Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri tk. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan


KENDALREJO, (pituruhnews.com) - Dalam rangka pelepasan siswa TK Putra Pertiwi Kendalrejo tahun pelajaran 2018/2019 menggelar pentas seni di Aula TK Putra Pertiwi, Rabu, 19/06/2019.

Acara dihadiri oleh Komite Sekolah Turyono, Kepala Sekolah TK Putra Pertiwi Sri Wahyuni.S.Pd I, serta wali murid dan siswa.
Tari Balon siswa
Pentas seni ini menampilkan beberapa kebolehan dari siswa TK Putra Pertiwi, seperti menyanyi kasih ibu, terimakasih guru, senam irama ceria, tari ayam trondol, syair( guruku), gerak dan lagu. Yang mengikuti pelepasan sebanyak 44 siswa.

Kepala Sekolah Sri Wahyuni.S.Pd I dalam sambutannya menyampaikan, banyak terimakasih atas kepercayaannya kepada wali murid yang sudah menyekolahkan putra-putrinya di TK Putra Pertiwi Desa Kendalrejo.
Foto Bersama Siswa dengan Wali muridnya
"Serta juga bantuan berupa materi/material, dalam segala upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan demi kemajuan TK Putra Pertiwi ini, " ucapnya.

Sementara itu, Komite Sekolah Turyono menyampaikan, selain perpisahan juga ada beberapa yang perlu diberitahukan bahwa TK Putra Pertiwi ini pada tahun ini sudah terakreditasi dan bernilai B.

"Dikecamatan Pituruh ada dua tempat yang sudah terakreditasi yaitu TK Putra Pertiwi Desa Kendalrejo dan TK Desa Girigondo, " ucapnya. (ltf)

TUNJUNGTEJO, (pituruhnews.com) - Dalam rangka pelepasan 24 peserta didik TK Tunas Harapan Desa Tunjungtejo, mengadakan pentas nyanyi gerak dan lagu senam, Kamis, 20/06/2019 di TK Tunas Harapan Tunjungetejo.

Acara ini dipimpin oleh Kepala Sekolah TK Tunas Harapan Sugihartini S.Pd AUD, dengan dua guru pembimbing Wastuti S.Pd, Siti Muntahanah S.Pd, ikut hadir wali murid dari siswa TK Tunas Harapan desa Tunjungtejo.
peserta didik saat pentas
Siswa yang mendapatkan peringkat pertama yaitu Nasya Olivia Kirani binti Aryo Purbojati, peringkat ke dua Muhammad Junaidi bin Chamim Musyafa  , peringkat ke tiga Al Azzam Zinedine Prasastian bin Sulistianto.

Kepala Sekolah TK Tunas Harapan mengungkapkan, banyak terimakasih sudah menyekolahkan putra-putrinya di TK Tunas Harapan Desa Tunjungtejo.
peserta didik saat menyanyi
"Kami menyerahkan kembali  anak didik kepada orang yang putra-putrinya sudah lulus, dan ini selanjutnya menjadi tanggungjawab orang tua membimbing melanjutkan belajar ke Sekolah Dasar, " ucapnya.(lt)
Advertisement

PRIGELAN, (pituruhnews.com) - Dalam rangka memperingati Hari Kartini, siswa-siswi Taman Kanak-kanak Mardisiwi Prigelan menggelar Fashion Show dan perpisahan salah satu pengajar didik di TK Mardisiwi, Sabtu, 20/04/2019, pukul 09.00 WIB.

Walaupun Hari Kartini jatuh pada 21 April, namun acara peringatan ini dipercepat, dikarenakan tanggal tersebut jatuh pada hari Minggu. Acara ini sekaligus dengan perpisahan salah satu guru pengajar karena ingin vakum dari dunia pendidikan dan mengabdi kepada keluarga, guru pengajar ini yaitu Ibu Yayuk.

Ibu Yayuk mengabdi di TK Mardisiwi cukup lama, ia mengatakan, cukup berat meninggalkan anak didiknya, yang biasanya pagi sudah bertemu anak - anak dan sekarang hanya di rumah tapi tidak mengapa. 

Siswa TK Mardisiwi Prigelan
Dalam acara ini siswa/siswi TK Prigelan berlenggak-lenggok menunjukkan kebolehan diatas panggung dengan menggunakan kostum seperti Kartini. Pakaian yang dikenakan siswa/siswi ini seperti memakai pakaian Pilot, TNI , bahkan sampai ada siswa yang memakai baju adat jawa layaknya dalang kecil.

Siswi berdandan dengan ayunya seperti Kartini dengan memakai baju adat jawa, anak - anak sangat antusias dengan adanya acara ini.

Siswa TK Mardisiwi Prigelan
Acara ini juga dihadiri oleh orang tua wali murid dan juga Ketua Penyelenggara TK Mardisiwi Kepala Desa Prigelan Rohiman.

Peringatan hari kartini ini dilaksanakan dihalaman kelas, dengan panggung sederhana. Namun cukup membuat siswa - siswi dan wali murid sumringah mengikuti rangkaian acara. (gns)


GIRIGONDO, (pituruhnews.com) - Dalam rangka meningkatkan kesahatan anak didik, TK Putra Kartini Desa Girigondo yang bekerjasama dengan UPT Puskesmas Karanggetas dengan mengadakan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Dasar, Rabu, 24/10/2018, bertempat di Halaman TK Putra Kartini Desa Girigondo.

Kegiatan ini bertujuan menjaga kesehatan anak didik, dan untuk mewujudkan pendidikan dari anak usia dini yang holistik integratif. Berharap mencetak generasi yang sehat, cerdas, terampil, mandiri dan berakhlaq mulia. Dengan membiasakan perilaku hidup sehat sejak usia dini.
 

Ini merupakan agenda rutin setiap tahunnya. Biasanya dalam satu tahun minimal 2 kali kegiatan pemeriksaan kesehatan, bahkan kadang juga 4 kali. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Guru dari TK Putra Kartini Desa Girigondo yang diprogramkan lembaga. yang sudah menjalankan MoU dengan  UPT Puskesmas Karanggetas sejak lama.

Kegiatan merupakan pemeriksaan bagaimana perawatan gigi, dengan mendatang langsung ahli, yang hal ini hadir yaitu Ibu Ninik Dwi Harti dan bapak Jamidi Triyanto sebagai perawat gigi yang ada di UPT Puskemas Karanggetas.

 

Pada saat ditemui oleh crew Pituruhnews.com, Ibu Susriyah sebagai Kepala TK Putra Kartini Desa Girigondo, mengungkapkan bahwa bukan hanya cara perawatan gigi, siswa dari TK Putra Kartini Desa Girigondo juga di ajarkan cara bagaimana hidup sehat sejak dini, dengan semua aspek misal kesehatan gigi, motorik kasar atau halus, emosi, berat badan dan tinggi badan.

"Dan pada kesempatan ini juga dari pihak UPT Puskesmas menganalisis status gizi anak, serta diajarkan tentang cara makanan sehat dan tidak sehat," Katanya.

Pihak UPT juga mendeteksi cara tumbuh kembang sejak dini yaitu biasanya disingkat dengan DDTK (Deteksi Dini Tumbuh Kembang) sejak dini. 

(ltf)

KEMIRI, (pituruhnews.com) - Tepat pada tanggal 16 Oktober 2019 Sanggar Lukis Teras Seniku Anyversery 3 tahun. Namun perayaan ini digelar pada Minggu, 20/10/2019.

Anwar Roham atau kerap disapa Aan Ontoceno R pemuda 30 tahun warga Dusun 3 Rt1 Rw4, Desa Kemiri Lor, Kecamatan Kemiri, seniman lukis muda Purworejo membuka sanggar lukis yang diberi nama Sanggar Teras Seniku.
peserta mewarnai
Sanggar Teras Seniku ini didirikan oleh Aan Ontoceno R pada 16 Oktober 2016. Teras Seniku ini adalah wadah untuk membina anak usia dini dibidang seni lukis. Selain itu juga berkolaborasi dengan Ririh Probosiwi yang tidak lain keponakan Aan yang juga sebagai guru seni Budaya Sastra Jawa memberikan materi Tari.

Pada annyversery 3 tahun Sanggar Teras Seniku menggelar perayaan, dengan mengadakan lomba gebyar pesta anak bidang seni mewarnai Paud/TK dan SD kelas 1 - 3. Berbagai macam kegiatan yang diadakan pada annyversery ke 3, seperti lomba mewarnai, pentas seni pantomim yang dibawakan oleh Kak Andi Pantomim Purworejo, sulap Kak Bara, dongeng dibawakan oleh Kak Acil Dongeng, musik akustik Wolu-wolo dan pameran produk lokal Kecamatan Kemiri.
penampilan pantomim
Diungkapkan, Aan bahwa pada perayaan annyversery ke 3 Sanggar Lukis Teras Seniku ini diikuti sebanyak 106 peserta yang meliputi dari berbagai kota seperti Purworejo, Kebumen, Magelang dan Yogyakarta.

"Kegiatan ini mengajar kepada anak bagaimna cara mewarnai yang benar, Ini merupakan sebagai pengenalan seni, karena didaerah sini masih minim sekali apa itu berkesenian, mewarnai, menggambar. Jadi anak-anak itu patut kita apresiasi dan diwadahi terjun dibidang seni, dengan harapan kita bisa menjembatan mereka, " ucap Aan, Minggu Siang, 20/10/2019.

"Saya berharap dengan adanya acara ini, anak-anak itu lebih bersemangat lagi untuk berkarya, berkreasi agar menjadikan hari-hari mereka lebih positif lagi, " Kata Aan.
peserta mewarnai
Sementara itu, Orang tua peserta yang berasal dari Kebumen Ibu Agus mengungkapkan bahwa acara seperti ini patut diapresiasi, selain untuk mencari bakat dan pengalaman anak terutama untuk mengasah kreativitas anak. 

"Saya berharap kegiatan seperti ini dilaksanakan lagi, untuk bisa memotivasi semua mulai dari peran orang tua, anak-anak dan praktisi dibidang seni, " ucapnya.

Pemenang lomba ini untuk kategori Paud/TK dimenangkan oleh Davina Kanaya dari TK Pertiwi, juara II Mameera Wahyu dari TK Az-Zahra Cangkrep, dan juara III Kalila Adzkia S dari TK IT Az-Zahra Kebumen. Sedangkan untuk kategori sekolah dasar kelas 1-3 dimenangkan oleh Estiningtyas Eko W dari MI Tahasus Prapagkidul, juara II Felicia Farzana dari SD N 1 Kedaleman Kebumen dan untuk juara III Shella Putri M dari SD N Kutoarjo.

Ditambahkan, Sekcam Kemiri Bangun Airlangga ini sebagai salah satu upaya pengembangan potensi anak, karena tidak hanya bicara tentang belajar dan sisi lain ini juga sebagai pengembangan segmentasi anak yang patut diapresiasi.

"Ini akan menjadi event rutin, karena masyarakat memang butuh event seperti ini. Kemudian akan memberikan pemahaman kepada kita semua bahwa event-event ini bisa dinikmati, tidak hanya sisi pembelajaran, potensi anak, " pungkasnya

Penulis : Luthfi, Pur

PITURUH, (pituruhnews.com) - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74, siswa taman kanak-kanak se-kacamatan Pituruh ikuti karnaval di Alun-alun Widoro Pituruh, Sabtu, 24/08/2019 pukul 08.00 WIB. Sedikitnya 16 Paud dan 21 TK jumlah 37 peserta ikut berpartisipasi dalam karnaval.

Rita, guru TK Mardisiwi Megulunglor mengatakan bahwa peserta yang mengikuti karnaval ini terlihat unik karena memakai kostum yang berbeda-beda.

Kostum yang dipakai peserta karnaval ini mulai dari kostum polisi, tentara, guru dan baju adat tradisional.
Peserta Karnaval TK Mardisiwi Megulunglor
"Titik awal karnaval ini dimulai dari Alun-alun Widoro Desa Pituruh, sampai ke halaman kecamatan Pituruh," ujarnya.

Ditambahkan, Arini kami atas nama dari Paud Non Formal Kenanga Desa Kedungbatur tergabung dalam wadah Himpaudi, merasa sangat senang bisa ikut berpartisipasi dalam karnaval HUT RI ke 74.

"Berharap dengan adanya karnaval ini dapat menumbuhkan semangat pada anak didik dengan mengenalkan hari perayaan kemerdekaan, sehingga tidak melupakan perjuangan parah pahlawan yang dulu berjuang untuk kemerdekann Indonesia, '' katanya.
 
Siswa TK Kenanga Kedungbatur
"Khususnya bagi anak-anak didik, setelah mengikuti karnaval ini dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian. Untuk Himpaudi, semoga himpaudi semakin maju dan berkembang serta selalu berinovasi, " imbuhnya.

"Untuk karnaval anak-anak digelar Sabtu Pagi, sedangkan untuk umum digelar Sabtu Siang, " pungkasnya. (lt)

BAYAN, (pituruhnews.com) – Taman Kanak-kanak (TK) di Purworejo, Jawa Tengah terbakar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kejadian ini sempat membuat panik warga sekitar. Terlebih lokasi kebakaran berada di tengah permukiman penduduk.

Kebakaran menimpa TK Mawar Pertiwi di Desa Besole, Kecamatan Bayan, Purworejo pada Sabtu (27/7/2019) siang. Mendapatkan informasi tersebut, petugas pemadam kebakaran langsung meluncur ke lokasi untuk menjinakkan api.

“Ya siang ini kejadiannya, kami langsung meluncur ke TKP dan berkoordinasi dengan petugas Damkar kemudian berusaha memadamkan api dibantu oleh warga,” kata Kapolsek Bayan, Iptu Sarbini.
kondisi tkp
Untuk memadamkan api, sedikitnya dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil tangki air dari BPBD diterjunkan. Beberapa kali mobil harus bolak-balik untuk mengambil air karena kehabisan, sedangkan api tak juga padam. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu meski di pagi hari ada aktivitas para guru di dalam ruangan.

Menurut keterangan salah satu warga, Sigit Muharto (56), awalnya api terlihat dari arah dapur. Melihat kejadian itu, ia pun segera memukul kentongan untuk memanggil warga agar segera memadamkan api dengan alat seadaanya namun tak berhasil.

"Pertama lihat asap, saya kira orang bakar sampah, ternyata TK nya terbakar kemudian warga beramai-ramai memadamkan namun tidak bisa karena apinya besar kemudian kami panggil petugas damkar,” jelasnya.
TKP
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih menghitung jumlah kerugian akibat kebakaran tersebut. Petugas juga masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. (lt)


KEBURUSAN, (pituruhnews.com) 20/07/2018 Bertempat di TK Mardisiwi Desa Keburusan, Pituruh. Untuk menjaga komunikasi dengan warga  masyarakat, guna meningkatkan  kamtibmas di wilayah binaanya di perlukan  kerjasama dengan sekolah selolah diantaranya. 

Babhinkamtibmas Polsek Pituruh menyerahkan  surat  bekerja sama MoU dengan TK Mardisiwi Desa Keburusan. Dengan diterima oleh Ibu Kepala Sekolah, guna untuk pembinaan kepada siawa siswi TK dan  mengajak sedini mungkin untuk mengenal polisi lebih dekat sehingga dengan kehadiran seorang Bhabinkamtibmas di desa binaanya. dengan dapat memberikan semangat belajar dan mendorong cita cita  anak sejak kecil. tuturnya



SOMOGEDE, (pituruhnews.com) Kegiatan acara sarasehan dari Tim Visitasi Kepemimpinan Nasional ( LATPIM TK II) Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Angkatan XXVI  Tahun 2018, bertempat di Rumah Kepala Desa Somogede, pada Selasa, 18/09/2018, pukul 10.00 WIB.

Acara di hadiri oleh Tim Visitasi sejumlah 15 orang, Pradah Dwiatmanta sebagai Direktur Jendral Sumber Daya, M Insan sebagai Direktur Jendral Bina Marga, Haryo Damar Mentri Keuangan, Muhtar Rosyid Harjono ebagai Direktur Jendral Bina Konstruksi, Kapolsek Pituruh Akp Junani Jumantoro, Danramil/09 Pituruh Kapten Infantri Ariyadi, Kepala Desa Somogede bapak Tukiman.


Visitasi Kepemimpinan Nasional ( LATPIM TK II) tersebut datang pada Senin , 17/09/2018 dan akan kembali ke Bandung pada hari Kamis , 20/09/2018. 

Visitasi ini dilakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Team Visitasi dan Pemdes Desa Somogode, yang meliputi 13 butir kesepakatan, yaitu RPJMdes Direview, Agrowisata Desa, Peningkatan Fasilitas Jalan, Koordinasi Pemkab berkaitan dengan konversi air dari hulu, Penyediaan wisata Outbond, Penyiapan rumah penduduk sebagai  Akomodasi Turis Domestik, Peyelengaraan festival desa, Sekolah wisata, Koordinasi PT PERHUTANI berkaitan dengan akses jalan, Koordinasi Pemkab berkaitan dengan bidan desa, Komitmen warga jaga kebersihan, Penguatan kerjasama dengan mahasiswa KKN, serta koordinasi dengan pemkab purworejo berkaitan jaringan internet.

 

"Setelah diadakannya penandatangan MoU, Kepala Desa Somogede untuk segera melaksanakan presentasi di hadapan Bupati Purworejo bapak Agus Bastian, SE MM, sehingga nantinya dapat dukungan oleh Pemerintah Kabupaten Purworejo." Katanya

Dengan adanya MoU ini, diharapan apa yang digagaskan oleh Pemerintah Desa yang akan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten bisa terwujud, supaya warga masyarakat khususnya Desa Somogede bisa menambah pendapatan ekonominya. (ltf)


MEGULUNGLOR, (pituruhnews.com) Kegiatan yang dilakukan Karangtaruna "Suromenggolo" Desa Megulunglor, Kecamatan Pituruh melaksanakan persiapan lomba-lomba dalam rangka menyambut HUT RI Ke-72 Tahun 2018, bertempat di Balai Desa Megulunglor pada Sabtu, 11 Agustus2018 pukul 20.00 WIB.

Kegiatan ini guna mempersiapkan perlombaan menyambut HUT RI Ke-73 pada Minggu, 12 Agustus 2018. perlombaan ini mulai dari Mewarnai tingkat TK, Mancing Mania TK, Estafet, Cerdas Cermat, Adzan,Joged Balon, dan untuk lomba tingkat umum, ibu-ibu PKK, dan Remaja mulai dari Senam, Jalan Sehat, Karaoke dan Volly.



Pada Sabtu, 11 Agustus 2018 semua anggota karangtaruna berkumpul di Balai Desa Megulunglor melaksanakan bersih bersih mulai mempersiapkan kebutuhan untuk lomba, maupun pemasangam bendera di Halaman Balai Desa Megulunglor.

Pelaksanaa Lomba ini berlangsung 2 hari tanggal 12 Agustus 2018 yaitu perlombaan untuk anak, remaja, ibu-ibu, namun ada perlombaan yang digelar pada tanggal 13 Agustus 2018 untuk jenis lomba Volly.
Advertisement



Pituruh
Kecamatan
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenPurworejo
Pemerintahan
 • Camat Ibu Siti Choeriya,STP,MM
Luas71 km²
Jumlah penduduk52.089 (tahun 2000)[1]
Kepadatan732 jiwa/km²
Desa/kelurahan49



Pituruh adalah sebuah kecamatan di Kabupaten PurworejoProvinsi Jawa TengahIndonesia. Kecamatan Pituruh berada disebelah barat dari wilayah Kabupaten Purworejo yang berbatasan langsung dengan dua kabupaten sekaligus yakni Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Wonosobo. Jarak Kecamatan Pituruh dengan pusat Kabupaten Purworejo sekitar 24 kilometer melalui Kutoarjo. Luas wilayah Kecamatan Pituruh yakni 71 km² yang terbagi menjadi 49 Desa. Jumlah penduduk Kecamatan Pituruh hingga Tahun 2000 sebanyak 52.089 Jiwa dengan kepdatan penduduk 732 jiwa/km². Pusat pemerintahan Kecamatan Pituruh terletak di Desa Pituruh.

Desa/kelurahan

Batas-batas Wilayah

  1. Sebelah Barat : Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Wonosobo
  2. Sebelah Timur : Kecamatan Bruno dan Kecamatan Kemiri
  3. Sebelah Utara : Kabupaten Wonosobo
  4. Sebelah Selatan : Kabupaten Kebumen dan Kecamatan Butuh

Geografi

Wilayah Kecamatan Pituruh secara umum terdiri dari dataran rendah hingga pegunungan dengan ketinggian sekira 10-1.000 meter diatas permukaan air laut (Mdpl). Wilayah utara Kecamatan Pituruh yang berbatasan dengan Kabupaten Wonosobo berupa perbukitan hingga pegunungan dengan titik tertinggi berada di Gunung Rawacacing (1.035 Mdpl) yang masuk wilayah Desa Pamriyan. Gunung-gunung lainnya diantaranya Gunung Pacet (840 m), Gunung Kembang (716 m) dan Gunung Bawuk (709 m). Sedangkan disebelah selatan berupa dataran rendah. Kecamatan Pituruh yang beriklim tropis dengan dua musim dalam satu tahunnya yaitu musim kemarau dan penghujan, dengan suhu udara pada siang hari berkisar antara 22 - 33 derajat Celcius. Sejumlah sungai yang melintasi Kecamatan Pituruh seperti Sungai Kedunggupit, Sungai Lesung, Sungai Kaligintung dan Sungai Sawangan.

Penduduk

Sebagian besar penduduk Kecamatan Pituruh berprofesi sebagai petani, buruh tani, Ibu Rumah Tangga, Wiraswasta dan PNS. Umumnya penduduk usia produktif pergi merantaau atau bersekolah ke kota besar seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi (Jabotabek), Kota BandungKota SemarangKota SurabayaKota YogyakartaKota SurakartaPurwokerto dan sejumlah kota besar di luar pulau seperti SumateraBali, dan Kalimantan. Mayoritas penduduk Kecamatan Kemiri beragama islam. Jenjang pendidikan yang dicapai penduduk di wilayah ini adalah hingga Universitas meski sebagiaan besar tamatan Sekolah menengah pertama.

Sekolah

  • Tingkat TK
  1. Sekolah Taman Kanak-kanak berada hampir di setiap desa dengan jumlah maksimal terdapat 3 TK disetiap desanya.
  • Tingkat SD
  1. Sekolah setara sekolah dasar (SD) negeri berada disetiap desa. Desa yang memiliki lebih dari satu SD berada di Desa Prapag Lor, dan Desa Kaligintung.
  • Tingkat SLTP
  1. SMPN 20 Purworejo
  2. SMPN 40 Purworejo
  3. SMP PGRI Pituruh
  4. SMP PMB Pituruh
  5. SMP Muhammadiyah Pituruh
  • Tingkat SLTA
  1. SMAN 10 Purworejo
  2. SMA Muhammadiyah Pituruh
  3. SMK Patriot Pituruh

Sarana dan Prasarana

Kecamatan Pituruh dilintasi jalan Kabupaten yang menghubungkan beberapa wilayah di Kabupaten Purworejo diantaranya ruas Pituruh - Kemiri yang juga menyambung ke ruas jalan provinsi Kabupaten Kebumen - Kabupaten Wonosobo dibagian barat maupun dengan ruas jalan penghubung Kutoarjo - Kecamatan Bruno - Kabupaten Wonosobo. Selain itu terdapat ruas Pituruh - Kecamatan Butuh yang melintasi jalan nasional Pulau Jawa. Sarana dan Prasarana pendukung lainnya baik formal maupun informal diantaranya:
  • Masjid
  • Mushola/ Langgar
  • Gereja
  • Puskesmas
  • Polsek
  • Koramil
  • Bank
  • Minimarket
  • Pasar Tradisonal
  1. Pasar Pituruh di Desa Pituruh
  2. Pasar Dlisen di Desa Dlisen Wetan
  3. Pasar Brengkol di Desa Brengkol
  4. Pasar Prapag di Desa Prapag Kidul
  5. Pasar Kenthu di Desa Kalikotes
  6. Pasar Wonoyoso di Desa Wonoyoso

Potensi

Kecamatan Pituruh memiliki banyak potensi mulai dari agribisnis meliputi pertanian dan peternakan maupun potensi pariwisata. Bahkan untuk menampung potensi dari berbagai wilayah di Kecamatan Pituruh digelar acara Pituruh Expo setiap tahunnya dan menjadi icon Kecamatan Pituruh. Dari sektor Pariwisata wilayah ini memiliki sejumlah potensi wisata diantaranya:
  1. Gunung Kembang di Desa Somogede[2]
  2. Air Terjun Pendowo di Desa Somogede
  3. Gua Gong di Desa Kesawen[3]
  4. Desa Wisata Pamriyan di Desa Pamriyan
  5. Gua Pencuk Peninggalan Ir. Soekarno di Desa Ngandangan
  6. Curug Putren di Kaligintung

Sumber : id.wikipedia.org

Diberdayakan oleh Blogger.