Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri tasikmadu. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

MEGULUNGLOR, (pituruhnews.com)Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami yang digelar oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam Kecamatan Pituruh Pada Kamis, 12/09/2019.

Kategori yang diperlombakan antara lain lomba cerdas cermat, sholat, adzan, hifzil, tilawah, khat, kaligrafi, khitabah dan macapat. Lomba ini juga menampilkan kesenian rebana dari SD Kembangkuning.

Ketua Panitia Kelompok Kerja Guru (KKG) Slamet Fachruri, S.Pd.I pada saat ditemui crew pituruhnews.com, Sabtu, 14/09/2019 mengatakan bahwa dengan diadakannya lomba mapsi ini, bisa meningkatkan kemampuan guru dan siswa.

Slamet menambahkan lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami tahun 2019 ini berbeda denga tahun sebelumnya, perbedaannya yaitu pada  lomba PAI dan BTQ dikerjakan secara online dengan menggunakan laptop.
Penampilan rebana SD Kembangkuning
Lomba ini dibuka langsung oleh Koordinator Pelayanan Pendidikan Kecamatan Pituruh Kusbandono S.Pd.MM.Pd. Bertempat di Serambi Masjid At-Tauhid Desa Prapagkidul, Kecamatan Pituruh.

Dalam sambutannya Kusbandono S.Pd.MM.Pd mengatakan bahwa sangat mengapresiasi atas diadakannya lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami ini.

"Dengan diadakanya lomba ini bisa memberikan dampak positif terutama bisa mencetak generasi yang berprestasi dan religius, " katanya.

Dari beberapa peserta yang mengikuti lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami, pemenang untuk beberapa kategori yaitu untuk kategori putra lomba cerdas cermat dimenangkan oleh SD Luwenglor, Wonoyoso, Kendalrejo, sholat dimenangkan Luwenglor, Prapaglor 1, Tasikmadu, Adzan dimenangkan Kendalrejo, Blekatuk, Girigondo,  hifzil dimenangkan Tasikmadu, Kendalrejo, Megulunglor, tilawah dimenangkan Prapaglor 1, Tapen, Kalikotes, Khat dimenangkan Kalikotes, Pituruh, Luwenglor, kaligrafi dimenangkan  Girigondo, Prapaglor 1, Sikambang, khitabah dimenangkan oleh Prigelan, Kalikotes, Sumber dan macapat dimenangkan Kaligintung 2, Pituruh, SD Sigenuk.
Peserta Lomba
Sedangkan kategori putri lomba cerdas cermat dimenangkan oleh SD Somogede, Sikambang, Ngandagan, salat Megulunglor, Sutogaten, Pekacangan, hifdzil SD Luwenglor, Megulunglor, Tersidilor, tilawah Kalikotes, Sikambang, Kendalrejo, khat Prapaglor 2, Luwenglor, Kalikotes, kaligrafi Kalikotes, Tersidilor, Pekacangan, khitabah Megulunglor, Prigelan, Kalikotes dan macapat SD Megulunglor, Sikambang, Prigelan.

"Untuk peserta yang mendapatkan prestasi juara, rencananya pada tanggal 05 Oktober 2019 akan mewakili kecamatan ditingkat kabupaten, " pungkasnya.

PITURUH, (pituruhnews.com) - Pekan Olahraga Kecamatan (PORCAM) cabang bola voli berakhir pada Jum'at, 19/07/2019 sore.

Tim yang mengikuti 30 tim se-kecamatan Pituruh, yang dibuka sejak kamis, 11/07/2019. Porcam ini dibagi dua kelas yaitu putra dan putri. Untuk kelas Putri dimenangkan oleh Dlisenwetan, juara II Kalijering, dan juara III Prigelan, Pamriyan. Sedangkan untuk kelas putra dijuarai oleh Tasikmadu, juara II Wonosido, juara III Kalikotes, juara IV Kalimati.
Permainan bola voli
Sarwoko mengatakan, dengan adanya turnamen ini usai bisa mencetka bibit pemain bola voli yang profesional, dan bisa berlaga di even yang bergengsi.

"Pertandingan ini dimuai dari babak penyisihan sampai final, Alhamdulillah berjalan aman dan kondusif, para pemain juga menunjukkan sportivitas yang tinggi sehingga permainan enak untuk ditonton, " ucapnya Minggu, 21/07/2019 pagi.

Plt camat Pituruh Yudhie Agung Prihatno mengungkapkan, turnamen ini untuk memeriahkan hari ulah tahun republik Indonesia ke-74.

Tunamen ini bertujuan untuk memasyakatkan warga kecamatan Pituruh. Bagaimana berjuang dibidang olahraga ini, benar-benar atas dasar ataupun semangat yang diperoleh pahlawan dulu, sehingga kemenangan proses yang lebih penting.
pada saat turnamen
Berharap cabang olahraga bola voli dikecamatan Pituruh, bisa diikuti lebih banyak desa, suapaya Pituruh lebih banyak berprestasi.

Warga masyarakat sangat antusias, dan untuk dikecamatan semoga tetap terselenggarakan setiap tahunya, " pungkasnya.

Ditambahkan Danramil/09 Pituruh Kapt. Infanter Maryono, dengan ada nya kegiatan seperti ini kita bisa mencetak bibit-bitit atlit olahraga yang berasal dari kecamatan Pituruh. (pr)
Advertisement

PITURUH, (pituruhnews.com) - Tujuh desa di Kecamatan Pituruh, mendapatkan kunjungan desa oleh Bupati Purworejo Agus Bastian, SE MM bersama pemerintah daerah Kabupaten Purworejo dalam rangka kunjungan kerja ke beberapa desa di wilayah perbatasan, Kamis, (05/12/219), kunjungan dilaksanakan pada pukul 12.00 sampai jam 15.00 WIB.

Tujuh desa yang dikunjungi Bupati di kecamatan Pituruh, yaitu Desa Tasikmadu, Pangkalan Gumawang, Sumber, Petuguran, Pekacangan dan Karanggetas.
bantuan RTLH
Dalam kunjungan Bupati, meninjau sarana prasarana pemerintah desa, infrastruktur dan pembangunan desa, serta memberikan bantuan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) dan pemberian beras untuk warga tidak mampu.

Selain itu bupati juga bertemu dengan pemerintah desa, BPD, LKD, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama. Turut hadir juga Camat Pituruh Yudhie Agung Prihatno, S.STP, Danramil Pituruh Kapten Infanteri Maryono, Anggota Polsek Pituruh Aiptu Basuki dan tujuh Kepala Desa yang dikunjungi Bupati.
penyerahan bantuan
Tujuan kunjungan bupati ini selain kunjungan kerja, juga merupakan silahturahim dengan masyarakat, dengan melihat kondisi masyarakat, melihat sarana prasarana pemerintah desa, serta mendengarkan permasalahan yang ada di daerah sekitar, dengan itu bupati dapat mengetahui kebutuhan masyarakat, termasuk distribusi dan bantuan-bantuan sosial kepada masyarakat.

Diungkapkan, Camat Pituruh Yudhie Agung Prihatno atasnama pemerintah kecamatan Pituruh mengucapkan banyak terimakasih atas kunjungan bupati beserta tim di kecamatan Pituruh.

"Dengan ini saya mengharapkan kegiatan ini selain sebagai sarana silaturahmi, dengan melihat secara langsung kondisi yang ada, apa yang menjadi kebutuhan pemerintah desa dan masyarakat dapat terpenuhi dan lebih baik lagi " pungkasnya.

Reporter : Luthfi
Editor : Bay

PITURUH, (pituruhnews.com) - Karo Mlaku adalah event menghadirkan stand-up comedy dari Komunitas Stand-Up Comedy Purworejo dan sekitarnya.

Pada Sabtu, 26/10/2019 Karo Mlaku Volume II menggelar Stand-Up Comedy di Kedai 33 Pituruh. Selain stand-up comedy Karo Mlaku juga mengadakan Talk Show bersama Luhur Tri Endro Sadewo, SP Anggota DPRD Purworejo Komisi III, yang dipandu oleh Ken Ayu Asp.

Acara ini juga dihadiri Camat Pituruh Yudhie Agung Prihatno, S.STP, nggota DPRD Purworejo Eko Januar Susanto, SIP, Kepala Desa Sawangan, Sekretaris Desa Sikambang, Prapaglor, Pepe, Tasikmadu, Tunjungtejo dan Pituruh, Ketua Karangtaruna Pituruh Isnan Fauzi. Dengan dimeriahkan grup Keroncong Pradista Kinanthi.
penonton
Lurah "Karo Mlaku" Subur Waluyo mengatakan berharap acara seperti ini lebih sering diadakan dan rutin. Karena Karo Mlaku ini baru berjalan dua kali, untuk yang pertama di Kemiri, dan kedua Pituruh. 

"Karo Mlaku memang sengaja memilih didaerah pinggiran kota, karena hal seperti ini sangat jarang diadakan disini, " katanya.

"Dengan membuka ruang diskusi terbuka dengan tokoh publik, yang lain tidak hanya daro anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Karo Malku juga terbuka  ruang diskusi pemerintahan atau pengusaha, " imbuhnya.
Penyerahan t-shirt
Pada saat ditemui crew Pituruh News, Luhur Tri Endro Sadewo mengungkapkan bahwa kegiatan seperti ini sangat bagus, karena sebagai salah satu  wadah dalam membangun komunikasi yang baik antar generasi muda dan mempererat tali silaturahim, dengan dikemas sesuai dengan selera milenial.

"Kegiatan ini tidak hanya ada unsur komedinya, juga memberikan pengetahuan politik, dengan diiringi musik keroncong, " katanya.

"Anak muda harus sadar pentingan berpengetahuan politik, karena pemuda dan politik adalah dua elemen yang tidak dipisahkan, saya berharap pemuda bisa berperan aktif sebagai kekuatan moral dan kontrol untuk bersosial, " tadasnya.
Talk Show
Kurniawan Setyaji, Owner Kedai 33 Pituruh mengatakan bahwa acara Karo Mlaku menurutnya sangat inovatif dan bermanfaat, karena bisa menyajikan diskusi berbobot dengan tokoh DPRD diwilayah.

"Karo Mlaku ini merupakan acara santai, kenapa ? Karena standup comedy dan dengan diiringi musik keroncong modern, " katanya.

"Saya membuka Kedai 33 Pituruh, dengan alasan memanfaatkan warung yang awalnya untuk jualan ibu saya tetapi tidak jadi. Terus saya mempunya inisiatif membuka kedai kopi, karena di Pituruh masih jarang bahhkan belum ada kedai kopi yang menyajikan freshcoffe. Disitulah pertama berkeinginan membuka kedai, melihat peluang, terus belajar meracik kopi, selanjutnya jadi hobi dan akhirnya mulai buka kedai 33 ini, " imbuhnya.
penampilan pradista kinanthi
"Adanya acara ini, saya berharap pemuda Pituruh bisa lebih mengenal tokoh DPRD yang ada disekitar mereka. Dan dapat berdiskusi tentang politik, kemajuan desa secara santai dengan wakil rakyat mereka. Kedaikopi33 adalah kedaikopi yang menyediakan berbagai jenis kopi asli Nusantara, beberapa menu angkringan, dan inovatif lainnya, " kata Aji.

"Tidak hanya memberikan hiburan untuk anak-anak muda tapi juga ada tambahan ilmu informasi dari tokoh publik yang biasanya agak susah ditemui. Dan dengan stand-up comedy yang satire dan sarkastis bahkan roasting, " pungkasnya.

Penulis : Lutfi

TAPEN, (pituruhnews.com) - Sebanyak 118 peserta pecinta layang-layang mengikuti Lomba Layang-Layang di Desa Tapen, Kecamatan Pituruh, Minggu, 13/10/2019.

118 peserta pecinta layang-layang ini terdiri dari 5 peserta berasal dari Petanahan, Kabupaten Kebumen dan 6 peserta berasal dari Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo.
penyerahan hadiah
Dikatakan, Kepala Desa Tapen Supri Haryadi lomba ini sudah digelar setiap tahunnya yang peserta lokalan biasanya peserta hanya diikuti tiga desa sekitar Tapen.

Namun pada tahun ini menggelar lomba open yang diikuti dua kabupaten, Purworejo dan Kebumen.

Lomba ini diselenggarakan oleh Karangtaruna "Dipa Jaya" Desa Tapen Kecamatan Pituruh. 
peserta sebelum menerbangkan layang-layang
"Lomba ini merupakan kreasi anak muda, dengan menjalin silahturrahmi pecinta layang-layang, ini akan diagendakan rutin setiap tahunnya, " ucap Supri.

Lomba Layang-layang dimenangkan oleh Aziz dari Petanahan mendapatkan uang binaan sebasar 2.000.000 dan tropi, juara kedua Rizal dari Petanahan uang binaan 1.250.000, untuk juara ketiga Danang dari Desa Tasikmadu, Pituruh uang 750.000, dan juara empat Agung dari Petanahan mendapatkan uang 500.000 dan tropi.

Penulis : Luthfi
Editor : Lt


PANGKALAN, (pituruhnews.com) - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74, Karangtaruna "Bakti Pertiwi" bersama KKN kelompok V Kampus STAI AN-NAWAWI Berjan menggelar Jalan Sehat, Minggu, 18/08/2019.

Acara ini bertempat di lapangan bola voli desa Pangkalan, pada pukul 06.30 WIB. Jalan Sehat inj bertemakan "Merangkai Kenangan, Menjalin Silaturahmi".
panitia bersama anak kkn
Abdul Latif, anggota KKN STAI An-Nawawi mengatakan, total peserta yang mengikuti jalan sehat ini kurang lebih 400 peserta, dihitung dari penjualan kupon jalan sehat.

"Sebanyak 74 hadiah diberikan kepada peserta jalan sehat yang beruntung dalam pengundian kupon, dengan hadiah utama satu ekor kambing. Hadiah tersebut disamakan dengan hari ulang tahun 74, '' ucap Latif, Minggu sore, 18/08/2019.

Ditambahkan Abdul Latih, rute untuk jalan sehat ini, yaitu dari lapangan voli desa Pangkalan - Tasikmadu - Wonoyoso - Sumber dan kembali ke desa Pangkalan, kurang lebih sejauh 3 kilo meter.
juara mendapatkan satu ekor kambinh
Sementara itu, Indah peserta yang mendapatkan seekor kambing mengungkapkan merasa sangat dan tidak menyangka bahwa kupon undiannya berhasil mendapatkan hadiah utama yaitu satu eko kambing.

"Berharap kegiatan jalan sehat ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia bisa diadakan setiap tahunnya, " pungkasnya.(lt)

Tim Voli Saat Pemanasan / Foto Mas Pur
KALIKOTES, (pituruhnews.com) Turnamen Persahabatan Bola Voli yang diselenggarakan oleh sesama pecinta olahraga bola voli se-kabupaten Purworejo, bertempat di Desa Kalikotes, Pituruh, Purworejo, Senin, 05/11/2018.

Turnamen ini diikuti oleh 13 tim bola voli yang terdiri dari beberapa desa di Kabupaten Purworejo antara lain Desa Kruyo Kulon , Somogede , Kalimati , Josari , Ulap-Ulap , Kalijering , Semayu , Megulung Kidul , Tasikmadu , Pangkalan , Kalikotes A , Kalikotes B dan Paitan.
 
Foto Bersama Kedua Team / Foto Mas Pur
Dua team yang berhasil melaju ke partai puncak yaitu team dari Desa Pangkalan dan Desa Semayu, pada partai puncak tersebut team dari Desa Pangkalan berhasil mengalahkan team dari Desa Semayu dan memastikan diri menjadi Penyandang Juara 1 dengan skor 3-1 (set pertama 25-18, set ke-dua 18-25, set ke-tiga 27-25, dan set ke-empat 25-21)

"Hadiah yang di terima oleh kedua team berupa uang pembinaan, untuk juara 1 berhak  mendapatkan hadiah uang pembinaan sebesar Rp.400.000 dan untuk juara 2 mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp.300.000," Ujar Eka.

Selain untuk mempererat tali silahturahmi, Harapan dari diadakan turnamen ini yaitu dapat memajukan bola voli daerah untuk ke jenjang yang lebih tinggi hingga Nasional.

Penulis : Mas Pur
Editor : ALK


PITURUH, (pituruhnews.com) Forkompimcam (Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan) Pituruh sebagai wadah komunikasi antara pimpinan di daerah, menjaga kerukunan warga dan kerukunan antara umat beragama. pada Selasa, 04/09/2018 bertempat di Gedung Serba Guna Desa Pituruh, melaksanakan Kegiatan Pengisian Anggota Badan Permusyawarahan Desa (BPD) se-Kecamatan Pituruh dengan masa jabatan 2018 sampai 2024.

Acara pengisian anggota BPD ini meliputi 49 Desa, yang masing-masing 44 desa anggota BPD berlumlah 5 orang yaitu Desa Blekatuk, DlisenKulon, Dlisen Wetan, Gumawangrejo, Kaligintung, Kaligondang, Kalijering, Kalimati, Karanganyar, Karanggetas, Keburusan, Kedung Batur, Kembangkuning, Kendalrejo, Kesawen, LuwengKidul, LuwengLor, MegulungKidul, MegulungLor, Ngampel, Ngandangan, Pamriyan, Pangkalan, Pekacangan, Pepe, Petuguran, Polowangi, PrapagKidul, Prigelan, Sambeng, Sawangan, Sekartejo, Semampir, Sikambang, Somogede, Sumber, Tapen, Tasikmadu, TersidiKidul, TersidiLor, Tunjungtejo, Waru, Wonosido, Wonoyoso, sedangkan untuk 5 desa anggota BPD berjumlah 7 orang yaitu DesaPituruh, Girigondo, PrapagLor, Kalikotes, Brengkol.


Pelantikan ini di hadiri oleh Kepala Dinpermasdes diwakili Bapak Puguh Triyatmoko, SH, MH, Camat Pituruh Ibu Siti Choeriyah, S.STP MM, Kapolsek Pituruh AKP Junani Jumantor, Danramil/09 Pituruh diwakilkan Pelda Sukadi, Kepala Desa se-Kecamatan Pituruh, Ketua/BPD periode 2012-2018, Ketua Panitia Pengisian BPD se-Kecamatan Pituruh, BPD yang terpilih masa jabatan 2018-2024 sejumlah 298 orang se-Kecamatan Pituruh, serta Tokoh Agama.


"BPD selaku mitra Kepala Desa harus bisa membawa dampak positif dan lebih baik, demi kemajuan desa sesuai dengan kewenangannya, bukan menjadi rivalnya kepala desa, dengan BPD yang baru ini untuk segera melaksanakan rapat pleno membentuk kepengurusan, dan memahami kewajibannya, dikarenakan desa akan mempunyai hajat besar yaitu Pemilihan Kepala Desa dari 39 Desa, dan salah satunya tanggungjawab BPD dalam penyelenggaraan Pilkades di tahun 2019." Jelas Camat Pituruh Ibu Siti Choeriyah, S.STP MM.


Kepala Desa dan BPD ini diharapkan bisa bersama-sama  berkerjasama untuk membangun desanya masing-masing. (ltf)

 

PITURUH, (pituruhnews.com) Sebanyak 5 desa di Kecamatan Pituruh, menerima bantuan kaki palsu untuk. bantuan kaki palsu ini 2 orang dari desa Tasikmadu, Brengkol, Luwenglor, Luwengkidul dan desa Tersidilor. Pada Kamis, 30/08/2018, pukul 08.30 WIB.

Anggota babinkamtibmas menyambangi desa desa binaannya masing masing Aiptu Sukarman, Aiptu Sariman, Aipda Turmanto SH. Bripka Sutadi dan Bripka Turino untuk membagikan kaki palsu kepada warga yang cacat tidak bisa jalan, yang membutuhkan kaki palsu.

Dalam rangka hari ulang tahun Polwan ke 70 tahun 2018, Polres Purworejo telah di laksanakan bakti sosial kepada warga yang cacat tetap kaki maka di bantu untuk menggunakan kaki palsu secara gratis, dengan maksud untuk berbagi kebahagian kepada warga masyarakat yang memiliki cacat fisik kaki.

"Kapolsek Pituruh, Akp Junani Jumantoro menyampaikan terimaksih kepada anggotanya yang aktif melaksanakan program pimpinan dari Kapolres Purworejo Polda Jateng Akbp Teguh Tri Prasetiyo Sik, semoga bantuan kaki palsu ini bisa bermanfaat". ujarnya (ltf-hms)
 


PITURUH, (pituruhnews.com) Setelah pelaksanaan pencoblosan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah yang serentak dilaksanakan pada Rabu, 27/06/2018. Pelaksanaan pencoblosan surat suara di 132 TPS di Wilayah Kecamatan Pituruh kotak suara. dengan pengawalan dibawah naungan Program Pegembangan Kecamatan (PPK), lalu dilakukan pemeriksaan keutuhan kotak suara, dan rekapitulasi penghitungan suara. pada Jum'at, 28/06/2018. Bertempat di Aula Kecamatan Pituruh.

Acara rekapitulasi penghitungan surat suara yang dilaksanakan oleh Program Pegembangan Kecamatan (PPK) oleh Ketua PPK Bapak Sutaryono.

Rekapitulasi ini dibuka oleh Camat Ibu Siti Choiriyah,S.STP.MM, yang juga dihadiri oleh Danramil Kapten Inf Aryadi, Kapolsek Akp Junani Jumantoro, Ketua PPK Bapak Sutaryono, Ketua Panwas Bapak Syukron Zaidin, dan seluruh anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang terdiri dari 132 TPS dari 49 Desa di Wilayah Kecamatan Pituruh.

 Acara rekapitulasi
 
Pelaksanaan Rekapitulasi Kotak Suara dibagi dua tahap selama 2 hari. untuk tahap pertama dilaksanakan pada Jum'at, 28/06/2018 terdiri dari 71 TPS dari 33 Desa yaitu Kendalrejo, Kalimati, Pepe, Tunjungtejo, Sekartejo, Tersidilor, Tersidi kidul, Tasikmadu, Pangkalan, Sumber, Gumawangrejo, Keburusan, Wonoyoso, Tapen, Waru, Blekatuk, Dlisenwetan, Dlisen kulon, Semampir, Petuguran, Pekacangan, Karanggetas, Luwengkidul, Sambeng, Megulung kidul, Pituruh, Sikambang, Ngampel, Prigelan, Ngandagan, Karanganyar, Megulunglor, Prapagkidul.

Tahap kedua dilaksanakan pada Sabtu, 29/06/2018 terdiri dari 61 TPS dari 16 Desa yaitu Kembangkuning, Luwenglor, Brengkol, Girigondo, Prapaglor, Kalikotes, Kesawen, Kedungbatur, Polowangi, Kalijering, Somogede, Kaligondang, Kaligintung, Sawangan, Wonosido, Pamriyan.
 
Pelaksanaan Rekapitulasi 
 
Sementara itu, Ketua PPK Kecamatan Pituruh Bapak Sutaryono menjelaskan dalam tahapan pencoblosan surat suara sudah di lakukan di TPS, dan kotak suara yang sudah terkumpul di PPK sebanyak 132 kotak suara. sehingga dilakukan rekapitulasi tingkat PPK dengan beranggotakan 4 orang, yang di saksikan oleh Polsek Pituruh, Koramil Pituruh, Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang meliputi 43 Desa diwilayah Kecamatan Pituruh. (Ltf-Humasptr)
Advertisement


Nama Desa/kelurahan 



Pituruh
Kecamatan
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenPurworejo
Pemerintahan
 • Camat Ibu Siti Choeriya,STP,MM
Luas71 km²
Jumlah penduduk52.089 (tahun 2000)[1]
Kepadatan732 jiwa/km²
Desa/kelurahan49



Pituruh adalah sebuah kecamatan di Kabupaten PurworejoProvinsi Jawa TengahIndonesia. Kecamatan Pituruh berada disebelah barat dari wilayah Kabupaten Purworejo yang berbatasan langsung dengan dua kabupaten sekaligus yakni Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Wonosobo. Jarak Kecamatan Pituruh dengan pusat Kabupaten Purworejo sekitar 24 kilometer melalui Kutoarjo. Luas wilayah Kecamatan Pituruh yakni 71 km² yang terbagi menjadi 49 Desa. Jumlah penduduk Kecamatan Pituruh hingga Tahun 2000 sebanyak 52.089 Jiwa dengan kepdatan penduduk 732 jiwa/km². Pusat pemerintahan Kecamatan Pituruh terletak di Desa Pituruh.

Desa/kelurahan

Batas-batas Wilayah

  1. Sebelah Barat : Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Wonosobo
  2. Sebelah Timur : Kecamatan Bruno dan Kecamatan Kemiri
  3. Sebelah Utara : Kabupaten Wonosobo
  4. Sebelah Selatan : Kabupaten Kebumen dan Kecamatan Butuh

Geografi

Wilayah Kecamatan Pituruh secara umum terdiri dari dataran rendah hingga pegunungan dengan ketinggian sekira 10-1.000 meter diatas permukaan air laut (Mdpl). Wilayah utara Kecamatan Pituruh yang berbatasan dengan Kabupaten Wonosobo berupa perbukitan hingga pegunungan dengan titik tertinggi berada di Gunung Rawacacing (1.035 Mdpl) yang masuk wilayah Desa Pamriyan. Gunung-gunung lainnya diantaranya Gunung Pacet (840 m), Gunung Kembang (716 m) dan Gunung Bawuk (709 m). Sedangkan disebelah selatan berupa dataran rendah. Kecamatan Pituruh yang beriklim tropis dengan dua musim dalam satu tahunnya yaitu musim kemarau dan penghujan, dengan suhu udara pada siang hari berkisar antara 22 - 33 derajat Celcius. Sejumlah sungai yang melintasi Kecamatan Pituruh seperti Sungai Kedunggupit, Sungai Lesung, Sungai Kaligintung dan Sungai Sawangan.

Penduduk

Sebagian besar penduduk Kecamatan Pituruh berprofesi sebagai petani, buruh tani, Ibu Rumah Tangga, Wiraswasta dan PNS. Umumnya penduduk usia produktif pergi merantaau atau bersekolah ke kota besar seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi (Jabotabek), Kota BandungKota SemarangKota SurabayaKota YogyakartaKota SurakartaPurwokerto dan sejumlah kota besar di luar pulau seperti SumateraBali, dan Kalimantan. Mayoritas penduduk Kecamatan Kemiri beragama islam. Jenjang pendidikan yang dicapai penduduk di wilayah ini adalah hingga Universitas meski sebagiaan besar tamatan Sekolah menengah pertama.

Sekolah

  • Tingkat TK
  1. Sekolah Taman Kanak-kanak berada hampir di setiap desa dengan jumlah maksimal terdapat 3 TK disetiap desanya.
  • Tingkat SD
  1. Sekolah setara sekolah dasar (SD) negeri berada disetiap desa. Desa yang memiliki lebih dari satu SD berada di Desa Prapag Lor, dan Desa Kaligintung.
  • Tingkat SLTP
  1. SMPN 20 Purworejo
  2. SMPN 40 Purworejo
  3. SMP PGRI Pituruh
  4. SMP PMB Pituruh
  5. SMP Muhammadiyah Pituruh
  • Tingkat SLTA
  1. SMAN 10 Purworejo
  2. SMA Muhammadiyah Pituruh
  3. SMK Patriot Pituruh

Sarana dan Prasarana

Kecamatan Pituruh dilintasi jalan Kabupaten yang menghubungkan beberapa wilayah di Kabupaten Purworejo diantaranya ruas Pituruh - Kemiri yang juga menyambung ke ruas jalan provinsi Kabupaten Kebumen - Kabupaten Wonosobo dibagian barat maupun dengan ruas jalan penghubung Kutoarjo - Kecamatan Bruno - Kabupaten Wonosobo. Selain itu terdapat ruas Pituruh - Kecamatan Butuh yang melintasi jalan nasional Pulau Jawa. Sarana dan Prasarana pendukung lainnya baik formal maupun informal diantaranya:
  • Masjid
  • Mushola/ Langgar
  • Gereja
  • Puskesmas
  • Polsek
  • Koramil
  • Bank
  • Minimarket
  • Pasar Tradisonal
  1. Pasar Pituruh di Desa Pituruh
  2. Pasar Dlisen di Desa Dlisen Wetan
  3. Pasar Brengkol di Desa Brengkol
  4. Pasar Prapag di Desa Prapag Kidul
  5. Pasar Kenthu di Desa Kalikotes
  6. Pasar Wonoyoso di Desa Wonoyoso

Potensi

Kecamatan Pituruh memiliki banyak potensi mulai dari agribisnis meliputi pertanian dan peternakan maupun potensi pariwisata. Bahkan untuk menampung potensi dari berbagai wilayah di Kecamatan Pituruh digelar acara Pituruh Expo setiap tahunnya dan menjadi icon Kecamatan Pituruh. Dari sektor Pariwisata wilayah ini memiliki sejumlah potensi wisata diantaranya:
  1. Gunung Kembang di Desa Somogede[2]
  2. Air Terjun Pendowo di Desa Somogede
  3. Gua Gong di Desa Kesawen[3]
  4. Desa Wisata Pamriyan di Desa Pamriyan
  5. Gua Pencuk Peninggalan Ir. Soekarno di Desa Ngandangan
  6. Curug Putren di Kaligintung

Sumber : id.wikipedia.org

Diberdayakan oleh Blogger.