Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri somogede. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

SOMOGEDE, (pituruhnews.com) - Sebanyak 28 team bola voli mengikuti turnamen bola voli "SOMOGEDE CUP 2019". Turnamen ini digelar oleh Karangtaruna Bukit Bunga Desa Somogede yang bekerjasama dengan Pemerintah Desa Somogede.

Turnamen Somogede Cup 2019 digelar mulai pada Sabtu, 22/09/2019 hingga Minggu, 29/09/2019, bertempat di Lapangan Bola Voli Desa Somogede, Kecamatan Pituruh.

Open turnamen ini dimenangkan oleh team Wonosido Pituruh, juara II Karanganyar Wadaslintang Wonosobo, juara III Kalijering Pituruh dan juara harapan I Gesikan Kemiri. Total hadiah yang diperbutkan 2.600.000 dan Trophy.
penyerahan dari Ketua Panitia
Final turnamen "Somogede Cup 2019" dihadiri anggota DPRD Kabupaten Purworejo Luhur Tri Endro Sadewo, SP, Kepala Desa Somogede Tukiman, serta Ketua Karangtaruna Kecamatan Pituruh Fauzi Isnan beserta pengurus.

Ketua Panitia Somogede Cup 2019, Nimran mengatakan sangat berterimakasih kepada team yang sudah mengikuti tunamen Somogede Cup 2019 ini.

"Turnamen ini merupakan sekaligus meresmikan lapangan bola voli di Desa Somogede, serta untuk menjalin silahturahmi antar pecinta dan pemain bola voli, " ucapnya.

"Saya meresa bangga atas suksesnya turnamen ini, sebagai panitia ini merupakan pengalaman dan pelajaran supaya desa kita bisa lebih baik dan bisa mencetak bibit pemain bola voli yang profesional, " kata Nimran, Senin siang, 30/09/2019.
Luhur Tri Endro Sadewo, SP
Luhur Tri Endro Sadewo, SP menambahkan bahwa dengan adanya turnamen dengan sistem pemain lokal putra desa, merupakan sangat membanggakan karena bisa mencetak bibit pemain olahraga dibidang bola voli.

"Dalam suatu pertandingan, kalah menang itu sudah biasa dalam komputesi, yang terpenting yaitu dengan menjaga sportivitas antar pemain dan pecinta bola voli. Semoga dengan olahraga boli voli bisa membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar, " tuturnya.
juara turnamen Somogede Cup 2019
Sementara itu, Sekdes Somogede Kerod Budiyono juga menambahkan atas nama pemerintah desa dengan terselenggaranya turnamen ini, sangat mendukung dan mengapresiasi.

Turnamen ini sebagai ajang persahabatan dan silaturahmi antar pemuda dengan desa sekitar. 


"Saya berharap kedepan pemuda Desa Somogede bisa untuk melaksanakan turnamen ini secara berkesinambungan, untuk pemuda karangtaruna Desa somogede, semoga tambah kompak, pengalaman dari setiap event-event yang dilaksanakan, serta tambah maju demi desa tercinta  yaitu Desa somogede, " paparnya.

Penulis : Luthfi

SOMOGEDE, (pituruhnews.com) - Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Pituruh melaksanakan kegiatan pemberdayaan sosial Penanaman Seribu Pohon Alpukat "Menanam Satu Pohon, Menumbuhkan Seribu Kebaikan" di Desa Somogede, Kecamatan Pituruh, Rabu, (05/02).

Arif Rohman Muis, SE,.MM koordinator PKH Wilayah II Provinsi Jawa Tengah mengatakan bahwa dengan adanya penaman seribu pohon alpukat ini, akan mendorong masyarakat untuk mengembangkan pohon alpukat di Desa Somogede.

"Melalui penanaman pohon alpukat ini diharapkan bisa meningkatkan produktivitas dibidang pertanian, supaya masyarakat berdaya mempunyai usaha, untuk meningkatkan perekonomian " ucapnya.
camat Pituruh menanm
Yudhie Agung Prihatno camat Pituruh menambahkan, bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan salah satu terobosan dari PPKH Kecamatan Pituruh, bagaimana menciptakan suatu program yang masih berkaitan dengan penggentasan kemiskinan yaitu penanaman pohon alpukat.

"Penanaman pohon alpukat diharapkan bisa menjadi stimulan, pohon ditanam di lingkungannya masing-masing, kemudian tumbuh menjadi besar, nantinya bermanfaat untuk penghijauan dan ketika sudah berbuah bisa menjadi salah satu penghasilan tambahan. Sehingga diharapkan nantinya bisa meningkatkan perekonomian warga khususnya penerima pkh di Desa Somogode Ini, " ucapnya.

"Penanaman sebanyak 1.000 pohon alpukat, cocok untuk ditanam di daerah pegunungan, sesuai kajian dinas pertanian " tambahnya.

"ini merupakan suatu terobosan yang bagus karena program pemerintah begitu banyak untuk pengentasan kemiskinan mulai dari rumah tidak layak huni, bantuan pangan non tunai. Ini suatu hal yang baru bagaimana melestarikan alam dan meningkatan pendapatan, dimana masyarakat Desa Somogede salah satu mata pencaharian adalah petani, imbuhnya.

"Kegiatan pemberdayaan sosial ini dibiayai dengan dana khas kelompok penerima PKH, di bantu oleh pendamping PKH dan TKSK Kecamatan Pituruh. Setiap peserta PKH menerima bibit pohon ini gratis, biaya ini merupakan dana yang dikelola oleh PKH,  jadi dikembalikan kepada para penerima manfaat. " ucapnya.

"Terobosan-terobosan ini perlu dikelola dengan baik, ide-ide apapun itu tentu saja sepanjang dengan kajian yang sudah mencukupi ini bisa diterapkan di mana saja. Dengan kepedulian semua stakeholder yang ada karena ini bersifat stimulan, mulai dari jajaran Pemerintah desa, Kecamatan, Kabupaten dan naik ke atas termasuk para pendamping pendamping PKH dan pendamping Desa, " tambah Yudhi.
5 anggota pkh yang mundur
Ia juga menambahkan melalui penanaman ini bisa bersama-sama bagaimana mendukung mengawasi memonitoring kegiatan, terutama bantuan yang sudah diberikan kepada masyarakat agar benar-benar bisa dijaga, nantinya tumbuh dengan baik dan bisa menjadi salah satu alternatif pendapatan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan.

"Hari ini sudah ada 5 anggota PKH graduasi dari kepesertaan PKH  secara sukarela,  karena sudah meningkat perekonominya, kegiatan penanaman pohon ini diharapkan bisa meningkatkan perekonomian sehingga tingkat graduasi semakin banyak dan tidak bergantung pada bantuan pemerintah, " imbuhnya.
proses penanaman
Arif Rohman Muis, SE,.MM juga menambahkan bahwa kegiatan ini perlu ditingkatkan karena tujuan dari program PKH ini mengentaskan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kalau Penerima sudah graduasi (penggentasan) ini maka kemiskinan di kabupaten Purworejo menurun, dan kesejahteraan masyarakat meningkat.

"Dengan adanya anggota PKH yang sudah graduasi, anggota PKH sudah siap untuk mempunyai kehidupan yang lebih baik, jangan sampai mereka graduasi tapi beberapa waktu kemudian diambil kembali, " ucapnya.

"Penanaman pohon alpukat ini tidak hanya di Desa Somogede saja, diharapkan bisa dilaksanakan ditempat lainnya. Agenda sejenis yaitu penanaman pohon juga sudah dilaksanakan di Kecamatan Kaligesing, Desa ketawang, Kutoarjo, " imbuh Arif.

"Desa Somogede ada 5 orang yang mengundurkan diri dari PKH, Untuk jumlah anggota PKH se-kabupaten Purworejo sendiri sebanyak 280 anggota yang mengundurkan diri, " tambahnya.

"Kegiatan Pemberdayaan sosial  diperlukan sinergisitas dari berbagai pihak, karena untuk menurunkan angka kemiskinan sendiri perlunya ada kolaborasi antar pemerintah desa, kecamatan, bahkan kabupaten, " ucap Arif.
foto bersama
Sementara itu, Kepala Desa Somogede Tukiman mengatakan sangat berimakasih karena kegiatan ini sangat bermanfaat untuk warga masyarakat desa Somogede.

"Dengan adanya penanaman pohon alpukat ini bisa untuk ketahanan air, dan jika sudah panen bisa untuk menambah ekonomi warga desa Somogede khususnya penerima bantuan PKH, " ucapnya.

Ia juga menambahkan bahwa dengan adanya program PKH ini, warga masyarakat Somodege ini merasa terbantu, dan ada beberapa anggota PKH sendiri sudah ada yang berani mengundurkan diri karena merasa bagus ekonominya.

Komariyah anggota PKH Desa Somogede menyatakan mundur dari kepersertaan PKH karena perekonomian sudah meningkat.

"Dengan adanya program PKH ini sangat membantu, melalui PKH warga masyarakat yang kurang mampu, ekonominya dapat terpenuhi, " tutup Komariyah.

Reporter : Purnomo
Editor : Luthfi Bay
Advertisement

Membersihkan Longsoran di Somogede
SOMOGEDE, (pituruhnews.com) - Hujan yang mengguyur kecamatan Pituruh  hingga tengah malam tidak kunjung reda yang mengakibatkan banjir dan tanah longsor. Pada Jum'at, (22/03/2019) Malam, mengakibatkan tebing setinggi tiga meter di Rt 01/Rw 02 Dukuh Selempung, Desa Somogede, Kec Pituruh mengalami longsor.

Tanah longsor ini menimpa rumah Poniman warga  Dukuh Selempung, Desa Somogede, Kec Pituruh, mengakibatkan bagian samping atau teras rumah mengalami longsor, menimpa kandang ternak dan dapur.
 
Lokasi Longsor di Somogede / Humas Polsek
Anggota dari Koramil/09 dan Polsek Pituruh membantu membersihkan reruntuhan longsor, seusai Apel Pasukan di Halaman Kecamatan Pituruh, Sabtu Pagi 10.00 WIB. Langsung menuju lokasi untuk melaksanakan kerja bakti gotong-royong membantu normalisasi lokasi longsor di Desa Somogede.

"Dari Kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun mengakibatkan kerugian kurang lebih mencapai sepuluh juta rupiah," Menurut keterangan dari Humas Polsek Pituruh laporan diterima oleh pihak terkait sekitar pukul 07.00 WIB.
 
Kapolsek membantu membersihkan bekas longsoran
Kapolsek Pituruh Iptu Sapto Hadi, S.Pd, SH, MH mengungkapkan, dalam survei kelokasi longsor di rumah Poniman turut prihatin atas kejadian ini. Semoga hal serupa tidak terulang kembali dikecamatan Pituruh.

"Kegiatan bersih-bersih ini juga dibantu oleh warga sekitar," Tutupnya. (hms-ltf)



SOMOGEDE, (pituruhnews.com) Kegiatan acara sarasehan dari Tim Visitasi Kepemimpinan Nasional ( LATPIM TK II) Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Angkatan XXVI  Tahun 2018, bertempat di Rumah Kepala Desa Somogede, pada Selasa, 18/09/2018, pukul 10.00 WIB.

Acara di hadiri oleh Tim Visitasi sejumlah 15 orang, Pradah Dwiatmanta sebagai Direktur Jendral Sumber Daya, M Insan sebagai Direktur Jendral Bina Marga, Haryo Damar Mentri Keuangan, Muhtar Rosyid Harjono ebagai Direktur Jendral Bina Konstruksi, Kapolsek Pituruh Akp Junani Jumantoro, Danramil/09 Pituruh Kapten Infantri Ariyadi, Kepala Desa Somogede bapak Tukiman.


Visitasi Kepemimpinan Nasional ( LATPIM TK II) tersebut datang pada Senin , 17/09/2018 dan akan kembali ke Bandung pada hari Kamis , 20/09/2018. 

Visitasi ini dilakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Team Visitasi dan Pemdes Desa Somogode, yang meliputi 13 butir kesepakatan, yaitu RPJMdes Direview, Agrowisata Desa, Peningkatan Fasilitas Jalan, Koordinasi Pemkab berkaitan dengan konversi air dari hulu, Penyediaan wisata Outbond, Penyiapan rumah penduduk sebagai  Akomodasi Turis Domestik, Peyelengaraan festival desa, Sekolah wisata, Koordinasi PT PERHUTANI berkaitan dengan akses jalan, Koordinasi Pemkab berkaitan dengan bidan desa, Komitmen warga jaga kebersihan, Penguatan kerjasama dengan mahasiswa KKN, serta koordinasi dengan pemkab purworejo berkaitan jaringan internet.

 

"Setelah diadakannya penandatangan MoU, Kepala Desa Somogede untuk segera melaksanakan presentasi di hadapan Bupati Purworejo bapak Agus Bastian, SE MM, sehingga nantinya dapat dukungan oleh Pemerintah Kabupaten Purworejo." Katanya

Dengan adanya MoU ini, diharapan apa yang digagaskan oleh Pemerintah Desa yang akan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten bisa terwujud, supaya warga masyarakat khususnya Desa Somogede bisa menambah pendapatan ekonominya. (ltf)

foto by pituruh.com


Somogede (pituruhnews.com) adalah salah satu desa terpencil di kecamatan PituruhKabupaten PurworejoJawa TengahIndonesia. Desa Somogede berjarak 11 Km berkendara ke utara dari pusat kecamatan Pituruh melalui Kalikotes-Polowangi serta 35 Km dari pusat Kabupaten Purworejo. Desa ini merupakan salah satu desa paling barat di Kabupaten Purworejo berbatasan langsung dengan Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Wonosobo. Desa Somogede terkenal dengan sejumlah potensi air terjunnya seperti Air Terjun Jaka Tarub dan Air Terjun Pandowo. Selain itu juga terdapat wisata tracking ke Gunung Kembang.

"Potensi wisata yang ada di daerah pituruh memang belum begitu dikenal. namun upaya memperkenalkannya adalah wujud atas apresiasiny terhadap potensi yang sudah ada di pituruh, salah satunya yaitu Curug Jaka Tarub".

Curug Jaka Tarub terletak di Desa Somogede yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Wonosobo dan Kebumen ini merupakan aset potensi wisata alam yang dimilik Pituruh. 

"Curug Jaka Tarub ini diresmikan pada 16 Juli 2016 oleh Camat Pituruh Drs. R. Sigit Setyanudi, MM. dengan harapan potensi wisata alam di pituruh lebih dikembangkan dan dikenalkan kepada masyarakat luas".

Budi salah satu perangkat Desa Somogede saat ditemui oleh pituruhnews.com, Kamis, 22/02/2018 menuturkan sejarah singkat dari curug jaka tarub kono dulu pada saat ada pelangi yang arahnya ke curug itu merupakan turunnya bidadari yang turun dari khayangan, yang kono selandangnya di ambil oleh jaka tarub dan tidak bisa kembali lagi ke khayangan. dan sekarang terjadi bila ada pelangi jika ada panas sinar matahari tepat di depan curug, maka akan terjadi lengkungan warna pelangi di depan curug. ungkapnya 




"Destinasi Wisata Curug Jaka Tarub juga di apresiasi oleh Kapolsek Pituruh Junani Jumantoro , dengan Dan Ramil Ariyadi bersama anggotanya,  Jum'at 22/02/2017 tahun lalu pada saat kegiatan meninjau daerah wisata di daerah pituruh".(lf)


SOMOGEDE, (pituruhnews.com) Bertempat di Balai Desa Somogede, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah menyerahkan bantuan pangan kepada Pemerintah Desa Somogede, Pituruh. Pada Rabu, 05/09/2018.

Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah ini menyerahkan bantuan berupa beras sebanyak 1 ton, yang  disalurkan  melalui Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Purworejo.

Sebanyak 207 kepala keluarga miskin sesuai PDBT (Pangkalan Data Basis Terpadu), yang masing-masing setiap kepala keluarga mendapatkan 5kg beras.

Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Kepala Bidang Pangan Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Purworejo Ibu Ir. Elly Nurul Setyawati, MM.

Ratih Asri, S,  menuturkan bahwa tujuan diadakan bantuan pangan ini adalah untuk mengantisipasi kerawanan pangan akibat kekeringan. 

Kepala Desa Somogede bapak Tukiman menyampaikan terimakasih dengan adanya bantuan dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah.  Semoga bisa mengurangi permasalahan, dan membantu masyarakat yang kurang mampu, semoga menjadi motivasi dan dorongan kepada Pemerintah Desa Somogede dalam mengatasi permasalahan kemiskinan terutama di bidang pangan.

SOMOGEDE, (pituruhnews.com) - Nasib naas menimpa rumah Kuwat (53th) warga Dusun Trukan Kidul Rt.03/Rw.06 Desa Somogede, Pituruh, pada Kamis, 19/09/2019 pukul 08.30 telah terjadi kebakaran.

Kebakaran ini satu buah almari yang berisi perabotan rumah tangga hampir ludes terbakar, hingga menyebabkan genting atap rumah ambrol serta banyak genting yang pecah. Kerugian kebakaran diperkirakan mencapai kurang lebih 9 juta.
personil polsek Pituruh meninjau lokasi kejadian
Menurut keterangan Bungedi, perangkat desa Somogede kejadian bermula saat Sarinem ibu dari Kuwat sedang memasak dengan tungku menggunakan kayu bakar yang kebetulan di sebelahnya terdapat tumpukan serabut kelapa kering, kemudian ditinggal menyapu halaman belakang rumah.

Pada saat kembali ketungku tersebut, sudah terjadi kebakaran didapurnya, setelah beberapa saat api membumbung tinggi dan membakar dapur rumah beserta isinya.

Kapolsek Pituruh Iptu Sapto Hadi, S.Pd, S.H.M.H pada saat ditemui oleh crew pituruhnews.com, membenarkan mendapat informasi bahwa di Desa Somogede telah terjadi kebakaran dan langsung menugaskan personilnya untuk meninjau lokasi kejadian, dan  pada pukul 10.00 WIB sampai dilokasi kebakaran api sudah berhasil dipadamkan.
atap rumah ludes terbakar
Kapolsek menambahkan bahwa dimusim kemarau ini warga diharapkan lebih berhati-hati dalam menggunakan sarana untuk memasak dengan kayu bakar.

Pada saat memasak harus ditunggu dan dijauhkan dari stok kayu bakar dengan tungku, karena bisa terbakar dan melalap barang yang mudah terbakar.

"Saya menghimbau bagi warga masyarakat jangan membakar sampah atau daun kering yang berada di sekitar hutan, karena mayoritas wilayah Pituruh yaitu pengunungan dan ada beberapa hutan, " Kata Kapolsek.

"Dan jangan membuang puntung rokok kretek yang belum yakin sudah tidak menyala, karena kalau sudah terbakar akan meluar dan sulit untuk dipadamkan, hal itu terpantau dari satelit milik BPBN dan akan membuat kabut asap yang menyesakkan nafas kita, " imbuhnya.

"Api berhasil dipadamkan kurang lebih satu jam, berkat bantuan dari warga sekitar dengan cara menyiramkan air menggunakan ember, " pungkasnya. (lt)

KALIJERING, (pituruhnews.com) - Turnamen bola voli "Pervoka Cup 2019" digelar Karangtaruna "Semangat Baru" Desa Kalijering, diikuti 16 team turnamen ini dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 07 Juli Sampai 08 Juli 2019 dilapangan Voli Desa Kalijering.

Dari 16 tim yang berhasil melaju keperempatan final yaitu tim Kalijering Purworejo A dan B, Kalikotes A dan B, Karanggetas, Somogede, Kaligubug, Prapagkidul. Sedangkan Semifinal antara Kalikotes A dan B, Somogede, Kalijering B dan untuk final Kalijering b melawan Somogede.

Turnamen ini dimenangkan Somogede pada saat melawan Kalijering, dengan tiga kali kemenangan.
penyerahan hadiah
Aditya Wahyu Widodo ketua penyelenggara mengatakan, turnamen ini pertama kalinya di adakan didesa Kalijering, akan diadakan secara berkelanjutan dengan Open.

Hal ini karena untuk latihan uji lapangan dengan harapan di open bisa berjalan dengan lancar.

"Dengan adanya turnamen ini berharap jiwa pemuda khususnya di desa Kalijering semakin kompak, maju dan sejahtera dengan di adakannya uji coba turnamen ini, " imbuhnya Minggu, 07/06/2019 sore.

Pemenang turnamen ini juara I mendapatan uang pembinaan sebesar Rp. 600.000, sedangkan juara II mendapatkan Rp. 400.000, " tandasnya. (ltf)

20 Desa di Kulonprogo Gelar Pilkades Serentak Tahun Ini
PITURUH, (pituruhnews.com) - Kabupaten Purworejo akan mengelar Pemilihan Kepala Desa secara serentak pada awal 2019. Pilkades akan diikuti 343 desa yang habis masa jabatan kades pada 2018 dan Januari - Mei 2019. Rabu, 05/12/2018.

Dari 343 desa kecamatan Pituruh yang mengikuti pilkades di tahun 2019 sebanyak 39 desa.  Masa pendaftaran calon kepala desa dari tanggal 19 November dan berakhir 29 November 2018. Sampai batas akhir pembukaan calon kepala desa, dengan jumlah bakal calon seluruhnya 93 calon. Dari jumlah tersebut ada beberapa kriteria, kriteria tersebut antara lain 29 calon sebagai Kepala Desa, 3 calon Perangkat Desa, 1 calon PNS dan 60 calon dari berbagai kriteria. Secara umum peserta calon kepala desa 3 calon,sedangkan untuk calon kepala desa Ngandagan dan Somogede. Ngandagan 5 Calon dan Somogede 3 calon.

Daftar calon tersebut sudah memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku, dengan memasukan berkas pendaftaran ke sekretariat pilkades dimasing-masing desa. Pelaksanaan Pilkades ini ada di gelar akhir Januari 2019. Untuk yang masing kosong akan diperpanjang 20 hari jam kerja seperti desa Sekartejo

BERIKUT DAFTAR BAKAL CALON KEPALA DESA SE -KECAMATAN PITURUH : 
No Desa Nama Pendidikan Pekerjaan
1 Pangkalan 1 Maskun SMP Swasta


2 Ribut Riyadi MAN Swasta


3 Nur Said SLTA Swasta
2 Kaligondang 1 Sagiri SMA Kepala Desa


2 Poniman SMP Swasta


3 Wagirin SMP Swasta
3 Kalimati 1 Paino SMA Pensiunan


2 Mujiyono D-II Kepala Desa


3 Suratno D-III Swasta
4 Luwenglor 1 Bunyamin SMP Swasta


2 Rusmiyati SMA Swasta
5 Somogede  1 Wagimin PAKET B Swasta


2 Siyo Budiyono D2 PGSD Pensiunan


3 Tukiman SMP Kepala Desa


4 Nimran PAKET C Perangkat Desa
6 Tersidilor 1 Sumedi S2 Pensiunan


2 Mujianto ST Kepala Desa


3 Ngadiso Paket C Perangkat Desa
7 Waru 1 Sudaryanto SMK Swasta


2 Rosi Alfitri SMP Swasta
8 Girigondo 1 Nur Sahid SLTA Kepala Desa


2 Suwarto SLTA Swasta


3 Subarkah SLTA PNS
9 Prapagkidul  1 Mahmudin SMP Swasta


2 Kasiyem SMA Swasta
10 Polowangi 1 Nurida umiyati Utami Paket C Kepala Desa


2 Sairan SLTA Swasta


3 Catur Jawoto SLTA Swasta
11 Kesawen 1 Zumrotus Solichah SLTA Swasta


2 Setiyaji SMP Swasta


3 Mohamad Wahidin SLTA Kepala Desa












12 Karanggetas 1 Wagiyono Paket C  Kepala Desa


2 Senen Paket B  Swasta
13 Sawangan  1 Sisum SLTA Kepala Desa


2 Sugiri SLTP Swasta
14 Pekacangan  1 Dra. Istibaiyah D IV Kepala Desa


2 Drs. Supardjo D IV Swasta
15 Tersidikidul 1 Rahmat Rajiyo SLTA Kepala Desa


2 Yanti Eko M SMP Swasta
16 Blekatuk 1 Maulud Mulyono SLTA Swasta


2 Rachmat Ari N,S.Sos.I S1 Kepala Desa
17 Kendalrejo 1 Sutoyo SLTA Kepala Desa


2 Wahyu Budiono SMEA Swasta
18 Tunjungtejo 1 Suhariyono, S.Kom Strata 1 Kepala Desa


2 Endah Ratnawati SLTA Swasta
19 Sambeng 1 Dwi Pramono STP Swasta


2 Baruno, S. IP S 1 Pensiunan


3 Yudha Firmansyah SLTA Swasta
20 Keburusan  1 Suroyo SLTA Swasta


2 Amad Baderi SLTA Swasta
21 Luweng Kidul  1 Muhasim SLTA Kepala Desa


2 Marwiyah SLTP Swasta
22 Megulungkidul 1 Wahyuning Rusmiati SLTA Kepala Desa


2 Malik Khairul Anam, S.Pd. STRATA-1 Swasta


3 Muh Saefudin SLTA Swasta
23 Ngandagan 1 Tentrem Winarni SLTA Swasta


2 ST. Subroto SMEA Swasta


3 Petrus Paulus Perasojo SMK Swasta


4 Sugiyono SLTP Swasta


5 Bagiono SLTP Kepala Desa
24 Semampir  1 Thewut Sutejo SMP Swasta


2 Susanto SMA Kepala Desa
25 Karanganyar 1 Suyono SLTA Kepala Desa


2 Bambang TA D3 Swasta
26 Kedungbatur  1 Sudarti SMEA Kepala Desa


2 Alex Suryo Adi Putro SMP Swasta
27 Dlisenkulon 1 Sukarman SLTA Swasta
28 Pepe  1 Ngadino SMK Kepala Desa


2 Hari Setyoko Diploma II Swasta






29 Kembangkuning 1 Supriyati SLTA Swasta


2 Basuki SLTA Swasta


3 Mualip SLTP Swasta
30 Megulunglor 1 Haryadi SLTA Kepala Desa


2 Parnomo SLTA Swasta


3 Karsono SLTA Swasta
31 Dlisen Wetan  1 Suparjo SLTP Kepala Desa


2 Rahmat Basuki SLTA Swasta
32 Ngampel 1 Tupon SMP Kepala Desa


2 Wahid Trisno Hadi SLTA Swasta


3 Ardani SLTA Swasta
33 Kalijering 1 Kasimun SLTA Kepala Desa


2 Suroyo,S.Pd S1 Swasta
34 Brengkol 1 Suprapto SLTA Swasta


2 Bibit Turasmi SLTA Swasta
35 Petuguran 1 Tutur Haryono SLTA Kepala Desa


2 Khamim Marito SLTA Swasta


3 Subur SLTP Perangkat Desa
36 Prapaglor 1 Muhyani SLTA Kepala Desa


2 Heti Kusnani SLTA Swasta
37 Sumber 1 R. Sugiyanto SLTP Kepala Desa


2 Triyono SMK Swasta
38 Wonosido 1 Sutopo SLTA Kepala Desa


2 Pono SLTA Perangkat Desa
39 Sekartejo Perpanjangan

Diberdayakan oleh Blogger.