menghargai pahlawan-pahlawan yang sudah berjuang untuk bangsa ini. Namun setelah sampai diatas puncaknya capeknya bakal terobati dengan suasana pemandangan disini, berharap upacara seperti ini juga dilaksanakan ditempat lain, supaya bisa merasakan apa arti perjuangan, " ujarnya. 

"Seusai upacara, anggota berlatih silat di area gunung kembang, " pungkasnya (pr)

KALIGONDANG, (pituruhnews.com) - Produk Kopi Gunung Kembang asal desa Kaligondang, akhir-akhir ini banyak dinikmati oleh penikmat kopi khususnya wilayah kecamatan Pituruh.

Kopi Gunung Kembang ini memang dibilang produk masih baru, sekitar tiga bulanan kopi dikembangkan oleh petani kopi asal Kaligondang bernama Rudiman.

Pada saat ditemui crew Pituruh News, Minggu sore, 04/08/2019 Rudiman mengatakan, kopi gunung kembang ini merupakan kopi lokal yang dipetik secara petik merah untuk menciptakan rasa aroma kopi premium.
produk kopi Gunung Kembang

"Kebun yang saya rawat dan ditanami kopi seluas satu hektar, kopi ini sebenarnya sudah lama di proses, namun akhir-akhir ini banyak diminati penikmat kopi, baru muncul kopi gunung kembang, Kenapa baru muncul sekarang ? selama ini belum mengetahui cara memproses kopi yang benar, " ungkapnya.

Harga yang ditawarka kopi gunung kembang ini, 20 ribu satu bungkus berukuran berat 100 gram, jenis kopi gunung kembang ini yaitu Robusta, ada aroma rasa kelapanya, " ujar Rudi

"Berharap harga kopi bisa lebih meningkatkan kesejahteraan petani kopi, " pungkasnya. (lt)

PITURUH, (pituruhnews.com) - Untuk menunggu berbuka puasa, pemuda/pemudi KNPI Pituruh menggelar Diskusi Pemuda dan Buka Bersama, berlokasi di Alun-alun Pituruh, Minggu, (12/05/2019) pukul 16.00 sampai petang.

Diskusi ini bertemakan "Potensi Gunung Kembang, Sebagai Calon Destinasi Wisata Dikecamatan Pituruh". Dengan dimeriahkan oleh Padopokan Karya, menampilkan Solo Keyboard oleh Rizki Tritama. Dihadiri oleh Sekcam Pituruh Yudhie Agung Prihatno, Ketua Karang Taruna Pituruh Luhur Tri Endro Sadewo, Direktur Bumdes Fagetti Mandiri Pituruh Kuswari, serta Ketua Karang Taruna Desa Kaligondang, Somagede dan juga pemuda Khatolik Petrus.
Sambutan Sekcam Pituruh
Ketua KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Kecamatan Pituruh Basuki Adlan dalam sambutannya mengungkapkan, semoga semakin banyak pemuda/pemudi dikecamatan Pituruh yang peduli akan potensi yang ada. Peran KNPI disini akan mengawal dan menjembatani proses ini sampai terealisasi mimpi besar Pituruh.

Dimana Pituruh sangat butuh Ikon yang marketable, untuk dapat bersaing dengan perkembangan yang ada dikota besar.

"Diskusi ini berharap ada follow up dari semua pihak masyarakat Pituruh, baik pemuda, pemangku kebijakan, swasta dan unsur elemen lainnya. Demi kemajuan pariwisata, ekonomi dan budaya yang nantinya menjadikan kesejahteraan masyarakat khususnya di kecamatan Pituruh secara menyeluruh, " ungkapnya.
Solo Keyboard dari Padopokan
Yudhie Agung Prihatno dalam sambutannya menyampaikan, sangat mengapresiasi kegiatan dibulan ramadhan berupa diskusi dengan tema yang up to date yaitu pengembangan pariwisata desa.

Langkah awal dgn bekal diskusi ini, dapat dimulai dengan kegiatan identifikasi potensi dan permasalahan yang melibatkan semua komponen msg2 desa, agar kemudian tercipta komitmen bersama untuk mewujudkan nya baik secara mandiri, dengan dukungan pemerintah ataupun swasta. Tentu saja ini jg perlu dukungan dari sisi regulasi, pelatihan2 dan promosi2 salah satunya memanfaatkan medsos, study banding dan kerjasama antar desa dalam 1 kawasan.

"Harapannya hasil diskusi, dapat ditindaklanjuti ditingkat desa, tidak hanya terpaku pada pengembangan pariwisata saja, tetapi dapat disesuaikan dengan potensi masing-masing desa. Kalau berupa  pariwisata, maka pariwisata yang mempunyai keunikan dan berbeda dr daerah lain, misal pariwisata keindahan alam dipadu dengan kuliner, sosio kultural atau tradisi setempat," ucapnya.
Pada saat diskusi
Luhur Tri Endro Sadewo, Ketua Karang Taruna Kecamatan Pituruh mengatakan, peran serta kepedulian generasi muda dalam menggali potensi sumber daya di kecamatan pituruh memang sangat diperlukan.

"Saya sangat mendukung adanya acara seperti ini, semoga tidak cuma dalam bentuk diskusi tapi juga bisa mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari," ucapnya.

Sementara itu juga diungkapkan oleh Ketua Karang Taruna Desa Kaligondang Nastakim, sangat berterimakasih dan apresiasiya atas undangan bukber pada sore ini, sesuai tema yang dibahas yaitu potensi wisata diwilayah kecamatan Pituruh.

Seperti yang ditemakan sore ini yaitu Potensi Gunung Kembang, sebagai calon destinasi wisata di Pituruh untuk dijadikan Ikonnya.
Penyampaian Diskusi oleh Perangkat Desa Somogede
"Ini seperti halnya mimpi dari kami selama ini, dan ada jalan awal yang mengangkat wisata alam atau agro wisata di desa Kaligondang. Berawal dari ide-ide ini kita bisa bersama semangat darah mudah, kami siap bersama mengawali menjalankan dan menciptakan apa yang di semua mimpikan, seperti kata pak sekcam semua harus berawal dari hati (kesadaran diri). Mari kita ciptakan era baru dikecamatan Pituruh yaitu Pariwisata" Ucapnya.

Kirud Budiyono menambahkan, meras sangat senang bisa ikut sharing dan tambah pengalaman.

"Berharap kegiatan ini bisa berjalan terus, agar memberikan motivasi yang terutama buat kemajuan potensi desa Somogede dan kecamatan Pituruh, " imbuhnya.

Kegiatan ini dilaksanakan setiap akhir pekan selama bulan menjelang buka puasa (Ngabuburit Ngobrol Santai Pemuda), yang digelar satu minggu dua kali yaitu Sabtu dan Minggu dilapangan Desa Pituruh, " tutup Subur. (ltf-pr-gns-in-njb)


 
PITURUH, (pituruhnews.com) - Laporan Hasil Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak Dikecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo Tahun 2019. Kamis, 31/1.

DESA NO NAMA CALON KADES TANDA GAMBAR PEROLEHAN SUARA
1 Pangkalan 1 Maskun Padi 29


2 Ribut Riyadi Ketela 135


3 Nur Said Jagung 36
2 Kaligondang 1 Poniman Padi 175


2 Sagiri Ketela 241


3 Wagirin Jagung 103
3 Kalimati 1 Mujiyono Foto Calon 226


2 Suratno Foto Calon 254


3 Paino Foto Calon 13
4 Luwenglor 1 Rusmiyati Padi 459


2 Bunyamin Ketela 301
5 Somogede  1 Nimran Padi 140


2 Tukiman Ketela 330


3 Wagimin Jagung 269


4 Siyo Budiyono Kelapa 135
6 Tersidilor 1 Mujianto Padi 29


2 Sumedi Ketela 521


3 Ngadiso Jagung 331
7 Waru 1 Rosi Al Fitri Padi 74


2 Sudaryanto Ketela 175
8 Girigondo 1 Nur Sahid Foto Calon 645


2 Subarkah Foto Calon 615


3 Suwarto Foto Calon 412
9 Prapagkidul  1 Mahmudin Foto Calon 195


2 Kasiyem Foto Calon 254
10 Polowangi 1 Nurida umiyati Utami Foto Calon 136


2 Sairan Foto Calon 126


3 Catur Jawoto Foto Calon 9












11 Kesawen 1 Zumrotus Solichah Padi 176


2 Mohamad Wahidin Ketela 251


3 Setiyaji Jagung 40
12 Karanggetas 1 Senen Foto Calon 264


2 Wagiyono Foto Calon 278
13 Sawangan  1 Sugiri Padi 484


2 Sisum Ketela 383
14 Pekacangan  1 Dra. Istibaiyah Foto Calon 288


2 Drs. Supardjo Foto Calon 345
15 Tersidikidul 1 Rahmat Rajiyo Padi 127


2 Yanti Eko M Ketela 77
16 Blekatuk 1 Maulud Mulyono Padi 96


2 Rachmat Ari N,S.Sos.I Ketela 108
17 Kendalrejo 1 Wahyu Budiono Padi 389


2 Sutoyo Ketela 532
18 Tunjungtejo 1 Suhariyono, S.Kom Foto Calon 464


2 Endah Ratnawati Foto Calon 17
19 Sambeng 1 Baruno, S. IP Foto Calon 139


2 Dwi Pramono Foto Calon 102


3 Yudha Firmansyah Foto Calon 20
20 Keburusan  1 Amad Baderi Padi 271


2 Suroyo Ketela 359
21 Luweng Kidul  1 Muhasim Padi 291


2 Marwiyah Ketela 111
22 Megulungkidul 1 Wahyuning Rusmiati Padi 290


2 Muh Saefudin Ketela 5


3 Malik Khairul Anam, S.Pd. Jagung 680
23 Ngandagan 1 Tentrem Winarni Padi 259


2 Petrus Paulus Perasojo Ketela 78


3 ST. Subroto Jagung 15


4 Bagiono Kelapa 286


5 Sugiyono Kacang 33


















24 Semampir  1 Susanto Foto Calon 152


2 Thewut Sutejo Foto Calon 97
25 Karanganyar 1 Suyono Padi 297


2 Bambang TA Ketela 47
26 Kedungbatur  1 Alex Suryo Adi Putro Padi 46


2 Sudarti Ketela 138
27 Pepe  1 Ngadino Padi 173


2 Hari Setyoko Ketela 124
28 Kembangkuning 1 Mualip Foto Calon 18


2 Basuki Foto Calon 91


3 Supriyati Foto Calon 178
29 Megulunglor 1 Parnomo Foto Calon 265


2 Karsono Foto Calon 110


3 Haryadi Foto Calon 237
30  Dlisen Wetan  1 Rahmat Basuki Padi 228


2 Suparjo Ketela 283
31  Ngampel 1 Ardani Padi 141


2 Wahid Trisno Hadi Ketela 373


3 Tupon Jagung 526
32  Kalijering 1 Suroyo,S.Pd Padi 597


2 Kasimun Ketela 477
33  Brengkol 1 Bibit Turasmi Foto Calon 843


2 Suprapto Foto Calon 624
34  Petuguran 1 Subur Padi 119


2 Tutur Haryono Ketela 77


3 Kamim Marito Jagung 206
35 Prapaglor 1 Heti Kusnani Padi 659


2 Muhyani Ketela 557
36  Sumber 1 Triyono Foto Calon 347


2 R. Sugiyanto Foto Calon 152
37  Wonosido 1 Sutopo Padi 348


2 Pono Ketela 277


















38  Sekartejo 1 Pujiono Padi 366


2 Ismanto Ketela 42
39  Dlisenkulon 1 Sukarman Padi 171


2 Kartiningsih Ketela 43




DESA JUMLAH DPT JUMLAH HADIR JUMLAH TDK HADIR SUARA SAH SUARA TDK SAH
1 Pangkalan 241 202 39 200 2














2 Kaligondang 690 559 131 519 40














3 Kalimati 563 499 64 493 6














4 Luwenglor 960 769 191 760 9







5 Somogede  1189 881 308 874 7





















6 Tersidilor 1027 893 134 881 12














7 Waru 291 252 39 249 3







8 Girigondo 2140 1687 453 1672 15














9 Prapagkidul  543 461 82 449 12







10 Polowangi 316 276 40 271 5




























11 Kesawen 632 518 114 467 51














12 Karanggetas 718 558 160 542 16







13 Sawangan  1068 874 194 867 7







14 Pekacangan  729 646 83 633 13







15 Tersidikidul 250 206 44 204 2







16 Blekatuk 237 208 29 204 4







17 Kendalrejo 1138 932 206 921 11







18 Tunjungtejo 609 499 110 481 18







19 Sambeng 311 267 44 261 6














20 Keburusan  760 648 112 630 18







21 Luweng Kidul  622 440 182 402 38







22 Megulungkidul 1180 999 181 975 24














23 Ngandagan 807 684 123 671 13

















































24 Semampir  288 250 38 249 1







25 Karanganyar 438 344 94 342 2







26 Kedungbatur  250 189 61 184 5







27 Pepe  329 299 30 297 2







28 Kembangkuning 324 288 36 287 1














29 Megulunglor 697 622 75 612 10














30 Dlisen Wetan  560 515 45 511 4







31 Ngampel 1355 1056 299 1040 16














32 Kalijering 1530 1091 439 1074 17







33 Brengkol 1877 1494 383 1467 27







34 Petuguran 441 408 33 402 6














35 Prapaglor 1531 1233 298 1216 17







36 Sumber 577 506 71 499 7







37 Wonosido 938 634 304 625 9




























38 Sekartejo 564 419 145 408 11







39 Dlisenkulon 286 221 65 214 7












Diberdayakan oleh Blogger.